By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Jadi Tersangka, Harta Bupati Sidoarjo Gus Mudhlor Rp 4,7 Miliar
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Home
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

Jadi Tersangka, Harta Bupati Sidoarjo Gus Mudhlor Rp 4,7 Miliar

By Redaktur Selasa, 16 Apr 2024
Share
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali alias Gus Mudhlor.

JAKARTA, Slentingan.com – KPK menetapkan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali alias Gus Mudhlor, sebagai tersangka kasus dugaan pemotongan insentif ASN di lingkungan Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Pemkab Sidoarjo. Gus Muhdlor tercatat melaporkan harta senilai Rp 4.775.589.664 (Rp 4,7 miliar).

Dilihat dari situs LHKPN KPK, Selasa, 16 April 2024, Gus Mudhlor melaporkan hartanya pada 6 Maret 2023. Laporan tersebut berisi jumlah harta Gus Mudhlor pada periode tahun 2022.

Dalam laporan LHKPN tersebut, total harta kekayaan Gus Mudhlor senilai Rp 4.775.589.664. Gus Muhdlor juga tercatat memiliki utang Rp 3.370.127.516.

Gus Muhdlor tercatat memiliki tanah dan bangunan yang berada di Kota Sidoarjo senilai Rp 1.735.500.000. Kemudian, harta bergerak senilai Rp 3.680.000.000.

Baca Juga:  KPK Panggil Wakil Ketua Komisi III DPR Terkait Kasus TPPU SYL

Selain itu, Gus Mudhlor juga tercatat memiliki mobil Honda Jazz tahun 2011 dan motor honda Beat tahun 2014 senilai Rp 183.500.000. Lalu, surat berharga senilai Rp 900.000.000, kas dan setara kas senilai Rp 1.646.717.180 serta harta lainnya senilai Rp 8.145.717.180.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali alias Gus Mudhlor, sebagai tersangka. Gus Muhdlor menjadi tersangka terkait dugaan pemotongan insentif ASN di lingkungan Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Pemkab Sidoarjo.

“Kami mengkonfirmasi atas pertanyaan media bahwa betul yang bersangkutan menjabat bupati di Kabupaten Sidoarjo periode 2021 sampai dengan sekarang,” kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa, 16 April 2024.

Baca Juga:  Yusril: Kesaksian 4 Menteri Jokowi Untungkan KPU dan Pihak Prabowo-Gibran

Ali belum menjelaskan lebih detail terkait peran dan sangkaan pasal untuk Gus Muhdlor. Dia mengatakan KPK akan menjelaskan perkembangan kasus itu secara bertahap.

“Perkembangan dari penanganan perkara ini, akan kami sampaikan bertahap pada publik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ali mengatakan Gus Muhdlor ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan keterangan saksi dan tersangka lainnya dalam kasus tersebut. Dia mengatakan gelar perkara terkait aliran dana dalam kasus itu juga telah dilakukan sebelum Gus Muhdlor ditetapkan sebagai tersangka.

“Melalui analisa dari keterangan para pihak yang diperiksa sebagai saksi termasuk keterangan para tersangka dan juga alat bukti lainnya. Tim penyidik kemudian menemukan peran dan keterlibatan pihak lain yang turut serta dalam terjadinya dugaan korupsi berupa pemotongan dan penerimaan uang di lingkungan BPPD Pemkab Sidoarjo,” kata Ali.

Baca Juga:  Bantahan Ganjar Pranowo Setelah Dilaporkan IPW ke KPK

“Dengan temuan tersebut, dari gelar perkara yang dilakukan kemudian disepakati adanya pihak yang dapat turut dipertanggungjawabkan di depan hukum karena diduga menikmati adanya aliran sejumlah uang,” imbuhnya. (cak/raz)

TAGGED: #asn, #KPK, Ahmad Muhdlor Ali, Ari Suryono, Badan Pelayanan Pajak Daerah, BPPD, Bupati Sidoarjo, Gus Mudhlor, Gus Muhdlor, harta, Pemkab Sidoarjo, pemotongan insentif, Siska Wati, Tersangka
Redaktur Selasa, 16 Apr 2024 Selasa, 16 Apr 2024
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto (kanan) menerima cenderamata dari Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko.
Buronan Internasional Tak Lagi Mudah Lolos, Polri-Imigrasi Aktifkan Sistem Interpol 196 Negara
Sabtu, 7 Nov 2026
Laila Mufidah
DPRD Surabaya Soroti Halte Tak Layak, Pemkot Diminta Jangan Hanya Tambah Armada
Sabtu, 7 Nov 2026
Para peserta Sosialisasi Sinergi Pemantauan dan Pengawasan Orang Asing di Convention Hall Siola Lantai 4, Surabaya, berfoto bersama.
Pengawasan Orang Asing Tak Bisa Setengah Hati, Imigrasi Juanda Libatkan Pengelola Apartemen
Jumat, 6 Nov 2026
Mourin Chienci Lintong, pemilik arisan Meow
Owner Arisan Meow Ditahan Polda Jatim, Kerugian Rp4,07 Miliar Disorot
Kamis, 5 Nov 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin

Selasa, 6 Okt 2026
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

Sabtu, 3 Okt 2026
18 menteri, wakil menteri, serta pejabat strategis negara dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026
Pegawai Kementerian ATR/BPN mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hantaru 2026.

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Rabu, 30 Sep 2026

BERITA POPULER

Imigrasi Kediri Perketat Pengawasan Orang Asing di Empat Daerah

DPRD Surabaya Sentil Dishub, Ganjil-Genap Terancam Bikin Gaduh

DPRD Surabaya Bongkar Ketimpangan Anggaran Pendidikan Tahun 2027

Owner Arisan Meow Ditahan Polda Jatim, Kerugian Rp4,07 Miliar Disorot

Buronan Internasional Tak Lagi Mudah Lolos, Polri-Imigrasi Aktifkan Sistem Interpol 196 Negara

Berita Menarik Lainnya:

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto (kanan) menerima cenderamata dari Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko.

Buronan Internasional Tak Lagi Mudah Lolos, Polri-Imigrasi Aktifkan Sistem Interpol 196 Negara

Sabtu, 7 Nov 2026
Laila Mufidah

DPRD Surabaya Soroti Halte Tak Layak, Pemkot Diminta Jangan Hanya Tambah Armada

Sabtu, 7 Nov 2026
Para peserta Sosialisasi Sinergi Pemantauan dan Pengawasan Orang Asing di Convention Hall Siola Lantai 4, Surabaya, berfoto bersama.

Pengawasan Orang Asing Tak Bisa Setengah Hati, Imigrasi Juanda Libatkan Pengelola Apartemen

Jumat, 6 Nov 2026
Mourin Chienci Lintong, pemilik arisan Meow

Owner Arisan Meow Ditahan Polda Jatim, Kerugian Rp4,07 Miliar Disorot

Kamis, 5 Nov 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?