By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Janji AHY: Berantas Mafia Tanah 8 Bulan ke Depan
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

Janji AHY: Berantas Mafia Tanah 8 Bulan ke Depan

By Redaktur Kamis, 22 Feb 2024
Share
Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono.

JAKARTA, Slentingan.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pemberantasan mafia tanah. Dalam pidato pasca-pelantikannya, AHY berharap dapat menjalankan tugasnya dengan baik selama 8 bulan ke depan.

AHY resmi dilantik di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 21 Februari 2024. Ia menggantikan posisi Hadi Tjahjanto yang kini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam).

Dalam pernyataannya, Ketua Umum Partai Demokrat tersebut menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas kepercayaan yang diberikan untuk mengemban tugas negara sebagai menteri. AHY juga berbagi pengalaman singkatnya ketika mendapat penunjukan sebagai pembantu Presiden.

“Pada Senin malam, saya menerima telepon dari Mensesneg Pak Pratik, hanya bertanya apakah saya berada di Jakarta, dan beliau kemudian menyampaikan bahwa saya diterima oleh Pak Presiden Jokowi di Istana Merdeka pada Selasa pukul 8,” kata AHY setelah pelantikannya.

AHY menyatakan bahwa saat pertemuan dengan Presiden Jokowi, ia tidak mengetahui agenda apa yang akan dibahas. Namun, Jokowi kemudian meminta AHY untuk bergabung dalam Kabinet Indonesia Maju.

Baca Juga:  Kasasi MA Perebutan Partai Demokrat, Moeldoko Kalah Lawan AHY

“Ia meminta saya untuk bergabung dalam kabinet, dan juga menyampaikan bahwa hari ini akan dilakukan pelantikan,” jelasnya.

Tiga Pesan dari Presiden Jokowi kepada AHY

Presiden Jokowi menitipkan tiga pesan penting kepada AHY. Pertama, Jokowi meminta percepatan penerbitan sertifikat elektronik secara massif.

“Saya telah menyampaikan tiga hal kepada Menteri BPN, yang pertama terkait dengan percepatan penerbitan sertifikat elektronik agar lebih masif,” ujar Jokowi kepada wartawan di Istana Negara.

Selanjutnya, Jokowi juga menekankan pentingnya penyelesaian hak guna usaha (HGU) perdagangan karbon yang masih tertunda.

“Yang kedua, target untuk HGU (hak guna usaha) perdagangan karbon, yang terkait dengan Peraturan Pemerintah, harus segera diselesaikan karena banyak yang berminat,” lanjut Jokowi.

Terakhir, Jokowi menginginkan peningkatan jumlah Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Dia berharap AHY dapat menyelesaikan tugas-tugas tersebut dengan baik.

AHY Janji Berantas Mafia Tanah

AHY menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program kerja yang telah dicanangkan oleh pendahulunya, Hadi Tjahjanto. Salah satunya adalah memberantas mafia tanah.

“Semalam, saya menerima arahan dari Pak Hadi, ini juga merupakan solusi yang dapat mengatasi berbagai permasalahan, termasuk sengketa tanah, tumpang tindih, serta praktik-praktik yang melanggar hukum yang selama ini dilakukan oleh mafia tanah,” ucap AHY dalam sambutannya usai serah terima jabatan di Kementerian ATR/BPN.

Baca Juga:  Hari Batik Nasional, AHY Luncurkan Batik Sekar Pace Bhumi Kementerian BPN

“Dengan demikian, pesan dari Pak Hadi sangat jelas bagi saya. Kami akan berusaha untuk memberantas mafia tanah dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.

Selain itu, AHY juga akan melanjutkan program retribusi tanah untuk masyarakat serta merevisi Peraturan Pemerintah (PP) terkait hak pengusaha dalam perdagangan karbon.

“Selain itu, bagaimana sistem retribusi tanah ini dapat menghadirkan tiga hal: keadilan, kemajuan, dan kesejahteraan. Dengan demikian, selain penerbitan sertifikat elektronik, Presiden Jokowi juga mengharapkan adanya revisi untuk menyelesaikan masalah perdagangan karbon. Hal ini dapat meningkatkan kesuksesan,” ungkapnya.

“Selanjutnya, terkait dengan pencapaian target sekitar 120 juta bidang PTSL. Ini adalah pekerjaan yang luar biasa. Semoga kita dapat mencapainya bersama-sama,” tambah AHY.

AHY Harap Tidak Mengecewakan

AHY berharap agar selama sisa masa jabatannya sebagai Menteri ATR/BPN tidak mengecewakan. Dia menegaskan bahwa tidak akan ragu untuk berkonsultasi dengan Hadi Tjahjanto, Menteri ATR/BPN sebelumnya yang kini menjabat sebagai Menko Polhukam.

Baca Juga:  KSAD dan AHY Bahas Aset Tanah TNI AD yang Belum Bersertifikat

“Semoga dalam 8 bulan terakhir ini, saya dapat melanjutkan apa yang telah dirintis dan dilaksanakan dengan baik oleh beliau (eks Menteri ATR, Hadi Tjahjanto),” ujar AHY.

Di sisi lain, AHY juga mengungkapkan bahwa pelantikannya sebagai menteri menjadi momentum bagi Partai Demokrat untuk kembali bergabung dalam pemerintahan.

Dia berencana untuk mengadakan rapat pimpinan pertamanya di Kementerian ATR/BPN pada hari berikutnya untuk mendalami masalah dan prioritas kerja yang harus dilakukan oleh masing-masing direktorat jenderal.

“Ini adalah momentum pertama bagi Partai Demokrat untuk kembali ke dalam pemerintahan,” tambahnya.

AHY Tegaskan Tidak Asal Bertindak

AHY menyatakan keinginannya untuk menegakkan aturan yang adil bagi seluruh masyarakat terkait masalah mafia tanah. Dia menekankan bahwa tindakan yang diambil tidak boleh sembarangan.

“Yang jelas, saya ingin menegakkan aturan dengan tegas, bukan bertindak sembrono. Kami tidak ingin ada yang melanggar hukum di negeri kita, termasuk mafia tanah yang telah merugikan rakyat dan negara,” ucap AHY.

“Dengan demikian, kami berharap ada langkah-langkah taktis, dan saya juga sudah mendapatkan arahan dan masukan dari Pak Hadi,” tambahnya. (cak/raz)

TAGGED: #AHY, #Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono, Kabinet Indonesia Maju, Ketua Umum Partai Demokrat, mafia tanah
Redaktur Kamis, 22 Feb 2024 Kamis, 22 Feb 2024
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
DJP Jawa Timur II menyerahkan tersangka dan barang bukti tindak pidana perpajakan.
Faktur Pajak TBTS Diduga Jadi Jalan, Negara Tekor Rp 996 Juta, Direktur PT TBNP Ditetatapkan Tersangka
Jumat, 25 Sep 2026
Petugas KPK nampak membawa koper sekeluar dari Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur di Jalan Gayungsari, Surabaya.
KPK Sita Ratusan Juta dari Kanwil BPN Jatim, Diduga Mengalir dari Pemohon hingga Kantah
Jumat, 25 Sep 2026
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur bersama DPRD Kota Probolinggo melakukan pemetaan potensi dan kebutuhan Kekayaan Intelektual (KI), Kamis (24/9/2026).
Kemenkum Jatim Petakan Potensi Kekayaan Intelektual Kota Probolinggo
Jumat, 25 Sep 2026
Penyidik KPK menggeledah Kantor Wilayah BPN Jawa Timur di Surabaya, Kamis (24/9/2026), sehari setelah mengamankan sejumlah amplop berisi uang dari Kantah Kota Mojokerto.
Sehari Usai Amplop Uang Disita, KPK Sisir Kanwil BPN Jatim
Kamis, 24 Sep 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Petugas KPK nampak membawa koper sekeluar dari Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur di Jalan Gayungsari, Surabaya.

KPK Sita Ratusan Juta dari Kanwil BPN Jatim, Diduga Mengalir dari Pemohon hingga Kantah

Jumat, 25 Sep 2026
Suasana di lingkungan Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto.

KPK Sisir Kantah Mojokerto, Lima Jam Bongkar Jejak Kasus Suap HGB, Buntut OTT KPK di Kantah Bogor

Rabu, 23 Sep 2026
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

KPK Telusuri Dugaan Setoran Jabatan di ATR/BPN, Tiga Ruang Dirjen Digeledah

Jumat, 18 Sep 2026
Fahd A Rafiq dan Kakantah Kabupaten Bogor, Sontang Coin Manurung (kanan) ketika digelandang petugas KPK.

Nama Nusron Wahid Terseret, 20 Koper Uang Ratusan Miliar Gegerkan OTT KPK

Rabu, 16 Sep 2026

BERITA POPULER

13 Tahun Tak Berhenti di Laboratorium, Riset Farmasi UNAIR Menjelma Empat Kosmetik Berizin BPOM

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar Sejak Enam Bulan Lalu, Status Kader Tetap Melekat

Kantah Jombang Tegaskan Legalitas Fasum, Kakantah Wawas Dorong Tertib Aset Perumahan

Wilayah Kerja Meluas, Imigrasi Soekarno-Hatta Perkuat Pengawasan WNA

Kantah Surabaya I dan II Amankan 119 Aset Pemkot Senilai Rp992,7 Miliar

Berita Menarik Lainnya:

DJP Jawa Timur II menyerahkan tersangka dan barang bukti tindak pidana perpajakan.

Faktur Pajak TBTS Diduga Jadi Jalan, Negara Tekor Rp 996 Juta, Direktur PT TBNP Ditetatapkan Tersangka

Jumat, 25 Sep 2026
Petugas KPK nampak membawa koper sekeluar dari Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur di Jalan Gayungsari, Surabaya.

KPK Sita Ratusan Juta dari Kanwil BPN Jatim, Diduga Mengalir dari Pemohon hingga Kantah

Jumat, 25 Sep 2026
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur bersama DPRD Kota Probolinggo melakukan pemetaan potensi dan kebutuhan Kekayaan Intelektual (KI), Kamis (24/9/2026).

Kemenkum Jatim Petakan Potensi Kekayaan Intelektual Kota Probolinggo

Jumat, 25 Sep 2026
Penyidik KPK menggeledah Kantor Wilayah BPN Jawa Timur di Surabaya, Kamis (24/9/2026), sehari setelah mengamankan sejumlah amplop berisi uang dari Kantah Kota Mojokerto.

Sehari Usai Amplop Uang Disita, KPK Sisir Kanwil BPN Jatim

Kamis, 24 Sep 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?