By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Armuji Turun Tangan Usai Ojol Mengaku Dilecehkan Jukir, Minta Tak Ada Lagi “Candaan” Berbau Seksual
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Pilihan Redaksi

Armuji Turun Tangan Usai Ojol Mengaku Dilecehkan Jukir, Minta Tak Ada Lagi “Candaan” Berbau Seksual

By Admin Rabu, 19 Agu 2026
Share
Armuji turun langsung ke lokasi Jalan Kacapiring pada Rabu (19/8/2026) untuk menindaklanjuti laporan YGL.
Armuji turun langsung ke lokasi Jalan Kacapiring pada Rabu (19/8/2026) untuk menindaklanjuti laporan YGL.

SURABAYA, Slentingan.com – Dugaan pelecehan seksual yang dialami seorang pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Jalan Kaca Piring, Surabaya, mendapat perhatian Wakil Wali Kota Surabaya Armuji.

Armuji turun langsung ke lokasi pada Rabu (19/8/2026) untuk menindaklanjuti laporan YGL (30), pengemudi ojol yang mengaku berulang kali menjadi sasaran ucapan bernada seksual dari sejumlah juru parkir (jukir).

Bukan sekadar teguran, Armuji mempertemukan YGL dengan salah satu jukir yang disebut terlibat, Doni, untuk mencari titik terang atas persoalan tersebut.

YGL mengaku selama lebih dari setahun kerap menerima ejekan dan ucapan tidak senonoh setiap kali mengambil pesanan makanan di kawasan tersebut. Ia bahkan mengaku pernah disuruh membuka celana dan menunjukkan alat kelamin.

“Setiap kali saya ambil orderan di sana selalu disoraki suruh lepas celana saya, disuruh menunjukkan alat kelamin saya,” ungkap YGL, Selasa (18/8/2026).

Baca Juga:  18 PKL Kebraon Terancam Tak Dapat Berjualan

Menurut YGL, gangguan tersebut pernah meningkat hingga dirinya menurunkan celana karena dipaksa. Namun, tindakan para jukir justru disebut terus berlanjut.

“Sampai akhirnya saya turunkan (celana), malah mereka enggak berhenti,” ujarnya.

Tak hanya dugaan pelecehan verbal, YGL juga mengaku mendapat perlakuan bernada rasis karena dirinya merupakan warga keturunan Tionghoa.

Ia mengaku sudah berulang kali mencoba melawan dengan menegur para jukir. Bahkan, ia sempat mengancam akan melaporkan mereka kepada polisi agar aksi tersebut berhenti.

“Saya teriak, ‘diam kamu, tak laporkan polisi loh’. Kadang begitu mereka langsung diam,” katanya.

Armuji: Jangan Berlindung di Balik Candaan

Dalam pertemuan tersebut, Armuji mengatakan laporan warga harus ditindaklanjuti agar persoalan tidak semakin melebar. Ia menegaskan pertemuan dilakukan untuk mendengar keterangan kedua belah pihak.

Baca Juga:  Parkir Sembarangan Bisa Jadi Bencana, BPBD Surabaya Minta Portal Permukiman Tak Mengunci Akses Darurat

“Namanya orang itu laporan ke tempat saya, ya pasti saya tidak diam. Bukan kita mencari-cari salah benarnya orang. Makanya kita datangkan kedua belah pihak,” kata Armuji.

Dari hasil mediasi, pihak jukir menyebut ucapan yang dilontarkan kepada YGL sebatas candaan. Namun, Armuji meminta agar candaan semacam itu dihentikan karena berpotensi menimbulkan persoalan dan membuat orang lain merasa dilecehkan.

“Wis kon nggak usah ajak guyon sing macem-macem. Nek engko dadi salah tompoh maneh,” tegasnya.

Armuji meminta para jukir tidak lagi mengganggu, mengajak berkomunikasi maupun bercanda dengan YGL, terlebih pengemudi ojol tersebut masih kerap mendatangi kawasan itu untuk mengambil pesanan.

“Ya sudah saling memaafkan, ini kan masalahnya salah paham. Satunya menganggap guyonan, satunya menganggap bahwa itu pelecehan,” ujarnya.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Surabaya Dorong Pemkot Optimalisasi Penanganan Banjir

Ia kembali menegaskan pesan kepada Doni agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.

“Pembelajaran ke depannya, ya tadi saya sampaikan Doni, nggak usah ngajak guyon sama YGL lagi,” tutur Armuji.

Sementara itu, YGL mengaku sebenarnya telah berusaha menghindari titik tersebut ketika menerima orderan. Namun, kondisi order yang sepi membuatnya terkadang tetap harus mengambil pesanan di lokasi yang disebutnya menjadi tempat ia mengalami gangguan.

Menurutnya, sejumlah orang pernah mencoba membela dirinya. Namun, tidak selalu ada yang berani turun tangan ketika aksi para jukir terjadi. HUM/BOS

TAGGED: #armuji, Jukir, Ojek Online, Ojol, PEMKOT SURABAYA, Rumah Aspirasi, Seksual, Wakil Wali Kota Surabaya
Admin Rabu, 19 Agu 2026 Rabu, 19 Agu 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Satpol PP bergerak cepat merespons laporan terkait dugaan penjualan minuman beralkohol tanpa izin dan aktivitas karaoke mengganggu kenyamanan di Jalan Putro Agung, Kelurahan Rangkah waktu lalu.
DPRD Surabaya Desak RHU Ikut Bertanggung Jawab Jika Pelanggan Mabuk Picu Kecelakaan
Senin, 5 Okt 2026
Sejumlah petugas gabungan menggelar razia dengan mendatangi salah satu dari 10 RHU di Surabaya.
8 Oknum Aparat Terjaring di 10 RHU Surabaya, 1 TNI AL dan 7 Polisi
Minggu, 4 Okt 2026
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Armuji
Armuji Ultimatum Kader PDIP Surabaya: Main Proyek, Pungli, Pecat!
Minggu, 4 Okt 2026
Anggota Komisi A DPRD Surabaya dari Fraksi PKS, Cahyo Siswo Utomo, menyapa warga lewat reses di Balai RW 2 Ketintang Baru.
DPRD Surabaya Turun ke Warga, Cahyo Soroti Data Desil yang Tak Kunjung Beres
Minggu, 4 Okt 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

Sabtu, 3 Okt 2026
18 menteri, wakil menteri, serta pejabat strategis negara dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026
Pegawai Kementerian ATR/BPN mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hantaru 2026.

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Rabu, 30 Sep 2026
Kabag Tata Usaha Kanwil BPN Jawa Timur, Risdianto Prabowo Samodro

Usai Digeledah KPK, BPN Jatim Pilih Buka Ruang untuk Proses Hukum

Senin, 28 Sep 2026

BERITA POPULER

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

3 Legislator Gerindra Terjaring Pesta Narkoba di Hotel Surabaya, Positif Ekstasi, Lolos Jerat Penahanan

Dewa Budjana Ikut Ramaikan Konser Dewa 19 dan Padi Reborn di Surabaya

Klaster Mewah di Lapas Cibinong Dihuni Warga Binaan, Itjen Kemenimipas Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Berita Menarik Lainnya:

Satpol PP bergerak cepat merespons laporan terkait dugaan penjualan minuman beralkohol tanpa izin dan aktivitas karaoke mengganggu kenyamanan di Jalan Putro Agung, Kelurahan Rangkah waktu lalu.

DPRD Surabaya Desak RHU Ikut Bertanggung Jawab Jika Pelanggan Mabuk Picu Kecelakaan

Senin, 5 Okt 2026
Sejumlah petugas gabungan menggelar razia dengan mendatangi salah satu dari 10 RHU di Surabaya.

8 Oknum Aparat Terjaring di 10 RHU Surabaya, 1 TNI AL dan 7 Polisi

Minggu, 4 Okt 2026
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Armuji

Armuji Ultimatum Kader PDIP Surabaya: Main Proyek, Pungli, Pecat!

Minggu, 4 Okt 2026
Anggota Komisi A DPRD Surabaya dari Fraksi PKS, Cahyo Siswo Utomo, menyapa warga lewat reses di Balai RW 2 Ketintang Baru.

DPRD Surabaya Turun ke Warga, Cahyo Soroti Data Desil yang Tak Kunjung Beres

Minggu, 4 Okt 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?