By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Penggiat Sejarah Ajak Masyarakat Surabaya Luruskan Sejarah Bung Karno
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

Penggiat Sejarah Ajak Masyarakat Surabaya Luruskan Sejarah Bung Karno

By Admin Minggu, 5 Jun 2022
Share
Bambang DH, Adi Sutarwijono, Kuncarsono saat ngobrol gayeng “Bung Karno Lahir di Surabaya” di Kafe Lodji, Peneleh.

SURABAYA, Slentingan.com – Komunitas penggiat sejarah, Begandring Soerabaia, menggelar ngobrol gayeng alias cangkrukan yang membahas Bung Karno lahir di Surabaya, Sabtu (4/6/2022), di Kafe Lodji Besar, kawasan Jalan Peneleh.

Cangkrukan itu bertepatan dengan menyambut peringatan Hari Lahir Soekarno, Senin 6 Juni nanti, yang akan diperingati di Jalan Pendean Gang IV No. 40, rumah lahir Sang Proklamator itu. Peringatan itu merupakan bagian rangkaian “Bulan Bung Karno” yang digelar setiap bulan Juni.

“Ngobrol gayeng ini sebagai persiapan menyusun buku: Bung Karno Lahir di Surabaya. Dan, persiapan pembuatan film dokumenter “Putra Sang Fajar”, sebutan lain dari Bung Karno, yang lahir di Pandean Gang IV D No. 4 pada 6 Juni 1901,” kata Kuncarsono, pemandu acara sekaligus inisiator acara rembuk itu.

Kuncar berpakaian ala eks-pasukan PETA jaman revolusi, lengkap dengan atribut pedang (replika) samurai. Ia menyebut tertemukannya rumah kelahiran Bung Karno atas peran besar Bambang DH, sewaktu Walikota Surabaya 2002-2010, dan almarhum Peter A. Rohi yang dikenal wartawan senior dan kala itu memimpin Soekarno Institute.

Baca Juga:  Kader PDIP Surabaya Gelorakan Semangat Kebangkitan Nasional

“Kita berhutang budi pada Pak Bambang DH dan almarhum Pak Peter A. Rohi yang melakukan penyelidikan dan riset tempat lahir Bung Karno di Surabaya,” ujar Kuncar.

Hadir dalam cangkrukan itu antara lain Andreas Hugo Parera selaku Ketua Panitia Nasional Bulan Bung Karno yang dibentuk DPP PDI Perjuangan dan mantan Wali Kota Surabaya Bambang DH yang kini anggota DPR RI.

Juga hadir Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, anggota DPRD Kota Surabaya Budi Leksono dan Khusnul Khotimah yang menjabat Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya.

Hadir pula Whisnu Sakti Buana, mantan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, yang kini menjadi Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur. Serta, penyanyi Andre Hehanusa.

Adi Sutarwijono mendukung penuh upaya menulis buku dan film dokumenter tentang Soekarno yang lahir di Surabaya.

“Karena masih banyak warga masyarakat yang mengganggap Bung Karno lahir di Blitar, seperti dinarasikan rezim Orde Baru. Jadi sejarah harus diluruskan, selurus-lurusnya,” kata Adi.

Baca Juga:  Armuji: Revitalisasi Taman Suroboyo sebagai Upaya Hidupkan Kembali SIB

Menurut Bambang DH, penemuan fakta Soekarno lahir di Surabaya semula dipicu oleh pernyataan almarhum Roeslan Abdulgani, sahabat Bung Karno dan mantan Menteri Luar Negeri, yang asli kelahiran kampung Peneleh.

“Pak Roeslan mengatakan pada saya, bahwa Bung Karno lahir di Surabaya. Kemudian Pak Peter A. Roni yang waktu itu melakukan riset dan penelitian, memperkuat dengan data dan fakta diantaranya berdasar kesaksian data sekunder. Sampai ditemukan rumah kecil di Pandean Gang IV No. 40,” kata Bambang DH.

Pandean Gang IV adalah salah satu kampung di Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya.

“Sebagai generasi muda, kita bangga Bung Karno lahir di Surabaya. Bahwa Bung Karno adalah arek Suroboyo sudah kita declare tahun 2010, saat peringatan Juni Bulan Bung Karno,” kata Whisnu.

Rumah kelahiran Bung Karno di Jalan Pandean Gang IV No. 40 telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemerintah Kota Surabaya.

Baca Juga:  Komisi D Minta Dispendik Maksimalkan Anggaran Pendidikan Mencapai Rp 2, 1 Ttiliun pada 2023

“Upaya menulis buku dan membuat film tentang kampung Peneleh dan rumah Bung Karno adalah gagasan bagus sekali. Agar disajikan deskripsi yang lengkap, detail, dan menjadi kebanggaan masyarakat. Kita angkat kawasan ini sebagai destinasi wisata,” kata Andreas Hugo Parera.

Rumah kelahiran Bung Karno dibeli dari penghuni oleh Pemerintah Kota Surabaya, sewaktu Wali Kota Tri Rismaharini.
Kunci rumah telah diserahkan ahli waris pada 17 Agustus 2020. Tepat di Hari Kemerdekaan Indonesia.

“Tahun depan, ketika peringatan Bulan Bung Karno, adalah bagus jika dimeriahkan Festival Peneleh. Karena kawasan ini kaya dengan ragam buday masyarakat,” usul Kuncar.

Jagongan bertambah gayeng dengan alunan suara khas penyanyi Andre Hehanusa, yang membawakan lagu Indonesia Tanah Air Beta.

“Kawasan ini layak menjadi tempat anak-anak muda, kaum milenial, dengan sajian ragam kuliner Nusantara, yang menjadi kesukaan Soekarno. Semoga ini bisa diwujudkan. Merdeka…!!!” kata Andre Hehanusa, yang juga membawakan lagu Kuta Bali. (CAK)

TAGGED: #BUNGKARNO, #JUNIBULANBUNGKARNO, #LODJIBESAR, #pdiperjuangansurabaya
Admin Selasa, 30 Agu 2022 Minggu, 5 Jun 2022
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Nampak proyek pembangunan gedung perkantoran PT Wulandaya Cahaya Lestari di Jalan Jenderal Basuki Rahmat 165–167.
Proyek Jalan Terus, Dibiarkan Bingung: Warga Keputran Tagih PIC dan Tanggung Jawab Pengembang
Rabu, 6 Mei 2026
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai.
Kursi Pimpinan Tak Lagi Kosong, DPRD Surabaya Lantik Ketua Baru Hari Ini
Rabu, 6 Mei 2026
Eri Cahyadi, turun langsung “menggedor” kesadaran warga dan anak muda saat berdialog di Balai RW 7 Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan.
Kampung Pancasila Tak Boleh Sekadar Slogan, Eri Cahyadi “Gedor” Gen Z Karah Jadi Motor Ekonomi Warga
Senin, 4 Mei 2026
Foto: Steffiani Setyadji, Direktur 10 Regentstraat bersama Jimmy Saputra, Ceo Pos Bloc pengelola gedung kantor pos Kebon Rojo.
Kuliner Berbalut Warisan Sejarah, 10 Regentstraat Jadi Nafas Baru Kota Lama Surabaya
Jumat, 1 Mei 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Icha Yang saat meladeni wawancara oleh media setempat di stasiun televisi Hunan, Tiongkok, melalui program Qing Chun Chuang Ge.

Icha Yang Tembus TV Hunian Internasional China: Penyanyi Asal Jember, Jawa Timur Ini Makin Mendunia

Minggu, 19 Apr 2026
Petugas imigrasi di seluruh Indonesia tetap memberikan pelayanan keimigrasian meski diterapkan secara WFH setiap hari Jumat.

Jumat WFH, Imigrasi Tetap Ngebut! Hendarsam: Layanan Tak Boleh Kendor Seinci Pun

Jumat, 10 Apr 2026
Brigjenpol Yuldi Yusman

Era Yuldi Yusman: PNBP Imigrasi Pecah Rekor, Pelanggar Tak Diberi Ruang

Kamis, 2 Apr 2026
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, didampingi Kakanwil Ditjen Imigrasi DK Jakarta Pamuji Rahardja dan Kakanim Soekarno-Hatta Galuh Priya Perdhana menggelar konferensi pers.

Imigrasi Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Dunia, Bukti Layanan RI Tak Lagi Kelas Dua

Selasa, 24 Mar 2026

BERITA POPULER

Proyek Jalan Terus, Dibiarkan Bingung: Warga Keputran Tagih PIC dan Tanggung Jawab Pengembang

Kursi Pimpinan Tak Lagi Kosong, DPRD Surabaya Lantik Ketua Baru Hari Ini

Kampung Pancasila Tak Boleh Sekadar Slogan, Eri Cahyadi “Gedor” Gen Z Karah Jadi Motor Ekonomi Warga

Berita Menarik Lainnya:

Nampak proyek pembangunan gedung perkantoran PT Wulandaya Cahaya Lestari di Jalan Jenderal Basuki Rahmat 165–167.

Proyek Jalan Terus, Dibiarkan Bingung: Warga Keputran Tagih PIC dan Tanggung Jawab Pengembang

Rabu, 6 Mei 2026
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai.

Kursi Pimpinan Tak Lagi Kosong, DPRD Surabaya Lantik Ketua Baru Hari Ini

Rabu, 6 Mei 2026
Eri Cahyadi, turun langsung “menggedor” kesadaran warga dan anak muda saat berdialog di Balai RW 7 Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan.

Kampung Pancasila Tak Boleh Sekadar Slogan, Eri Cahyadi “Gedor” Gen Z Karah Jadi Motor Ekonomi Warga

Senin, 4 Mei 2026
Foto: Steffiani Setyadji, Direktur 10 Regentstraat bersama Jimmy Saputra, Ceo Pos Bloc pengelola gedung kantor pos Kebon Rojo.

Kuliner Berbalut Warisan Sejarah, 10 Regentstraat Jadi Nafas Baru Kota Lama Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?