By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Jatim Sabet Juara Nasional Urusan Sampah, Bukan Sekadar Bersih-Bersih
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Pemerintahan

Jatim Sabet Juara Nasional Urusan Sampah, Bukan Sekadar Bersih-Bersih

By Admin Sabtu, 29 Agu 2026
Share
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyerahkan penghargaan kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Jumat (28/8) malam.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyerahkan penghargaan kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Jumat (28/8) malam.

JAKARTA, Slentingan.com  – Jawa Timur membuktikan pengelolaan sampah bukan sekadar urusan mengangkut tumpukan ke tempat pembuangan.

Contents
Tertinggi NasionalKota dan Kabupaten Ikut Berprestasi

Perubahan pola dari hulu hingga hilir mengantarkan Pemprov Jatim menjadi Terbaik I Kategori Pengolahan Sampah dan Lingkungan Asri dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Jumat (28/8) malam.

Tak hanya membawa pulang predikat juara nasional, Pemprov Jatim juga mendapatkan bantuan pemerintah senilai Rp2 miliar.

Capaian tersebut menjadi penegasan bahwa penanganan sampah di Jatim mulai bergerak dari pola konvensional menuju sistem yang lebih berkelanjutan.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut penghargaan tersebut merupakan buah kerja bersama pemerintah dan masyarakat. Ia mengapresiasi berbagai elemen yang terlibat, termasuk pelajar SMA yang aktif dalam kegiatan kurve atau aksi bersih lingkungan.

“Alhamdulillah, kerja keras, komitmen dan kepedulian seluruh pihak dan masyarakat membuahkan apresiasi oleh Pemerintah Pusat,” ujar Khofifah.

Baca Juga:  Usai Digeledah KPK, BPN Jatim Pilih Buka Ruang untuk Proses Hukum

Menurutnya, gunungan sampah tidak akan selesai hanya dengan mengandalkan armada pengangkut dan tempat pemrosesan akhir. Persoalan tersebut membutuhkan perubahan perilaku, inovasi, serta sistem yang mampu bekerja secara konsisten dalam jangka panjang.

Karena itu, gerakan kurve terus diperluas. Tidak hanya menyasar lingkungan permukiman, kegiatan tersebut dilakukan di sejumlah kawasan, termasuk pantai dan sungai.

Namun, Khofifah menegaskan aksi bersih-bersih hanyalah bagian dari strategi. Solusi permanen harus dibangun melalui pengolahan sampah yang mampu mengurangi beban tempat pemrosesan akhir.

Salah satu yang dikebut adalah Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Pemprov Jatim telah menggandeng tujuh pemerintah kabupaten/kota di kawasan Surabaya Raya dan Malang Raya untuk mengembangkan pengolahan sampah berbasis teknologi tersebut.

Untuk PSEL Surabaya Raya, kapasitas awal dirancang mencapai 1.100 ton sampah per hari. Angka itu berada di atas batas minimal 1.000 ton per hari sebagaimana ketentuan Perpres Nomor 105 Tahun 2025.

“Persoalan sampah saat ini merupakan salah satu urgensitas yang tidak bisa diselesaikan dengan solusi jangka pendek. Harus yang sifatnya jangka panjang,” tegas Khofifah.

Baca Juga:  Inisiator Batalkan Demo "Rakyat Jatim Menggugat", Situasi Tak Kondusif Usai Kerusuhan Surabaya

Tertinggi Nasional

Data Kementerian Lingkungan Hidup hingga Maret 2026 turut memperkuat capaian tersebut. Tingkat pengelolaan sampah di Jawa Timur tercatat mencapai 52,7 persen, tertinggi secara nasional.

Angka tersebut jauh melampaui rata-rata nasional yang berada di kisaran 24,95 persen.

Meski demikian, Khofifah mengingatkan penghargaan bukanlah garis finis. Justru predikat juara nasional harus menjadi pemacu untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah dan menjaga kualitas lingkungan.

“Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana capaian ini menjadi energi untuk terus memperkuat pengelolaan sampah dan menjaga lingkungan Jawa Timur secara berkelanjutan,” katanya.

Mendagri Tito Karnavian juga menilai Jatim menunjukkan keseriusan dalam mengubah cara menangani sampah. Menurutnya, Jatim, termasuk Surabaya, menjadi contoh daerah yang mulai menerapkan pengelolaan sampah secara menyeluruh dari hulu hingga hilir.

Tito pun meminta gerakan kurve tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Kegiatan tersebut harus dibangun menjadi kebiasaan masyarakat dan aparatur pemerintahan.

Baca Juga:  Libatkan Ombudsman, Kementerian Hukum Jatim Sinergitas Pelayanan Publik Lebih Baik

“Misal di setiap kantor dinas atau kantor desa bisa dilakukan kurve setiap dua hari dalam seminggu, maka lama-lama akan menjadi kebiasaan,” ujarnya.

Kota dan Kabupaten Ikut Berprestasi

Prestasi Jatim tidak berhenti di tingkat provinsi. Sejumlah daerah turut membawa pulang penghargaan dalam berbagai kategori.

Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Madiun, dan Kota Surabaya menjadi perwakilan Jatim pada kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah.

Untuk kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Kota Mojokerto meraih Terbaik I, sedangkan Kota Surabaya menyabet Terbaik III.

Sementara pada kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan, penghargaan diraih Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Magetan, Kota Blitar, dan Kota Madiun.

Di sektor pengelolaan lingkungan, Kabupaten Sidoarjo, Kota Malang, Kota Blitar, dan Kota Surabaya juga masuk jajaran daerah penerima penghargaan.

Capaian tersebut menunjukkan satu hal: persoalan sampah di Jatim mulai ditangani bukan dengan slogan, tetapi dengan pembenahan sistem, keterlibatan masyarakat, dan langkah konkret menuju pengelolaan yang berkelanjutan. HUM/BAD 

TAGGED: #Pemprov Jatim, #Sampah, Energi Listrik, Gubernur Jatim, Jatim, Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Lingkungan Asri, Mendagri, Menteri Dalam Negeri, Pengolahan Sampah, Tito Karnavian
Admin Sabtu, 29 Agu 2026 Sabtu, 29 Agu 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Achmad Hidayat dan sejumlah kader PDI-P Surabaya menunjukkan KTA Partai Solidaritas Indonesia.
Usai Dipecat PDI-P, Achmad Hidayat Sebut Pengurus DPC Ikut Gabung PSI
Senin, 12 Okt 2026
Penampilan ludruk modern versi Komunitas Tombo Ati, Jombang.
Festival Ludruk Surabaya 2026 Dorong Regenerasi Seniman dan Pelestarian Budaya
Minggu, 11 Okt 2026
Mourin Chienci Lintong saat hadir dalam kegiatan hearing oleh Komisi B DPRD Surabaya pada bulan Juli lalu.
Arisan Meow Rugikan Korban Rp 3,5 Miliar, Mourin Dilaporkan ke Polda Jatim, Transfer Rp 2,725 Miliar Disorot
Sabtu, 10 Okt 2026
Suasana rapat koordinasi BPN Jatim dan Wali Kota Surabaya Er8 Cahyadi di ruang kerja wali kota.
BPN Jatim dan Pemkot Surabaya Perkuat Pengamanan Aset, Konsinyasi Pagesangan Dibahas
Jumat, 9 Okt 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin

Selasa, 6 Okt 2026
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

Sabtu, 3 Okt 2026
18 menteri, wakil menteri, serta pejabat strategis negara dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026
Pegawai Kementerian ATR/BPN mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hantaru 2026.

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Rabu, 30 Sep 2026

BERITA POPULER

Humas Imigrasi Tak Boleh Gagap Hadapi Krisis, Dirjen Imigrasi Hendarsam Tekankan Public Speaking

Nusron Wahid Mangkir Dipanggil KPK, Agenda Internal Kementerian ATR/BPN Jadi Alasan

29 Ribu Rutilahu Masih Mengantre, DPRD Surabaya Desak Rumah Nyaris Ambruk Diprioritaskan

13 Kepala Dinas Berganti dalam Setahun, Eri Cahyadi: Target Tak Tercapai, Jabatan Bisa Berganti

Lima Tahun Pascamerger, Teluk Lamong Dongkrak Arus Peti Kemas hingga 2,18 Juta TEUs

Berita Menarik Lainnya:

Achmad Hidayat dan sejumlah kader PDI-P Surabaya menunjukkan KTA Partai Solidaritas Indonesia.

Usai Dipecat PDI-P, Achmad Hidayat Sebut Pengurus DPC Ikut Gabung PSI

Senin, 12 Okt 2026
Penampilan ludruk modern versi Komunitas Tombo Ati, Jombang.

Festival Ludruk Surabaya 2026 Dorong Regenerasi Seniman dan Pelestarian Budaya

Minggu, 11 Okt 2026
Mourin Chienci Lintong saat hadir dalam kegiatan hearing oleh Komisi B DPRD Surabaya pada bulan Juli lalu.

Arisan Meow Rugikan Korban Rp 3,5 Miliar, Mourin Dilaporkan ke Polda Jatim, Transfer Rp 2,725 Miliar Disorot

Sabtu, 10 Okt 2026
Suasana rapat koordinasi BPN Jatim dan Wali Kota Surabaya Er8 Cahyadi di ruang kerja wali kota.

BPN Jatim dan Pemkot Surabaya Perkuat Pengamanan Aset, Konsinyasi Pagesangan Dibahas

Jumat, 9 Okt 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?