By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Polrestabes Surabaya Ungkap 236 Kasus Narkoba, 2 Kasus Paling Menonjol Terungkap
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Hukum

Polrestabes Surabaya Ungkap 236 Kasus Narkoba, 2 Kasus Paling Menonjol Terungkap

By Admin Senin, 10 Feb 2025
Share
Kombespol Luthfie didampingi AKBP Miftah dan AKP Rina Shanty saat memberikan keterangan pers.
Kombespol Luthfie didampingi AKBP Miftah dan AKP Rina Shanty saat memberikan keterangan pers.

SURABAYA, Slentingan.com – Selama periode lima bulan terakhir, yaitu Oktober 2024 hingga Februari 2025, Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap 236 kasus narkoba.

Operasi ini, sebanyak 323 tersangka diamankan, dengan barang bukti yang terdiri dari 2,247 kg sabu, 990 gram ganja, 10.850 butir ekstasi, dan 18.580 butir pil koplo.

Selain itu, polisi juga menyita barang bukti lain berupa 0,76 gram serbuk ekstasi, 0,28 gram tembakau sintesis, dan 1 butir psikotropika golongan 4 jenis alprazolam.

Kasatresnarkoba AKBP Suria Miftah mengungkapkan dua kasus yang paling menonjol selama periode tersebut. Salah satunya adalah pengungkapan jaringan narkoba Sumatera-Jawa.

Pengungkapan itu mendapatkan barang bukti sabu seberat 1,498 kg, serta pengungkapan 10.323 butir ekstasi yang berasal dari jaringan Pulau Jawa.

Baca Juga:  Maraknya Balap Liar, Peringatan Wakil Walikota Armuji

“Salah satu kasus paling signifikan adalah pengungkapan jaringan narkoba Sumatera-Jawa dengan barang bukti sabu seberat 1,498 kilogram,” jelas Miftah pada Minggu, 9 Februari 2025.

Narkoba dalam jumlah besar tersebut ditemukan dalam sebuah tas ransel milik IS (35), seorang karyawan percetakan yang juga berperan sebagai pengedar.

IS ditangkap pada Jumat, 27 Desember 2024 sekitar pukul 16.30 di Jalan Raya Jemursari Utara, Kelurahan Kendangsari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo.

“Dari tangan tersangka, kami menyita enam kantong plastik berisi sabu dengan total berat mencapai 1.498,36 gram, yang disembunyikan di dalam tas ransel berwarna hijau army,” ujar Miftah.

IS mengaku telah 9 kali mengedarkan narkoba sejak Januari 2024 dan dijanjikan upah Rp 5 juta untuk setiap transaksi yang berhasil. Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa ia tidak mengonsumsi narkoba, setelah dilakukan tes urine yang hasilnya negatif.

Baca Juga:  Bos Restoran Korea Dilaporkan Dugaan Kekerasan Seksual Masuk Radar Imigrasi, SOI Diterbitkan agar Tak Kabur

Selain itu, polisi juga mengungkap kasus menonjol lainnya, yakni penangkapan BI (46), seorang pengangguran warga Gading Karya, Tambak Sari.

Dari tangan BI, petugas berhasil mengamankan 13 bungkus ekstasi dengan total 10.323 butir atau seberat 3.444 gram yang berasal dari jaringan Pulau Jawa.

“Tersangka kami amankan pada Selasa, 31 Desember 2024 sekitar pukul 17.30 di sebuah tempat kos di Jalan Kapas Baru Gang III No 103,” ujar Miftah.

Berdasarkan pengakuannya, BI telah dua kali terlibat dalam peredaran narkoba sejak 2023 dan dijanjikan upah sebesar Rp 3 juta oleh bandar. Setelah tes urine dilakukan, BI dinyatakan positif mengonsumsi narkoba.

Para pengedar yang berhasil ditangkap dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) dan Pasal 112 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara minimal 6 tahun, maksimal seumur hidup, atau bahkan hukuman mati. HUM/BOY

Baca Juga:  Dugaan Kekerasan Seksual di Panti Asuhan Surabaya, DPRD Surabaya Desak Audit Total Seluruh LKSA
TAGGED: #Polrestabes Surabaya, Ekstasi, Jaringan Narkoba, Kasatresnarkoba AKBP Suria Miftah, Kasus Narkoba
Admin Senin, 10 Feb 2025 Senin, 10 Feb 2025
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama perwakilan BEM se-Jawa Timur
Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Gandeng BEM, Bahas Narkoba hingga Minuman Keras
Selasa, 20 Okt 2026
Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Enny Minarsih.
477 Reklame Liar Ditertibkan, DPRD Surabaya Soroti Pengawasan dan Target Pajak
Selasa, 20 Okt 2026
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi prihatin dengan kejadian perundungan pada anak berujung kematian.
Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban
Senin, 19 Okt 2026
Kapolrestabes Surabaya memberikan keterangan terkait kasus dugaan bullying yang menyebabkan anak penyandang Down Syndrome meninggal
Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH
Senin, 19 Okt 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin

Selasa, 6 Okt 2026
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

Sabtu, 3 Okt 2026
18 menteri, wakil menteri, serta pejabat strategis negara dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026
Pegawai Kementerian ATR/BPN mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hantaru 2026.

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Rabu, 30 Sep 2026

BERITA POPULER

Aksara Jawa Terancam Dilupakan, Paguyuban Dorong Masuk Kurikulum Sekolah

Tiba di Indonesia, Penumpang Asing Bisa Akses Tiket Whoosh dari All Indonesia

Baru Pertengahan Oktober, PNBP Imigrasi Tembus Rp 8,68 Triliun! Target 2026 Terlampaui, 5.310 WNA Dideportasi

17.597 Penindakan hingga September, Imigrasi Perketat Pengawasan Digital

Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa

Berita Menarik Lainnya:

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama perwakilan BEM se-Jawa Timur

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Gandeng BEM, Bahas Narkoba hingga Minuman Keras

Selasa, 20 Okt 2026
Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Enny Minarsih.

477 Reklame Liar Ditertibkan, DPRD Surabaya Soroti Pengawasan dan Target Pajak

Selasa, 20 Okt 2026
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi prihatin dengan kejadian perundungan pada anak berujung kematian.

Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban

Senin, 19 Okt 2026
Kapolrestabes Surabaya memberikan keterangan terkait kasus dugaan bullying yang menyebabkan anak penyandang Down Syndrome meninggal

Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH

Senin, 19 Okt 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?