By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Waspadai Covid-19 Gelombang Ketiga di Lapas/ Rutan
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

Waspadai Covid-19 Gelombang Ketiga di Lapas/ Rutan

By Admin Minggu, 31 Okt 2021
Share
Kemenkumham Jatim
Kakanwil Kemenkumham Jatim Krismono.

SURABAYA, Slentingan.com – Salah satu tempat yang paling menderita saat pandemi COVID-19 gelombang kedua pada Juni-Agustus lalu adalah lapas/ rutan. Selain harus melakukan penanganan dengan sarpras minim, overkapasitas membuat protokol kesehatan mustahil dilakukan dengan ketat.

Untuk itu, Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono menyerukan kepada jajarannya agar mewaspadai potensi pandemi COVID-19 gelombang ketiga yang diperkirakan akan tiba pada Desember 2021-Januari 2022.

“Tentunya kami berharap gelombang ketiga COVID-19 itu tidak akan terjadi, karena akan sangat berat untuk lapas/ rutan jajaran,” ucap Krismono, Minggu (31/10/2021).

Harapan Krismono ini memang bukan tanpa alasan. Dia menceritakan bagaimana jajarannya, 39 lapas/ rutan di Jatim, harus berjibaku menyelamatkan nyawa warga binaan dan pegawai selama puncak gelombang kedua yang lalu.

Baca Juga:  Hiperhu: Aturan Baru Penarikan Royalti Bebani PeLaku Usaha

Menurutnya, pada gelombang kedua lalu, lapas/ rutan harus menambah blok isolasi khusus pasien COVID-19.

“Setiap lapas/ rutan harus menambah hingga dua kali lipat dari jumlah blok isolasi yang ada,” urainya.

Termasuk menyediakan blok khusus warga binaan manula. Karena para manula termasuk paling rentan tertular. Apalagi, lanjut Krismono, mayoritas memiliki komorbid.

“Selama ini yang meninggal karena COVID-19 di lapas/ rutan adalah warga binaan berumur 50 tahun ke atas,” jelasnya.

Perlu diketahui bahwa sejak Januari hingga 5 Oktober 2021, terakumulasi 1.206 warga binaa di Jatim terkonfirmasi COVID-19. Dari jumlah itu, 1.087 warga binaan dinyatakan telah selesai menjalani isolasi/ perawatan di RS. Sedangkan tingkat kematiannya masih dibawah 2% yaitu sebanyak 19 orang warga binaan. Kematian terbanyak terjadi saat pandemi gelombang kedua lalu.

Baca Juga:  Imigrasi Surabaya Sosialisasikan Aturan Baru Orang Asing di Masa Covid

“Jika keadaan warga binaan masih bisa terkendali, maka sebisa mungkin ditangani sendiri dengan penempatan di blok isolasi dan pemberian extra food seperti multivitamin dan susu,” ujarnya.

Sedangkan dari pegawai Kemenkumham di Jatim, dari sekitar 4.500 orang, 720 diantaranya terkonfirmasi COVID-19 selama 2021. Untuk itu, pihaknya berharap kejadian di gelombang kedua tidak terulang kembali. Di sisi lain, pihak Kemenkumham Jatim juga telah melakukan langkah-langkah pencegahan penyebaran dan penanganan COVID-19.

Diantaranya dengan mempercepat vaksinasi, isolasi bagi warga binaan baru di blok khusus hingga melakukan disinfeksi secara berkala. Untuk vaksinasi, saat ini hampir seluruh lapas/ rutan sudah 100%. Hanya beberapa warga binaan yang terkendala administrasi, namun sudah mendapatkan solusinya.

Baca Juga:  8 Napi Teroris Dibebaskan dari Lapas Jatim Sepanjang 2022

“Sementara ini kami hanya menerima tahanan yang statusnya A3 (tahanan pengadilan) saja, hal ini terbukti efektif menjaga tingkat overkapasitas dan menekan penyebaran COVID-19,” tuturnya. (hum/cak)

TAGGED: #dirjenpemasyarakatan, #kemenkumhamjatim, #kemenkumhamri, #krismono
Admin Minggu, 31 Okt 2021 Minggu, 31 Okt 2021
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, dari Fraksi Golkar.
Alarm Sampah Surabaya Menyala: DPRD Surabaya Ultimatum Pemkot, Sistem Lama Harus Ditinggalkan
Senin, 6 Apr 2026
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, saat meninjau Pasar Batu Permata Kayoon, Surabaya.
Kayoon Mau Disulap Jadi Ikon Wisata, Tapi Status Lahan Masih Abu-abu
Sabtu, 4 Apr 2026
Rotasi 78 Pejabat Pemkot, DPRD Surabaya: Jangan Sekadar Geser Kursi, Kinerja Harus Naik
Sabtu, 4 Apr 2026
Brigjenpol Yuldi Yusman
Era Yuldi Yusman: PNBP Imigrasi Pecah Rekor, Pelanggar Tak Diberi Ruang
Kamis, 2 Apr 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Brigjenpol Yuldi Yusman

Era Yuldi Yusman: PNBP Imigrasi Pecah Rekor, Pelanggar Tak Diberi Ruang

Kamis, 2 Apr 2026
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, didampingi Kakanwil Ditjen Imigrasi DK Jakarta Pamuji Rahardja dan Kakanim Soekarno-Hatta Galuh Priya Perdhana menggelar konferensi pers.

Imigrasi Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Dunia, Bukti Layanan RI Tak Lagi Kelas Dua

Selasa, 24 Mar 2026
Anggota DPD RI, dapil Jatim I Surabaya-Sidoarjo, Lia Istifhama.

Demokrasi Indonesia Disorot Alami “Slipping Down”, Senator Lia: Kembalikan Arah Demokrasi ke Nilai Pancasila

Minggu, 15 Mar 2026
Petugas imigrasi melayani pemohon paspor di salah satu kantor imigrasi di Jakarta.

Pengumuman Layanan Keimigrasian, Selama Libur dan Cuti Bersama Nyepi, Idulfitri 1447 H

Sabtu, 14 Mar 2026

BERITA POPULER

Wali Kota Eri Cahyadi Rotasi 78 Pejabat, Pastikan Kursi Diisi Pejabat yang Tepat

Era Yuldi Yusman: PNBP Imigrasi Pecah Rekor, Pelanggar Tak Diberi Ruang

Rotasi 78 Pejabat Pemkot, DPRD Surabaya: Jangan Sekadar Geser Kursi, Kinerja Harus Naik

Kayoon Mau Disulap Jadi Ikon Wisata, Tapi Status Lahan Masih Abu-abu

Alarm Sampah Surabaya Menyala: DPRD Surabaya Ultimatum Pemkot, Sistem Lama Harus Ditinggalkan

Berita Menarik Lainnya:

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, dari Fraksi Golkar.

Alarm Sampah Surabaya Menyala: DPRD Surabaya Ultimatum Pemkot, Sistem Lama Harus Ditinggalkan

Senin, 6 Apr 2026
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, saat meninjau Pasar Batu Permata Kayoon, Surabaya.

Kayoon Mau Disulap Jadi Ikon Wisata, Tapi Status Lahan Masih Abu-abu

Sabtu, 4 Apr 2026

Rotasi 78 Pejabat Pemkot, DPRD Surabaya: Jangan Sekadar Geser Kursi, Kinerja Harus Naik

Sabtu, 4 Apr 2026
Brigjenpol Yuldi Yusman

Era Yuldi Yusman: PNBP Imigrasi Pecah Rekor, Pelanggar Tak Diberi Ruang

Kamis, 2 Apr 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?