By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Bos Restoran Korea Dilaporkan Dugaan Kekerasan Seksual Masuk Radar Imigrasi, SOI Diterbitkan agar Tak Kabur
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Indeks

Bos Restoran Korea Dilaporkan Dugaan Kekerasan Seksual Masuk Radar Imigrasi, SOI Diterbitkan agar Tak Kabur

By Admin Minggu, 23 Agu 2026
Share
Kasi Penindakan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Regi Haris Sasongko.
Kasi Penindakan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Regi Haris Sasongko.

SURABAYA, Slentingan.com – Ruang gerak SSY (64), pemilik Restoran Korea Son Ga di Surabaya yang dilaporkan terkait dugaan kekerasan seksual, kini mendapat perhatian khusus dari Imigrasi. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya telah memasukkan nama warga negara Korea Selatan tersebut ke dalam Subject of Interest (SOI).

Langkah ini menjadi sinyal serius di tengah proses penyelidikan kasus yang telah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya. Dengan masuknya nama SSY dalam sistem SOI, keberadaannya dapat terdeteksi ketika melintas di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di seluruh Indonesia.

Kasi Penindakan Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Regi Haris Sasongko, mengatakan pihaknya menerima berkas dari Polrestabes Surabaya pada 29 Juli 2026. Setelah berkas diterima, nama SSY langsung dimasukkan ke dalam sistem SOI.

Baca Juga:  Bacok Pria di Jalan Pragoto, Pelaku Ternyata DPO: Rekam Jejak Kriminalnya Panjang

“Surat dari Polrestabes kami terima tanggal 29 Juli. Kami langsung input pada hari itu juga,” kata Regi, Selasa (18/8/2026).

Menurut Regi, SOI merupakan sistem digital yang dikembangkan Direktorat Jenderal Imigrasi untuk memantau dan mendeteksi secara cepat keberadaan orang asing yang masuk kategori perhatian khusus atau menjadi subjek pengawasan.

Ketika subjek SOI terdeteksi di bandara, sistem akan memberikan sinyal kepada petugas Imigrasi sehingga dapat dilakukan pemeriksaan dan tindakan sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku.

“Apabila memang orang asing itu sudah kita masukkan ke SOI, itu akan ada penghentian sementara di bandara,” jelasnya.

Sistem tersebut membuat pengawasan tidak hanya berlaku di Surabaya. Jika SSY mencoba meninggalkan Indonesia melalui bandara lain, seperti Soekarno-Hatta, Ngurah Rai, maupun bandara internasional lainnya, status SOI akan menjadi radar bagi petugas.

Baca Juga:  Ratusan Pengungsi Masih Menunggu, Rudenim Surabaya Minta Semua Instansi Turun Tangan

“Misalnya dia berangkat lewat Soetta, lewat Ngurah Rai atau Medan. Kalau SOI sudah kita input, ketika terdeteksi akan ada koordinasi dengan pihak yang mengajukan SOI,” terangnya.

Langkah Imigrasi ini dinilai penting untuk mendukung proses penyelidikan kepolisian. Terlebih, sebelumnya kuasa hukum korban menyampaikan kekhawatiran SSY berpotensi meninggalkan Indonesia.

Dengan SOI tersebut, pergerakan SSY di jalur keluar-masuk Indonesia menjadi perhatian petugas Imigrasi. Namun, tindakan lebih lanjut tetap bergantung pada proses hukum dan kewenangan aparat terkait.

Dua Korban Sudah Melapor

Kasus yang menyeret SSY sebelumnya telah dilaporkan oleh dua perempuan ke Polrestabes Surabaya.

Korban pertama berinisial MAD (28). Laporan tersebut tercatat dalam tanda bukti lapor nomor TBL/B/VII/2026/SPKT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR, tertanggal 29 Juli 2026.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Gelar Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal

Kemudian, seorang asisten rumah tangga berinisial SUF (24), asal Poncokusumo, Kabupaten Malang, juga melaporkan SSY. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/1613/VIII/2026/SPKT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR, tertanggal 6 Agustus 2026.

Kasatres PPA-PPO Polrestabes Surabaya AKBP Melatisari sebelumnya membenarkan adanya dua laporan tersebut dan menyatakan perkara masih dalam tahap penyelidikan.

Masuknya nama SSY ke dalam SOI kini menjadi bagian dari sinergi Imigrasi dan kepolisian untuk memastikan proses penyelidikan tidak terganggu oleh kemungkinan terlapor meninggalkan wilayah Indonesia.

Meski demikian, SSY masih berstatus terlapor/terduga. Dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan para korban tetap harus dibuktikan melalui proses penyelidikan dan hukum yang berlaku. HUM/BOY

TAGGED: #imigrasi, #Polrestabes Surabaya, #Warga Negara Asing, Bos Restoran Korea, Ditjen Imigrasi, Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Kekerasan Seksual, Kemenimipas, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Polisi, Regi Haris Sasongko, SOI, Son Ga, Subject of Interest, WNA
Admin Minggu, 23 Agu 2026 Minggu, 23 Agu 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Kuasa Hukum Kekerasan Seksual Oleh Bos Restoran Korea Menduga Korban Lebih dari Dua
Minggu, 23 Agu 2026
Panti Asuhan Baitul Yatim
Dugaan Kekerasan Seksual di Panti Asuhan Surabaya, DPRD Surabaya Desak Audit Total Seluruh LKSA
Minggu, 23 Agu 2026
Kuasa hukum korban dugaan pelecehan seksual oleh bos restoran Korea, Vena Naftalia.
Bos Restoran Korea Son Ga di Surabaya Dilaporkan Dugaan Kekerasan Seksual, Polisi Mulai Selidiki
Minggu, 23 Agu 2026
Seorang model mengenakan gaun pernikahan di Pakuwon Indah saat pembukaan pameran pernikahan bergengsi Grand Wedding Fair 2026 by Imperial Ballroom.
Grand Wedding Fair 2026 Gebrak Surabaya, 130+ Vendor Berebut Pasar Pernikahan dan Menu Mewah
Sabtu, 22 Agu 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Brigjen TNI Kohir, Danren 084/Bhaskara Jaya

Brigjen TNI Kohir, Danren 084/Bhaskara Jaya: INDONESIA HARUS BANGKIT

Minggu, 19 Jul 2026
Suasana rapat koordinasi bersama Direktorat Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Senin (15/6).

Selamatkan Aset Negara, Kakanwil BPN Jatim Hadiri Rapat Koordinasi di Jakarta

Selasa, 16 Jun 2026
Anggota DPR RI Dapil Surabaya–Sidoarjo, Adela Kanasya Adies, dengan menyalurkan 46 kambing dan 5 sapi kurban kepada warga.

Tegaskan Kepedulian Nyata, Adela Kanasya Adies Salurkan Kurban di Surabaya-Sidoarjo,

Jumat, 29 Mei 2026
Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Agus Winarto, memastikan pelayanan Makkah Route berjalan lancar tanpa hambatan.

Makkah Route Tanpa Hambatan, Imigrasi Surabaya Sekaligus Sikat 18 Calon Haji Ilegal Berbayar Ratusan Juta

Senin, 18 Mei 2026

BERITA POPULER

Kemenimipas Buka 405 Formasi Poltekimipas 2026, Seleksi Tegas Tanpa Bayar dan Tanpa Jalur Titipan

WN Afghanistan Dideportasi Kantor Imigrasi Semarang, Datang ke Indonesia untuk Kuliah, Malah Jadi Direktur

14.673 Narapidana di Jawa Timur Terima Remisi HUT RI, 85 Anak Binaan Dapat Pengurangan Masa Pidana

Tirakatan Kemerdekaan di Bulak Rukem Timur: Dari Khidmat, Tawa, hingga Semarak Kembang Api

Khofifah: Jangan Jadikan Kemerdekaan Sekadar Seremoni, Saatnya Hadir untuk Sesama

Berita Menarik Lainnya:

Kuasa Hukum Kekerasan Seksual Oleh Bos Restoran Korea Menduga Korban Lebih dari Dua

Minggu, 23 Agu 2026
Panti Asuhan Baitul Yatim

Dugaan Kekerasan Seksual di Panti Asuhan Surabaya, DPRD Surabaya Desak Audit Total Seluruh LKSA

Minggu, 23 Agu 2026
Kuasa hukum korban dugaan pelecehan seksual oleh bos restoran Korea, Vena Naftalia.

Bos Restoran Korea Son Ga di Surabaya Dilaporkan Dugaan Kekerasan Seksual, Polisi Mulai Selidiki

Minggu, 23 Agu 2026
Restoran Korea Son Ga di kawasan HR Muhammad, Surabaya, milik terduga pelaku WN Korea.

Bos Restoran Korea Son Ga Dilaporkan ke Polisi, Diduga Lakukan Kekerasan Seksual Pegawai Wanita

Sabtu, 22 Agu 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?