By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Saksi Bongkar Duit Kementan untuk Sunatan dan Ultah Keluarga SYL
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

Saksi Bongkar Duit Kementan untuk Sunatan dan Ultah Keluarga SYL

By Redaktur Selasa, 30 Apr 2024
Share
Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

JAKARTA, Slentingan.com – Ulah keluarga mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menguras duit Kementerian Pertanian (Kementan) saat SYL menjabat terus terungkap. SYL dan keluarganya menguras duit Kementan untuk keperluan makan, sunatan, hingga ulang tahun (ultah).

Hal tersebut terungkap dalam sidang kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi dengan terdakwa Syahrul Yasin Limpo, eks Sekjen Kementan Kasdi Subagyono, dan mantan Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan Muhammad Hatta di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin, 29 April 2024.

Salah satu saksi yang dihadirkan ialah Mantan Kasubag Pengadaan Biro Umum pada Kementerian Pertanian (Kementan), Abdul Hafidh. Dalam kesaksiannya, Hafidh mengatakan Kementan mengeluarkan duit untuk acara sunatan cucu SYL.

“Biaya sunatan dan ultah anaknya?” tanya hakim anggota, Ida Ayu Mustikawati, dalam persidangan.

Baca Juga:  Firli Bahuri: Penjelasan Polisi Tentang Jadwal Pemeriksaan Terbaru

“Iya, Yang Mulia,” jawab Hafidh.

Hafidh mengatakan acara sunatan itu untuk cucu SYL yang merupakan anak dari putra SYL, Kemal Redindo. Dia mengaku tak ingat umur dari cucu SYL tersebut.

“Sunatan siapa?” tanya hakim.

“Anaknya, Yang Mulia,” jawab Hafidh.

“Anaknya dari Kemal Redindo, umur berapa dia?” tanya hakim.

“Lupa, Yang Mulia,” jawab Hafidh.

Hafidh mengatakan Kementan juga mengeluarkan uang untuk acara ulang tahun anak Kemal Redindo. Hafidh mengaku tak ingat berapa nominal yang dikeluarkan untuk ulang tahun dan sunatan tersebut.

“Ini ultah anaknya ada berapa? Dan ada sunatan, saudara tahu persis?” tanya hakim.

“Iya ada dua, kalau yang sunatan tahu, Yang Mulia, cuma nominalnya lupa, Yang Mulia,” jawab Hafidh.

“Terus ultahnya?” tanya hakim.

Baca Juga:  Firli Bahuri Ajukan Gugatan Praperadilan Terbaru Terkait Kasus Pemerasan

“Ultahnya nominalnya lupa, Yang Mulia,” jawab Hafidh.

Hakim terus mencecar Hafidh soal berapa uang yang dikeluarkan Kementan untuk acara tersebut. Meski demikian, Hafidh mengaku tak ingat berapa uang yang dikeluarkan Kementan.

“Cukup lumayan, Yang Mulia,” jawab Hafidh.

“Lumayannya ada berapa Rp 100 (juta)? Rp 200 (juta)?” cecar hakim.

“Nggak sampai, Yang Mulia,” jawab Hafidh.

“Tidak sampai?” tanya hakim.

“Tidak sampai kalau nggak salah, Yang Mulia,” jawab Hafidh.

Beli Kacamata Istri SYL
Staf biro umum pengadaan Kementan, Muhammad Yunus, juga dihadirkan sebagai saksi. Dia mengatakan SYL menggunakan uang Kementan untuk membeli kacamata dirinya dan istri.

Awalnya, hakim bertanya mengenai pengeluaran apa saja yang digunakan SYL selama menjabat Kementan. Yunus mengatakan ada untuk keperluan ulang tahun SYL. Hakim ketua Rianto Adam Pontoh menggali lagi untuk apa saja uang Kementan itu.

Baca Juga:  IPW Laporkan Mantan Dirut Bank Jateng dan Ganjar Pranowo ke KPK

“Untuk pembelian?” tanya ketua majelis hakim Rianto Adam Pontoh.

“Kacamata,” jawab Yunus.

“Kacamata apa maksudnya?” tanya hakim.

“Kacamata Pak Menteri,” jawab Yunus.

Yunus mengaku tidak tahu kacamata jenis apa yang dibeli menggunakan duit dari Kementan. Dia mengatakan permintaan uang untuk kacamata itu disampaikan oleh mantan ajudan SYL, Panji Hartanto.

“Kacamata baca seperti ini atau kacamata

?” tanya hakim.

“Kurang paham, Yang Mulia,” jawab Yunus.

Yunus menyebut Kementan tak hanya mengeluarkan uang untuk pembelian kacamata SYL. Dia mengatakan Kementan juga mengeluarkan uang untuk pembelian kacamata istri SYL, Ayun Sri Harahap.

“Untuk siapa?” tanya hakim.

“Pak Menteri, pernah, untuk ibu juga pernah,” jawab Yunus. (hum/git)

TAGGED: gratifikasi, keluarga SYL, Kementan, Mantan Mentan, Pemerasan, sunatan, Syahrul Yasin Limpo, ultah
Redaktur Selasa, 30 Apr 2024 Selasa, 30 Apr 2024
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Suasana rapat koordinasi BPN Jatim dan Wali Kota Surabaya Er8 Cahyadi di ruang kerja wali kota.
BPN Jatim dan Pemkot Surabaya Perkuat Pengamanan Aset, Konsinyasi Pagesangan Dibahas
Jumat, 9 Okt 2026
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
13 Kepala Dinas Berganti dalam Setahun, Eri Cahyadi: Target Tak Tercapai, Jabatan Bisa Berganti
Kamis, 8 Okt 2026
Aktivitas pelayanan kapal di PT Terminal Teluk Lamong (TTL).
Lima Tahun Pascamerger, Teluk Lamong Dongkrak Arus Peti Kemas hingga 2,18 Juta TEUs
Kamis, 8 Okt 2026
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid
Nusron Wahid Mangkir Dipanggil KPK, Agenda Internal Kementerian ATR/BPN Jadi Alasan
Rabu, 7 Okt 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin

Selasa, 6 Okt 2026
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

Sabtu, 3 Okt 2026
18 menteri, wakil menteri, serta pejabat strategis negara dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026
Pegawai Kementerian ATR/BPN mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hantaru 2026.

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Rabu, 30 Sep 2026

BERITA POPULER

13 Tahun Askring Peduli Kantor Club, Bukan Pesta tapi Berbagi

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

DPRD Surabaya Ingatkan RHU: Jangan Lepas Tangan Jika Pelanggan Mabuk Picu Kecelakaan

Armuji Ultimatum Kader PDIP Surabaya: Main Proyek, Pungli, Pecat!

DPRD Surabaya Desak RHU Tak Lepas Tangan, Pengunjung Mabuk Harus Diawasi sampai Pulang

Berita Menarik Lainnya:

Suasana rapat koordinasi BPN Jatim dan Wali Kota Surabaya Er8 Cahyadi di ruang kerja wali kota.

BPN Jatim dan Pemkot Surabaya Perkuat Pengamanan Aset, Konsinyasi Pagesangan Dibahas

Jumat, 9 Okt 2026
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

13 Kepala Dinas Berganti dalam Setahun, Eri Cahyadi: Target Tak Tercapai, Jabatan Bisa Berganti

Kamis, 8 Okt 2026
Aktivitas pelayanan kapal di PT Terminal Teluk Lamong (TTL).

Lima Tahun Pascamerger, Teluk Lamong Dongkrak Arus Peti Kemas hingga 2,18 Juta TEUs

Kamis, 8 Okt 2026
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid

Nusron Wahid Mangkir Dipanggil KPK, Agenda Internal Kementerian ATR/BPN Jadi Alasan

Rabu, 7 Okt 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?