By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Dispendik Surabaya Cegah Bullying Melalui Pendidikan Karakter di Sekolah
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

Dispendik Surabaya Cegah Bullying Melalui Pendidikan Karakter di Sekolah

By Admin Kamis, 1 Des 2022
Share
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Yusuf Masruh.

SURABAYA, Slentingan.com –  Dinas Pendidikan (dispendik) terus berupaya mencegah dan menangani kekerasan anak di sekolah termasuk bullying. Salah satunya menguatkan program pendidikan karakter di sekolah, baik di tingkat SD maupun SMP.

Kepala Dispendik Surabaya Yusuf Masruh mengatakan, program pendidikan karakter ini sudah berjalan. Pemkot Surabaya menerapkan dua jam pembelajaran mulai pukul 13.00-14.00 yang digunakan untuk pendalaman karakter siswa.

“Melalui program pendidikan karakter ini, selain mendorong agar generasi penerus bangsa memiliki akhlakul karimah, kita juga ingin menciptakan anak-anak Surabaya yang saling bersosialisasi dan berani mengemukakan pendapat. Dengan begitu bisa mengantisipasi adanya kejadian bullying di sekolah,” jelas Yusuf, Kamis (1/12).

Tidak hanya itu, dispendik juga berupaya menguatkan keterlibatan guru BK (bimbingan konseling) dan guru agama di tiap sekolah. Harapannya mampu memberikan sosialisasi dan memantau perkembangan tiap-tiap siswa saat berada di kelas.

Baca Juga:  Pasar Burung Kembang Kuning Surabaya Ditertibkan

“Kita juga mulai memasifkan kegian PMI di sekolah. Itu mulai bergulir. Kemudian mengoptimalkan kegiatan OSIS dengan program LDKS (latihan dasar kepemimpinan siswa). Juga ekstrakulikuler pramuka terus dioperasikan sehingga program Persami digiatkan,” urai Yusuf.

“Harapannya semua kegiatan tersebut sinergi. Akhirnya kita dan sekolah-sekolah itu bisa lebih mudah berinteraksi dan memantau perkembangan siswa. Jadi bisa lebih langsung tahu dan menangani kasus bullying di sekolah,” pungkas Yusuf. (GIT/NIK)

TAGGED: #Bullying, #Dispendik Surabaya, #Pendidikan Karakter, PEMKOT SURABAYA
Admin Kamis, 1 Des 2022 Kamis, 1 Des 2022
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo
KPK Telusuri Dugaan Setoran Jabatan di ATR/BPN, Tiga Ruang Dirjen Digeledah
Jumat, 18 Sep 2026
Sekjen Kementerian ATR/BPN Agung Dalu Darmawan memimpin rapat daring dan luring se-Indonesia.
Sekjen ATR/BPN Tegaskan Layanan Tak Boleh Lumpuh Pasca OTT Petinggi BPN oleh KPK
Jumat, 18 Sep 2026
Kepala Bidang Imigrasi KDEI Taipei, Wahyu Wibisono, memastikan WNI yang di Taiwan terlayani dengan baik menyoal pelayanan keimigrasian.
KDEI Taipei Jemput Bola ke Penghu, Perkuat Pelayanan dan Perlindungan WNI
Kamis, 17 Sep 2026
Fahd A Rafiq dan Kakantah Kabupaten Bogor, Sontang Coin Manurung (kanan) ketika digelandang petugas KPK.
Nama Nusron Wahid Terseret, 20 Koper Uang Ratusan Miliar Gegerkan OTT KPK
Rabu, 16 Sep 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

KPK Telusuri Dugaan Setoran Jabatan di ATR/BPN, Tiga Ruang Dirjen Digeledah

Jumat, 18 Sep 2026
Fahd A Rafiq dan Kakantah Kabupaten Bogor, Sontang Coin Manurung (kanan) ketika digelandang petugas KPK.

Nama Nusron Wahid Terseret, 20 Koper Uang Ratusan Miliar Gegerkan OTT KPK

Rabu, 16 Sep 2026

Dari Diklatda ke Panggung Internasional, Dua Kader AMPG Jatim Ikuti Konsolidasi dengan Pemuda UMNO Malaysia

Minggu, 13 Sep 2026
Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia dikawal petugas usai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang.

Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Bantah Terima Uang, Tapi Akui Utang Rp11,5 Miliar untuk Pilkada

Minggu, 13 Sep 2026

BERITA POPULER

Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Bantah Terima Uang, Tapi Akui Utang Rp11,5 Miliar untuk Pilkada

Dari Diklatda ke Panggung Internasional, Dua Kader AMPG Jatim Ikuti Konsolidasi dengan Pemuda UMNO Malaysia

Kakanwil Ditjenim Kepri Konsolidasikan Imigrasi Kepri-Riau, Pengawasan Orang Asing Diperketat

Sinyal Golkar untuk Arif Fathoni di Pilwali 2029, Konsolidasi dan Kursi Jadi Kunci

KDEI Taipei Jemput Bola ke Penghu, Perkuat Pelayanan dan Perlindungan WNI

Berita Menarik Lainnya:

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

KPK Telusuri Dugaan Setoran Jabatan di ATR/BPN, Tiga Ruang Dirjen Digeledah

Jumat, 18 Sep 2026
Sekjen Kementerian ATR/BPN Agung Dalu Darmawan memimpin rapat daring dan luring se-Indonesia.

Sekjen ATR/BPN Tegaskan Layanan Tak Boleh Lumpuh Pasca OTT Petinggi BPN oleh KPK

Jumat, 18 Sep 2026
Kepala Bidang Imigrasi KDEI Taipei, Wahyu Wibisono, memastikan WNI yang di Taiwan terlayani dengan baik menyoal pelayanan keimigrasian.

KDEI Taipei Jemput Bola ke Penghu, Perkuat Pelayanan dan Perlindungan WNI

Kamis, 17 Sep 2026
Fahd A Rafiq dan Kakantah Kabupaten Bogor, Sontang Coin Manurung (kanan) ketika digelandang petugas KPK.

Nama Nusron Wahid Terseret, 20 Koper Uang Ratusan Miliar Gegerkan OTT KPK

Rabu, 16 Sep 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?