By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Kantah Surabaya I dan II Amankan 119 Aset Pemkot Senilai Rp992,7 Miliar
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Pertanahan

Kantah Surabaya I dan II Amankan 119 Aset Pemkot Senilai Rp992,7 Miliar

By Admin Rabu, 23 Sep 2026
Share
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan penghargaan kepada Kepala Kantor Pertanahan Kota Surabaya I, Wida Rihardyan Adjie disaksikan Kajati Jatim Abdul Kohar dan Kakanwil BPN Jatim Muhammad Naim.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan penghargaan kepada Kepala Kantor Pertanahan Kota Surabaya I, Wida Rihardyan Adjie disaksikan Kajati Jatim Abdul Kohar dan Kakanwil BPN Jatim Muhammad Naim.

SURABAYA, Slentingan.com – Pengamanan aset Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus dikebut. Sepanjang Januari hingga September 2026, sebanyak 119 aset tanah dengan luas 329.098 meter persegi dan nilai mencapai Rp992,7 miliar berhasil disertifikatkan melalui sinergi lintas lembaga.

Capaian tersebut mengantarkan Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Surabaya II meraih penghargaan atas kontribusinya dalam pengamanan aset Pemkot Surabaya sekaligus pendampingan sertipikasi tanah pemerintah daerah.

Penghargaan diserahkan dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Selasa (22/9/2026). Capaian itu menjadi bagian dari kolaborasi Pemkot Surabaya, Kanwil ATR/BPN Jawa Timur, Kantah Surabaya I, Kantah Surabaya II, dan Kejati Jatim untuk memperkuat kepastian hukum sekaligus mencegah aset daerah lepas dari penguasaan pemerintah.

Kepala Kantah Kota Surabaya II Agung Basuki menegaskan, sertifikasi bukan sekadar penyelesaian administrasi, tetapi instrumen penting untuk memberikan kepastian hukum terhadap aset pemerintah.

Baca Juga:  Wamen Ossy Harapkan PPAT Turut Dukung Layanan Pertanahan yang Adil, Merata, dan Berkesinambungan

“Kami berharap sinergi ini berjalan berkesinambungan dan mendapat dukungan semua pihak. Kita tidak bisa bekerja sendiri untuk menghasilkan sesuatu yang baik. Kami sangat berterima kasih atas penghargaan ini,” ujar Agung.

Data capaian 2026 mencatat terdapat 160 register aset yang diproses, dengan 119 sertipikat telah diterbitkan. Total luas tanah yang telah memiliki sertipikat mencapai 329.098 meter persegi dengan nilai aset Rp992.744.896.600.

Nilai tersebut menjadi bagian penting dari upaya Pemkot Surabaya memastikan aset bernilai besar tidak hanya tercatat dalam administrasi pemerintahan, tetapi juga memiliki alas hak yang kuat.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut sertipikasi tersebut bukan semata persoalan angka. Menurutnya, kepastian hukum atas aset menjadi bagian dari upaya memastikan aset pemerintah tetap berada dalam penguasaan negara dan dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk masyarakat.

Baca Juga:  Tiga Penghargaan Nasional Diborong Surabaya, Eri Cahyadi: Bukan Sekadar Piala

“Alhamdulillah hari ini selama tahun 2026 ada penyerahan sertipikat yang kalau ditotal nilai anggarannya Rp992.744.896.600. Ini bukan angka yang kecil, tapi itulah bukti kolaborasi yang luar biasa, dipimpin Pak Kajati sehingga aset negara kembali lagi hampir Rp1 triliun,” kata Eri.

Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Barang dan Aset Daerah (SIMBADA), Pemkot Surabaya memiliki 11.749 register aset tanah.

Hingga akhir 2025, sebanyak 5.929 register atau sekitar 50,5 persen telah tersertipikasi. Sementara 5.657 register atau 49,5 persen masih dalam proses atau belum bersertifikat.

Besarnya jumlah aset yang belum sepenuhnya tersertipikasi menunjukkan pekerjaan pengamanan aset daerah masih panjang. Karena itu, sertipikasi menjadi langkah strategis untuk memperkecil celah sengketa, klaim pihak lain, maupun persoalan administrasi yang dapat mengganggu penguasaan pemerintah atas tanah miliknya.

Baca Juga:  HUT ke-81 RI, ATR/BPN Gebrak Layanan Pertanahan: Kantah Gresik Dituntut Pangkas Birokrasi

Dalam proses pengamanan dan pemulihan aset tersebut, Kejati Jatim turut mendampingi Pemkot Surabaya melalui pengecekan data tanah, baik di tingkat kelurahan maupun berkoordinasi dengan Kantah Kota Surabaya I dan II.

Sinergi tersebut menegaskan bahwa aset daerah tidak cukup hanya dicatat, tetapi harus memiliki kepastian hukum. Sertipikat menjadi benteng legal yang memperjelas status kepemilikan, memperkuat perlindungan aset, sekaligus memastikan tanah milik pemerintah dapat dipertanggungjawabkan dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Dengan nilai aset yang diamankan hampir Rp1 triliun, capaian Kantah Surabaya II sekaligus memperlihatkan bahwa pengamanan aset bukan pekerjaan administratif semata. Di balik setiap sertipikat, ada upaya memastikan aset publik tetap menjadi milik publik. HUM/BOY

TAGGED: #ATR BPN, #BPN JATIM, #Eri Cahyadi, #Kantah Surabaya I, #Kantah Surabaya II, #Kejati Jatim, #Sertifikat, Aset Pemkot Surabaya, Kementerian ATR/BPN, PEMKOT SURABAYA, Pertanahan
Admin Rabu, 23 Sep 2026 Rabu, 23 Sep 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Suasana di lingkungan Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto.
KPK Sisir Kantah Mojokerto, Lima Jam Bongkar Jejak Kasus Suap HGB, Buntut OTT KPK di Kantah Bogor
Rabu, 23 Sep 2026
Suasana pembuatan paspor di arena Car Free Day (CFD) Gresik yang mendapat sambutan luar biasa warga sekitar.
Pasporia Kanim Tanjung Perak Jemput Bola, Warga Gresik Tak Perlu ke Surabaya
Selasa, 22 Sep 2026
Suasana di Bandara Soekarno Hatta yang mencakup Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di bawah kewenanhan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta
Wilayah Kerja Meluas, Imigrasi Soekarno-Hatta Perkuat Pengawasan WNA
Senin, 21 Sep 2026
Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid itu ternyata telah meninggalkan struktur kepengurusan DPP Partai Golkar sejak lebih dari enam bulan lalu,
Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar Sejak Enam Bulan Lalu, Status Kader Tetap Melekat
Minggu, 20 Sep 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Suasana di lingkungan Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto.

KPK Sisir Kantah Mojokerto, Lima Jam Bongkar Jejak Kasus Suap HGB, Buntut OTT KPK di Kantah Bogor

Rabu, 23 Sep 2026
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

KPK Telusuri Dugaan Setoran Jabatan di ATR/BPN, Tiga Ruang Dirjen Digeledah

Jumat, 18 Sep 2026
Fahd A Rafiq dan Kakantah Kabupaten Bogor, Sontang Coin Manurung (kanan) ketika digelandang petugas KPK.

Nama Nusron Wahid Terseret, 20 Koper Uang Ratusan Miliar Gegerkan OTT KPK

Rabu, 16 Sep 2026

Dari Diklatda ke Panggung Internasional, Dua Kader AMPG Jatim Ikuti Konsolidasi dengan Pemuda UMNO Malaysia

Minggu, 13 Sep 2026

BERITA POPULER

KDEI Taipei Jemput Bola ke Penghu, Perkuat Pelayanan dan Perlindungan WNI

KPK Telusuri Dugaan Setoran Jabatan di ATR/BPN, Tiga Ruang Dirjen Digeledah

Komisi Pemberantasan Korupsi Sasar Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, Jejak Aliran Uang HGB Diburu

Sekjen ATR/BPN Tegaskan Layanan Tak Boleh Lumpuh Pasca OTT Petinggi BPN oleh KPK

13 Tahun Tak Berhenti di Laboratorium, Riset Farmasi UNAIR Menjelma Empat Kosmetik Berizin BPOM

Berita Menarik Lainnya:

Suasana di lingkungan Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto.

KPK Sisir Kantah Mojokerto, Lima Jam Bongkar Jejak Kasus Suap HGB, Buntut OTT KPK di Kantah Bogor

Rabu, 23 Sep 2026
Suasana pembuatan paspor di arena Car Free Day (CFD) Gresik yang mendapat sambutan luar biasa warga sekitar.

Pasporia Kanim Tanjung Perak Jemput Bola, Warga Gresik Tak Perlu ke Surabaya

Selasa, 22 Sep 2026
Suasana di Bandara Soekarno Hatta yang mencakup Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di bawah kewenanhan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta

Wilayah Kerja Meluas, Imigrasi Soekarno-Hatta Perkuat Pengawasan WNA

Senin, 21 Sep 2026
Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid itu ternyata telah meninggalkan struktur kepengurusan DPP Partai Golkar sejak lebih dari enam bulan lalu,

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar Sejak Enam Bulan Lalu, Status Kader Tetap Melekat

Minggu, 20 Sep 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?