By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: 748 Terdampak Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, BGN Suspend Dapur dan Copot Kepala Dapur
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

748 Terdampak Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, BGN Suspend Dapur dan Copot Kepala Dapur

By Admin Sabtu, 5 Sep 2026
Share
Wamen BGN RI Mayjen TNI Trenggono saat meninjau penanganan korban dugaan keracunan MBG di Ponpes Mambaul Hikam, Sidoarjo.
Wamen BGN RI Mayjen TNI Trenggono saat meninjau penanganan korban dugaan keracunan MBG di Ponpes Mambaul Hikam, Sidoarjo.

SIDOARJO, Slentingan.com – Dugaan keracunan setelah menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Mambaul Hikam, Sidoarjo, berujung pada tindakan tegas Badan Gizi Nasional (BGN), setelah 748 santri, siswa, dan warga dilaporkan terdampak hingga dapur penyedia MBG disuspend dan kepala dapur dicopot, Jumat 4 September 2026.

Contents
BGN Akui Ada Kemungkinan KelalaianBisa Berujung Suspend PermanenBGN Bantah Korban Capai RibuanPuluhan Ribu Dapur Jadi Tantangan Pengawasan

Kasus tersebut mendapat perhatian langsung dari Wakil Kepala BGN RI Mayjen TNI Trenggono yang turun ke Ponpes Mambaul Hikam bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi, jajaran Tim Kantor Staf Presiden (KSP), Bupati Sidoarjo, serta sejumlah organisasi perangkat daerah.

Kedatangan mereka bukan sekadar memastikan kondisi korban. Rombongan juga menggelar pertemuan tertutup dengan pengasuh pesantren untuk membahas penanganan ratusan orang yang mengalami gejala setelah mengonsumsi menu MBG.

Angka 748 menjadi sorotan. Namun, menurut Trenggono, kondisi para korban saat ini terus membaik. Hingga Jumat pagi, sekitar 20 orang masih menjalani perawatan di sembilan rumah sakit maupun fasilitas kesehatan.

Baca Juga:  Ini yang Diharapkan Ketua Golkar Sidoarjo di HUT Bhayangkara Ke-77

“Perlu saya sampaikan bahwa atas laporan dari Bapak Pengasuh Pondok Pesantren, yang terdampak adalah 740-an. Kemudian sampai dengan pagi ini sudah kembali semua, tinggal 20 di 9 rumah sakit atau tempat kesehatan, dan semua sudah dalam kondisi pulih, sudah dalam kondisi baik,” ujar Trenggono.

BGN Akui Ada Kemungkinan Kelalaian

BGN tidak menutup mata terhadap kemungkinan adanya kelalaian dalam pengoperasian dapur MBG yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut.

Trenggono bahkan menyampaikan permohonan maaf atas dugaan kelalaian atau ketidakpatuhan petugas dapur. Menurutnya, kejadian tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius terhadap pelaksanaan SOP di lapangan.

“Kami juga menyampaikan permohonan maaf kami atas mungkin kelalaian ataupun ketidakpatuhan petugas dapur dalam mengoperasionalkan dapur, sehingga adanya kejadian fatal ini,” katanya.

Di tengah persoalan tersebut, respons cepat Pemerintah Kabupaten Sidoarjo diapresiasi karena para korban segera mendapatkan penanganan medis.

Namun, BGN tidak berhenti pada permintaan maaf.

Dapur penyedia MBG yang diduga terkait kasus tersebut langsung dihentikan sementara. Bukan hanya dapurnya yang disuspend, kepala dapur juga dicopot sembari investigasi dilakukan.

Baca Juga:  Gus Muhdlor Jalani Sidang Putusan Hari Ini, Disambut Warga Sidoarjo

“Dapur tidak dioperasionalkan lagi. Sementara kita suspend, suspend berat, artinya kita evaluasi, kita adakan investigasi. Kemudian juga kepala dapur kita copot, kita berhentikan,” tegas Trenggono.

Bisa Berujung Suspend Permanen

BGN juga membuka kemungkinan memberikan sanksi lebih berat jika investigasi menemukan pelanggaran hukum, kesengajaan, atau ketidakpatuhan terhadap SOP yang telah ditetapkan.

Artinya, status suspend sementara bukan akhir dari persoalan. Dapur tersebut dapat dihentikan secara permanen apabila terbukti tidak menjalankan ketentuan BGN.

“Apabila dapur nanti tidak melaksanakan SOP dengan baik, kesengajaan, dan ini tidak sesuai dengan apa yang sudah menjadi aturan dari BGN, ya bisa kita suspend permanen,” jelas Trenggono.

Penegasan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa persoalan keamanan makanan dalam program MBG tidak bisa dianggap sebagai kesalahan teknis biasa. Kepatuhan terhadap SOP menjadi titik krusial karena makanan dikonsumsi dalam jumlah besar oleh masyarakat.

BGN Bantah Korban Capai Ribuan

Di tengah beredarnya informasi mengenai jumlah korban yang disebut mencapai ribuan orang, Trenggono meminta publik tidak menyebarkan angka tanpa dasar data yang jelas.

Baca Juga:  Kanim Surabaya Gandeng RSAL Soekantyo, Perkuat Layanan Kesehatan Lewat PKS Klinik

Ia menegaskan data yang diterima BGN menunjukkan jumlah terdampak dalam kasus di Ponpes Mambaul Hikam sebanyak 748 orang.

“Enggak ada ribuan. Maksudnya jangan melaporkan statement yang tidak ada jelas datanya ya. Jadi tidak ribuan. Di sini saja 748,” tegasnya.

Menurut Trenggono, sebagian besar korban telah mendapatkan penanganan dan kondisinya membaik. Dalam perkembangan terakhir yang disampaikannya, masih terdapat sekitar 22 orang yang menjalani perawatan dan kondisinya semakin membaik.

Puluhan Ribu Dapur Jadi Tantangan Pengawasan

Kasus Sidoarjo sekaligus kembali menempatkan pengawasan dapur MBG sebagai persoalan penting. BGN mengakui kepatuhan terhadap SOP di setiap dapur masih perlu terus dievaluasi.

Trenggono menyebut pengawasan terhadap 27.485 dapur mitra dilakukan secara rutin, termasuk melalui pemantauan digital dari pusat.

“SOP-nya sebenarnya sudah ada, tinggal dilaksanakan enggak nih di tiap-tiap dapur,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut menjadi pekerjaan rumah terbesar setelah kasus Sidoarjo: aturan dan pengawasan di tingkat pusat harus benar-benar berujung pada kepatuhan di dapur. Sebab, ketika SOP hanya berhenti sebagai aturan, risiko akhirnya ditanggung mereka yang menyantap makanan tersebut. HUM/CAK

TAGGED: BGN, Dugaan Keracunan MBG, Keracunan MBG Sidoarjo, Makanan Bergizi Gratis, Mayjen TNI Trenggono, Pondok Pesantren Mambaul Hikam, Sidoarjo, Wakil Kepala BGN RI
Admin Sabtu, 5 Sep 2026 Sabtu, 5 Sep 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Pengunjung yang dinyatakan positif narkoba pasca razia gabungan dikumpulkan dekat pintu masuk THM.
Club Station Basra Disorot, 17 Pengunjungnya Positif Narkoba saat Razia Gabungan
Kamis, 22 Okt 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji di rumah dinas.
Armuji Sentil Orang Tua ABH Kasus Kematian ZAA, Jangan Cuma Datang Sekali
Rabu, 21 Okt 2026
Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama perwakilan BEM se-Jawa Timur
Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Gandeng BEM, Bahas Narkoba hingga Minuman Keras
Selasa, 20 Okt 2026
Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Enny Minarsih.
477 Reklame Liar Ditertibkan, DPRD Surabaya Soroti Pengawasan dan Target Pajak
Selasa, 20 Okt 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin

Selasa, 6 Okt 2026
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

Sabtu, 3 Okt 2026
18 menteri, wakil menteri, serta pejabat strategis negara dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026
Pegawai Kementerian ATR/BPN mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hantaru 2026.

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Rabu, 30 Sep 2026

BERITA POPULER

Tiba di Indonesia, Penumpang Asing Bisa Akses Tiket Whoosh dari All Indonesia

Aksara Jawa Terancam Dilupakan, Paguyuban Dorong Masuk Kurikulum Sekolah

17.597 Penindakan hingga September, Imigrasi Perketat Pengawasan Digital

Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban

Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH

Berita Menarik Lainnya:

Pengunjung yang dinyatakan positif narkoba pasca razia gabungan dikumpulkan dekat pintu masuk THM.

Club Station Basra Disorot, 17 Pengunjungnya Positif Narkoba saat Razia Gabungan

Kamis, 22 Okt 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji di rumah dinas.

Armuji Sentil Orang Tua ABH Kasus Kematian ZAA, Jangan Cuma Datang Sekali

Rabu, 21 Okt 2026
Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama perwakilan BEM se-Jawa Timur

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Gandeng BEM, Bahas Narkoba hingga Minuman Keras

Selasa, 20 Okt 2026
Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Enny Minarsih.

477 Reklame Liar Ditertibkan, DPRD Surabaya Soroti Pengawasan dan Target Pajak

Selasa, 20 Okt 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?