By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: KDEI Taipei Perketat Deteksi Dini WNI Overstayer di Taiwan, Penanganan Dibagi 3 Fase
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Imigrasi

KDEI Taipei Perketat Deteksi Dini WNI Overstayer di Taiwan, Penanganan Dibagi 3 Fase

By Admin Sabtu, 5 Sep 2026
Share
Kepala KDEI Taipei Wahyu Wibosono mendukung penerbitan Surat Keputusan (SK) Tim Kerja sebagai langkah memperkuat koordinasi sekaligus memastikan perlindungan WNI berjalan lebih cepat dan terukur.
Kepala KDEI Taipei Wahyu Wibosono (kanan) meninjukkan Surat Keputusan (SK) Tim Kerja sebagai langkah memperkuat koordinasi sekaligus memastikan perlindungan WNI berjalan lebih cepat dan terukur.

TAIPEI, Slentingan.com – Kasus Warga Negara Indonesia (WNI) overstayer di Taiwan menjadi perhatian KDEI Taipei. Untuk mencegah persoalan berkembang menjadi kasus yang lebih serius, KDEI Taipei memperkuat sistem deteksi dini dan penanganan WNI bermasalah melalui Tim Kerja Perlindungan WNI lintas bidang.

Tim kerja tersebut melibatkan tiga bidang utama, yakni Bidang Imigrasi, Ketenagakerjaan, serta Pelindungan WNI (PWNI). Kepala KDEI Taipei Arif Sulistiyo mendukung penerbitan Surat Keputusan (SK) Tim Kerja sebagai langkah memperkuat koordinasi sekaligus memastikan perlindungan WNI berjalan lebih cepat dan terukur.

Kepala Bidang Imigrasi KDEI Taipei, Wahyu Wibisono menegaskan, pembentukan tata kelola tersebut bukan untuk mengambil alih kewenangan masing-masing bidang. Sebaliknya, sistem ini dibuat untuk memperjelas pembagian tugas, memperkuat koordinasi, serta memastikan tidak ada kasus yang saling dilempar atau luput dari penanganan.

Baca Juga:  103 WNA Diamankan, Diduga Lakukan Kejahatan Siber dan Salahi Izin Tinggal

“Setiap bidang tetap bekerja sesuai kewenangannya. Yang diperkuat adalah koordinasi agar tidak terjadi tumpang tindih dan tidak ada kasus yang terlewat,” ujar Wahyu.

Untuk memperkuat sistem tersebut, KDEI Taipei menerapkan tiga tingkatan penanganan, yakni Normal, Siaga, dan Awas. Pada fase Normal, penanganan difokuskan pada pencegahan. Upaya dilakukan melalui sosialisasi, edukasi, pembinaan, layanan informasi, media sosial, hingga podcast agar WNI memahami hak, kewajiban, serta risiko selama berada di Taiwan.

Fase Siaga diberlakukan ketika mulai muncul tanda-tanda persoalan. Indikatornya antara lain kontrak kerja berakhir, pergantian majikan, konflik ketenagakerjaan, persoalan pembayaran gaji, dokumen ditahan, izin tinggal mendekati masa berlaku habis, hingga WNI yang mulai sulit dihubungi.

Baca Juga:  Ditjen Pemasyarakatan Jatim Perkuat Tata Kelola Aset Negara, Gandeng DJKN Jawa Timur

Dalam kondisi tersebut, laporan diklasifikasikan maksimal dalam waktu 1 x 24 jam. Selanjutnya, kasus diteruskan kepada bidang yang memiliki kewenangan dan dimasukkan dalam data kasus bersama. Apabila situasi memburuk, penanganan ditingkatkan ke fase Awas.

Fase Awas diterapkan ketika risiko sudah tinggi atau kasus telah terjadi. Kondisinya mencakup WNI berstatus overstayer atau kaburan, ditahan otoritas Taiwan, mengalami sakit berat atau kecelakaan.

Lalu meninggal dunia, terindikasi menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) atau Tindak Pidana Perdagangan Manusia (TPPM), hingga membutuhkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) dan pemulangan segera.

Dalam pembagian tugas, Bidang Ketenagakerjaan menjadi penanggung jawab utama untuk persoalan hubungan kerja, asuransi, kondisi sakit atau meninggal dunia, hingga kebutuhan pemulangan.

Baca Juga:  Dirjen Imigrasi Pastikan Layanan Keimigrasian Sudah Pulih Usai Gangguan

Sementara Bidang PWNI menangani persoalan WNI overstayer, TPPO/TPPM, pendampingan hukum, serta proses pemulangan. Adapun Bidang Imigrasi berfokus pada persoalan dokumen keimigrasian dan penerbitan SPLP.

Meski kewenangan telah dibagi, penanganan kasus tetap dilakukan secara terintegrasi. Bidang lain dapat dilibatkan sesuai karakter dan kebutuhan setiap kasus.

Wahyu menekankan, sistem deteksi dini tidak boleh berhenti sebagai mekanisme respons setelah masalah muncul. Justru, sistem tersebut harus menjadi alat pencegahan agar potensi persoalan dapat diketahui dan ditangani sebelum berkembang menjadi kasus yang lebih berat.

Dengan tata kelola yang lebih terstruktur, KDEI Taipei berharap perlindungan terhadap WNI di Taiwan dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, terkoordinasi, dan preventif. HUM/BOY

TAGGED: #Keimigrasian, Ditjen Imigrasi, Hendarsam Marantoko, KDEI Taipei, Kemenimipas, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, PWNI, Taiwan, Wahyu Wibisono, WNI Overstay Taiwan
Admin Sabtu, 5 Sep 2026 Sabtu, 5 Sep 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni
DPRD Surabaya Minta Penertiban Gudang Buah Tanjungsari Ditunda, Hindari Gesekan Massa
Sabtu, 24 Okt 2026
Petugas memeriksa dokumen milik FD, WN asal Syuria yang diduga bermaslah dengan kegiatan yang tidak sesuai dengan izin tinggal.
Diduga Manipulasi Data ITAS Investor, WNA Suriah di Juanda Masuk Detensi
Sabtu, 24 Okt 2026
Pengunjung yang dinyatakan positif narkoba pasca razia gabungan dikumpulkan dekat pintu masuk THM.
Club Station Basra Disorot, 17 Pengunjungnya Positif Narkoba saat Razia Gabungan
Kamis, 22 Okt 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji di rumah dinas.
Armuji Sentil Orang Tua ABH Kasus Kematian ZAA, Jangan Cuma Datang Sekali
Rabu, 21 Okt 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin

Selasa, 6 Okt 2026
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

Sabtu, 3 Okt 2026
18 menteri, wakil menteri, serta pejabat strategis negara dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026
Pegawai Kementerian ATR/BPN mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hantaru 2026.

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Rabu, 30 Sep 2026

BERITA POPULER

Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban

Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa

477 Reklame Liar Ditertibkan, DPRD Surabaya Soroti Pengawasan dan Target Pajak

Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Gandeng BEM, Bahas Narkoba hingga Minuman Keras

Berita Menarik Lainnya:

Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni

DPRD Surabaya Minta Penertiban Gudang Buah Tanjungsari Ditunda, Hindari Gesekan Massa

Sabtu, 24 Okt 2026
Petugas memeriksa dokumen milik FD, WN asal Syuria yang diduga bermaslah dengan kegiatan yang tidak sesuai dengan izin tinggal.

Diduga Manipulasi Data ITAS Investor, WNA Suriah di Juanda Masuk Detensi

Sabtu, 24 Okt 2026
Pengunjung yang dinyatakan positif narkoba pasca razia gabungan dikumpulkan dekat pintu masuk THM.

Club Station Basra Disorot, 17 Pengunjungnya Positif Narkoba saat Razia Gabungan

Kamis, 22 Okt 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji di rumah dinas.

Armuji Sentil Orang Tua ABH Kasus Kematian ZAA, Jangan Cuma Datang Sekali

Rabu, 21 Okt 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?