By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: LPJ PBNU 2021–2026 Lolos Aklamasi, Gus Yahya Akui Tak Semua Keputusan Sempurna
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Politik

LPJ PBNU 2021–2026 Lolos Aklamasi, Gus Yahya Akui Tak Semua Keputusan Sempurna

By Admin Jumat, 28 Agu 2026
Share
KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya
KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya usai

JOMBANG, Slentingan.com – Lima tahun kepemimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021–2026 akhirnya ditutup dengan penerimaan laporan pertanggungjawaban (LPJ) secara aklamasi.

Namun, di balik penerimaan tanpa penolakan itu, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya justru membuka ruang evaluasi dengan mengakui masih terdapat keterbatasan dan keputusan yang mungkin perlu diperbaiki.

LPJ tersebut disampaikan dalam Muktamar Ke-35 NU di Gedung Serbaguna (GSG) KH Hasbullah Ahmad Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Jumat (28/8/2026).

Di hadapan peserta muktamar, Gus Yahya tidak mengklaim seluruh agenda kepengurusan berjalan sempurna. Ia mengakui perjalanan PBNU selama lima tahun terakhir diwarnai keberhasilan, kekurangan, hingga sejumlah keputusan yang masih terbuka untuk dikoreksi.

Baca Juga:  Muktamar ke-35 NU Tambakberas Jadi Panggung Penentu Arah NU Abad Kedua

“Lima tahun yang lalu kami menerima amanah ini. Sekarang, kami izin untuk menyampaikan penjelasan atas segala ikhtiar yang telah kami kerjakan,” kata Gus Yahya.

Menurut dia, PBNU berusaha membaca perubahan zaman dan mengambil berbagai pilihan strategis sesuai kemampuan organisasi. Hasilnya pun tidak seluruhnya sesuai harapan.

“Ada yang berhasil, ada yang belum sempurna, ada yang masih membutuhkan waktu,” ujarnya.

Bahkan, Gus Yahya secara terbuka mengakui kemungkinan adanya keputusan selama masa kepemimpinannya yang pada masa mendatang dinilai perlu diperbaiki.

“Dan ada yang mungkin terdapat keputusan-keputusan kami yang sebetulnya kelak dinilai perlu diperbaiki,” tegasnya.

Pengakuan tersebut menjadi bagian penting dalam penyampaian LPJ. Sebab, meski laporan akhirnya diterima secara aklamasi, Gus Yahya memilih tidak menutupi adanya keterbatasan dalam menjalankan amanah organisasi.

Baca Juga:  Prabowo Kembali ke Jatim, Tutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Tambakberas Jombang

Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh elemen NU apabila selama masa khidmah terdapat kekurangan, baik dalam kebijakan maupun pelaksanaan program.

Atas nama kepengurusan PBNU 2021–2026, Gus Yahya meminta maaf kepada NU, warga NU, serta seluruh pihak yang ikut menjadi bagian dari perjalanan jam’iyah.

Bagi Gus Yahya, diterimanya LPJ secara aklamasi tidak semata-mata menandai selesainya kewajiban administratif sebuah kepengurusan.

Lebih dari itu, keputusan tersebut menurutnya menunjukkan masih terjaganya kebersamaan, kepercayaan, dan keikhlasan dalam tubuh organisasi.

Ia kemudian menyampaikan penghargaan kepada jajaran pengurus yang telah bekerja selama lima tahun, mulai dari PBNU, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU), hingga kader di tingkat akar rumput.

Baca Juga:  Jalan Sehat Hari Santri 2023 di Gedung Negara Grahadi: Gus Yahya dan Semangat Jihad Santri

“Dari lubuk hati yang paling dalam, saya menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh pengurus PBNU, jajaran PW, PC, PCI, hingga para kader di akar rumput,” tuturnya.

Ucapan terima kasih juga diberikan kepada para masyayikh dan kiai yang selama ini memberikan bimbingan serta menjaga arah perjalanan jam’iyah.

Gus Yahya berharap seluruh kerja keras, pengorbanan, dan dedikasi jajaran NU selama lima tahun terakhir menjadi amal yang membawa keberkahan. HUM/BAD

TAGGED: #Nahdlatul Ulama, Gus Yahya, Jombang, Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, LPJ, Muktamar NU, PBNU, Tambakberas
Admin Jumat, 28 Agu 2026 Jumat, 28 Agu 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Imigrasi mencapai Rp 8,68 triliun atau 101,88 persen dari target pemerintah sepanjang 2026.
Baru Pertengahan Oktober, PNBP Imigrasi Tembus Rp 8,68 Triliun! Target 2026 Terlampaui, 5.310 WNA Dideportasi
Rabu, 14 Okt 2026
Achmad Hidayat dan sejumlah kader PDI-P Surabaya menunjukkan KTA Partai Solidaritas Indonesia.
Usai Dipecat PDI-P, Achmad Hidayat Sebut Pengurus DPC Ikut Gabung PSI
Senin, 12 Okt 2026
Penampilan ludruk modern versi Komunitas Tombo Ati, Jombang.
Festival Ludruk Surabaya 2026 Dorong Regenerasi Seniman dan Pelestarian Budaya
Minggu, 11 Okt 2026
Mourin Chienci Lintong saat hadir dalam kegiatan hearing oleh Komisi B DPRD Surabaya pada bulan Juli lalu.
Arisan Meow Rugikan Korban Rp 3,5 Miliar, Mourin Dilaporkan ke Polda Jatim, Transfer Rp 2,725 Miliar Disorot
Sabtu, 10 Okt 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin

Selasa, 6 Okt 2026
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

Sabtu, 3 Okt 2026
18 menteri, wakil menteri, serta pejabat strategis negara dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026
Pegawai Kementerian ATR/BPN mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hantaru 2026.

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Rabu, 30 Sep 2026

BERITA POPULER

Nusron Wahid Mangkir Dipanggil KPK, Agenda Internal Kementerian ATR/BPN Jadi Alasan

13 Kepala Dinas Berganti dalam Setahun, Eri Cahyadi: Target Tak Tercapai, Jabatan Bisa Berganti

Lima Tahun Pascamerger, Teluk Lamong Dongkrak Arus Peti Kemas hingga 2,18 Juta TEUs

BPN Jatim dan Pemkot Surabaya Perkuat Pengamanan Aset, Konsinyasi Pagesangan Dibahas

Arisan Meow Rugikan Korban Rp 3,5 Miliar, Mourin Dilaporkan ke Polda Jatim, Transfer Rp 2,725 Miliar Disorot

Berita Menarik Lainnya:

Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Imigrasi mencapai Rp 8,68 triliun atau 101,88 persen dari target pemerintah sepanjang 2026.

Baru Pertengahan Oktober, PNBP Imigrasi Tembus Rp 8,68 Triliun! Target 2026 Terlampaui, 5.310 WNA Dideportasi

Rabu, 14 Okt 2026
Achmad Hidayat dan sejumlah kader PDI-P Surabaya menunjukkan KTA Partai Solidaritas Indonesia.

Usai Dipecat PDI-P, Achmad Hidayat Sebut Pengurus DPC Ikut Gabung PSI

Senin, 12 Okt 2026
Penampilan ludruk modern versi Komunitas Tombo Ati, Jombang.

Festival Ludruk Surabaya 2026 Dorong Regenerasi Seniman dan Pelestarian Budaya

Minggu, 11 Okt 2026
Mourin Chienci Lintong saat hadir dalam kegiatan hearing oleh Komisi B DPRD Surabaya pada bulan Juli lalu.

Arisan Meow Rugikan Korban Rp 3,5 Miliar, Mourin Dilaporkan ke Polda Jatim, Transfer Rp 2,725 Miliar Disorot

Sabtu, 10 Okt 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?