By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Salah Sebut Merek Tas, Adies  Kadir Viral, Berikut Rekam Jejaknya
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

Salah Sebut Merek Tas, Adies  Kadir Viral, Berikut Rekam Jejaknya

By Admin Sabtu, 27 Agu 2022
Share
Adies Kadir, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi Partai Golkar.

JAKARTA (Slentingan.com)
Politikus Partai Golkar, Adies Kadir mendadak namanya menjadi viral pasca salah menyebut nama merek tas terkenal asal Perancis, Hermes menjadi Herpes saat rapat dengar pendapat (RDP) antara Anggota Komisi III DPR RI dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Rabu (24/8/2022).

Sontak celetukan Wakil Ketua Komisi III DPR RI tersebut berhasil mengocok perut peserta RDP kala itu. Gara-gara salah menyebut nama tas Hermes, Adies Kadir sempat diperbincangkan oleh komunitas ibu-ibu. Bahkan potongan video salah penyebutan oleh Adies Kadir itu sempat dihumbui kata-kata ‘Bakal Diviral Emak-Emak Ini  Anggota DPR Salah Sebut Merek Tas’.

Dalam RDP itu, Adies sedang menyinggung gaya hidup mewah yang dimiliki oleh para anggota kepolisian. Gaya hidup mewah para istri anggota kepolisian juga tak lepas dari sindiran sosok politisi tersebut.

Baca Juga:  Adies Kadir: Kader MKGR Solid untuk Memenangkan Airlangga Hartarto

Sebab, ia mengamati bahwa istri para anggota kepolisian kerap memamerkan tas mewah mereka yang bermerek, salah satunya tas Hermes asal Perancis.

Lucunya, Adies entah salah atau sengaja menyebut merek tas Hermes tersebut menjadi tas Herpes.

“Kalau kita lihat juga perilaku istri-istrinya. Itu pakai tas Herpes itu,” ujar Adies.

Sontak saja celetukan itu sempat mengocok perut para peserta RDP. Rupanya, potongan video itu menjadi viral di kalangan emak-emak.

Diketahui, bahwa Adies merupakan sosok politisi dengan karier yang cukup mentereng dan kembali menjadi sorotan utama publik.

Berikut profil Adies Kadir:

Adies Kadir merupakan politisi kelahiran Pulau Kalimantan pada 17 Oktober 1968 di Balikpapan, Kalimantan Timur. Adies menikah dengan seorang perempuan bernama Lita Anastasia Pelita dan dikarunia dua orang anak.

Baca Juga:  Ketum MKGR: Golkar Menang, Airlangga Hartarto Presiden

Rekam jejak pendidikan

Dihimpun dari situs resmi DPR RI, Adies Kadir memiliki rekam jejak yang cukup beragam. Sebab, Adies sempat mengenyam pendidikan di disiplin ilmu teknik sebelum akhirnya melanjutkan studi di ilmu hukum.

Adies mengambil S1 Teknik Sipil Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (1987–1993) dan kemudian kembali mengambil S1 Hukum Universitas Merdeka (2000–2003).

Ia melanjutkan pendidikannya hingga tingkat S3, yakni dengan melanjutkan S2 di jurusan Ilmu Hukum Universitas Merdeka Malang (2006–2007)  dan kembali melanjutkan studinya di jurusan yang sama di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (2011–2017) untuk tingkat S3.

Terjun ke politik hingga jadi anggota DPR

Sebelum terjun ke dunia politik, Adies banyak berkiprah di sebuah kantir hukum yakni SMP Law Office sebagai managing partners, sebagaimana yang tertera dalam situs resmi DPR RI tersebut.

Baca Juga:  Pasca Lantik Pengurus Lampung, Adies Kadir Tegaskan Tugas MKGR untuk Memenangkan Airlangga Presiden

Bapak dua anak ini memutuskan untuk berkarier sebagai politisi dengan bergabung ke Partai Golongan Karya atau Golkar. Kariernya di politik semakin melejit ketika ia menjabat Wakil Ketua DPD Partai Golkar untuk masa jabatan 2004 – 2009.

Adies sempat terpilih menjadi anggota DPRD Kota Surabaya dan menjabat ketua Fraksi Golkar periode 2009-2014. Masih menjabat sebagai anggota DPRD Surabaya, ia sudah bersiap-siap melenggang ke Senayan. Saat itulah pada masa presiden SBY, Adies terpilih menjadi Anggota DPR RI sejak 1 Oktober 2014 dari daerah pemilihan Jawa Timur I Surabaya-Sidoarjo.

Adies lalu kembali terpilih menjadi anggota DPR RI pada periode kedua 2019-2024. Hingga hari ini, politisi dari Golkar tersebut masih menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI. (*/CAK)

TAGGED: #BHARADAE, #brigadirjosua, #FERDYSAMBO, #komisi3dprri, #ormasmkgr, #partaigolkar
Admin Selasa, 30 Agu 2022 Sabtu, 27 Agu 2022
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Ketua DPD Golkar Jawa Timur Ali Mufthi hadir dalam Rakerda Golkar Surabaya.
Sinyal Golkar untuk Arif Fathoni di Pilwali 2029, Konsolidasi dan Kursi Jadi Kunci
Minggu, 13 Sep 2026
Dari Diklatda ke Panggung Internasional, Dua Kader AMPG Jatim Ikuti Konsolidasi dengan Pemuda UMNO Malaysia
Minggu, 13 Sep 2026
Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia dikawal petugas usai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang.
Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Bantah Terima Uang, Tapi Akui Utang Rp11,5 Miliar untuk Pilkada
Minggu, 13 Sep 2026
Kantor Imigrasi Kepulauan Anambas dengan Kepala Kantor Ferry Khrisdiyanto.
Bukan Sekadar Ganti Papan Nama, Imigrasi Kepulauan Anambas Dituntut Makin Dekat dengan Masyarakat
Sabtu, 12 Sep 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dari Diklatda ke Panggung Internasional, Dua Kader AMPG Jatim Ikuti Konsolidasi dengan Pemuda UMNO Malaysia

Minggu, 13 Sep 2026
Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia dikawal petugas usai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang.

Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Bantah Terima Uang, Tapi Akui Utang Rp11,5 Miliar untuk Pilkada

Minggu, 13 Sep 2026
Kondisi di Bandara Internasional Juanda yang sedang mengalami penundaan keberangkatan pesawat karena kondisi erupsi anak Gunung Krakatau.

Erupsi Anak Krakatau Merembet ke Juanda, Penerbangan Dibatalkan hingga Ditunda

Minggu, 6 Sep 2026
Kepala KDEI Taipei Wahyu Wibosono mendukung penerbitan Surat Keputusan (SK) Tim Kerja sebagai langkah memperkuat koordinasi sekaligus memastikan perlindungan WNI berjalan lebih cepat dan terukur.

KDEI Taipei Perketat Deteksi Dini WNI Overstayer di Taiwan, Penanganan Dibagi 3 Fase

Sabtu, 5 Sep 2026

BERITA POPULER

Tak Semua Lolos! Diklatda AMPG Jatim Gugurkan 17 Kader, 113 Siap Hadapi 2029

Wuling Baru Bergerak Setelah Viral Korban Datangi Cak Ji, Ucapkan Terima Kasih

55 WN China Diamankan, Imigrasi Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Izin Tinggal di Proyek Data Center

BPN Jatim Soroti Aduan Masyarakat: Jangan Berhenti di Meja Laporan

BPN Jatim Jadi Kunci Pengamanan Aset Pemkot Surabaya Senilai Rp124 Miliar

Berita Menarik Lainnya:

Ketua DPD Golkar Jawa Timur Ali Mufthi hadir dalam Rakerda Golkar Surabaya.

Sinyal Golkar untuk Arif Fathoni di Pilwali 2029, Konsolidasi dan Kursi Jadi Kunci

Minggu, 13 Sep 2026

Dari Diklatda ke Panggung Internasional, Dua Kader AMPG Jatim Ikuti Konsolidasi dengan Pemuda UMNO Malaysia

Minggu, 13 Sep 2026
Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia dikawal petugas usai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang.

Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Bantah Terima Uang, Tapi Akui Utang Rp11,5 Miliar untuk Pilkada

Minggu, 13 Sep 2026
Kantor Imigrasi Kepulauan Anambas dengan Kepala Kantor Ferry Khrisdiyanto.

Bukan Sekadar Ganti Papan Nama, Imigrasi Kepulauan Anambas Dituntut Makin Dekat dengan Masyarakat

Sabtu, 12 Sep 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?