SURABAYA, Slentingan.com – Razia tempat hiburan malam (THM) di Surabaya kembali memunculkan temuan serius. Dari 110 orang yang diperiksa dalam operasi gabungan Ditresnarkoba Polda Jawa Timur, 20 orang menunjukkan hasil positif berdasarkan tes narkoba. Club Station di kawasan Basuki Rahmad (Basra), Tegalsari, menjadi lokasi dengan temuan terbanyak, yakni 17 orang.
Operasi yang digelar Rabu (21/10) malam mulai pukul 23.00 WIB itu melibatkan 100 personel gabungan. Mereka berasal dari Ditresnarkoba Polda Jatim, Kogartap, Bidpropam Polda Jatim, Dit Samapta Polda Jatim, dan Biddokkes Polda Jatim. Personel dibagi menjadi dua tim untuk menyasar sejumlah lokasi.
Angka temuan di Club Station menjadi sorotan. Dari 75 orang yang menjalani pemeriksaan, 17 orang dinyatakan positif, sedangkan 58 lainnya negatif. Hasil tes menunjukkan adanya amphetamine, MDMA, metamphetamine, dan TCA dalam berbagai kombinasi.
Sebanyak lima orang menunjukkan hasil positif amphetamine, MDMA, dan TCA; dua orang positif amphetamine dan metamphetamine; enam orang positif amphetamine dan MDMA; serta empat orang lainnya positif amphetamine.
Temuan itu kontras dengan hasil pemeriksaan di Club Deluxe Surabaya, kawasan Genteng. Dari 14 orang yang diperiksa, seluruhnya dinyatakan negatif.
Sementara itu, pemeriksaan di kantor sebuah klub di kawasan Pabean Cantian menemukan tiga orang dengan hasil tes positif dari total 21 orang yang diperiksa. Sebanyak 18 orang lainnya dinyatakan negatif. Hasil positif masing-masing menunjukkan MDMA, kombinasi benzodiazepine, metamphetamine, amphetamine, dan MDMA, serta TCA.
Rentetan temuan ini menjadi catatan serius dalam pengawasan tempat hiburan malam di Kota Pahlawan. Namun, hasil tes positif belum dengan sendirinya membuktikan seseorang melakukan tindak pidana narkotika. Setiap temuan tetap harus ditindaklanjuti melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Di sisi lain, Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Jules Abraham Abast mengaku masih mengonfirmasi informasi tersebut kepada satuan kerja terkait.
“Iya. Saya sedang konfirmasikan ke satker (satuan kerja) terkait,” katanya.
Pernyataan tersebut menunjukkan informasi mengenai razia itu masih dikonfirmasi oleh Bidang Humas Polda Jatim. Karena itu, penjelasan resmi lebih lanjut mengenai hasil operasi dan tindak lanjut terhadap mereka yang dinyatakan positif masih dinantikan.
Berdasarkan laporan kegiatan, mereka yang memperoleh hasil positif dibawa ke Mako Ditresnarkoba Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Polisi juga berkoordinasi dengan BNNP untuk pelaksanaan Tim Asesmen Terpadu (TAT), yang menilai aspek medis dan hukum sebagai dasar penentuan tindak lanjut.
Dari tiga sasaran yang diperiksa, Club Station mencatat temuan paling banyak. Sebanyak 17 dari 75 orang yang diperiksa di lokasi tersebut menunjukkan hasil positif. Temuan ini menuntut penelusuran lebih lanjut agar penanganan tidak berhenti pada hasil tes, tetapi juga memberikan kejelasan mengenai status setiap orang yang diperiksa. HUM/BOY
