By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Armuji Sidak Gudang Insinerator Mangkrak, Fakta Lama Berujung Denda Rp104 Miliar
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Pemerintahan

Armuji Sidak Gudang Insinerator Mangkrak, Fakta Lama Berujung Denda Rp104 Miliar

By Redaktur Senin, 13 Apr 2026
Share
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, melakukan sidak ke gudang mesin pembakar sampah milik PT Unicomindo Perdana di kawasan Keputih, Kecamatan Sukolilo.
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, melakukan sidak ke gudang mesin pembakar sampah milik PT Unicomindo Perdana di kawasan Keputih, Kecamatan Sukolilo.

SURABAYA, Slentingan.com — Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang mesin pembakar sampah (insinerator) milik PT Unicomindo Perdana di kawasan Keputih, Kecamatan Sukolilo, Senin (13/4/2026).

Sidak tersebut dilakukan di tengah polemik kewajiban Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk membayar ganti rugi sebesar Rp104 miliar kepada PT Unicomindo Perdana.

Kewajiban itu muncul setelah Pemkot kalah dalam gugatan terkait proyek instalasi pengolahan sampah.

Dalam peninjauan tersebut, Armuji mendapati kondisi bangunan yang telah terbengkalai selama sekitar 25 tahun. Area gudang dipenuhi debu tebal, dengan sisa-sisa tumpukan sampah yang disebut terakhir dibiarkan sejak 2001.

Sejumlah peralatan insinerator terlihat rusak berat dan berkarat, serta tidak lagi dapat difungsikan. Kabel-kabel instalasi juga dalam kondisi rusak.

Baca Juga:  Wawali Armuji Pastikan Masyarakat dapat Pelayanan Kesehatan yang Dibutuhkan

“Sudah tidak bisa digunakan. Berkarat semua, kabel-kabelnya juga sudah rusak,” ujar Armuji di lokasi.

Ia juga menyoroti kondisi bangunan yang dinilai tidak terawat, dengan beberapa bagian dipenuhi semak belukar dan sarang laba-laba. Selain itu, struktur dan mesin yang telah mengalami kerusakan dinilai berpotensi membahayakan.

“Ini sudah rapuh, tentu mengkhawatirkan,” tambahnya.

Terkait persoalan hukum yang dihadapi Pemkot Surabaya, Armuji menegaskan perlunya kehati-hatian dalam mengambil langkah penyelesaian, mengingat kasus tersebut merupakan persoalan lama.

Sementara itu, penjaga gudang insinerator, Kusen (64), mengungkapkan bahwa dirinya menjaga lokasi tersebut tanpa menerima gaji. Ia melanjutkan peran ayahnya yang sebelumnya bekerja di tempat tersebut sejak 1986.

“Saya mulai menjaga sejak 2021, menggantikan bapak. Sudah lama kondisinya seperti ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Cak Ji Sebut Gagasan Ganjar Pranowo Selaras dengan Visi Presiden Joko Widodo

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Kusen mengaku bekerja sebagai tukang becak. Ia juga tinggal di area gudang tersebut.

Diketahui, kerja sama antara Pemkot Surabaya dan PT Unicomindo Perdana bermula pada 1989, pada masa Wali Kota Poernomo Kasidi, terkait pengelolaan sampah.

Namun, di tengah pelaksanaan kontrak, muncul pemeriksaan dari aparat penegak hukum terkait dugaan korupsi berupa mark-up anggaran. Hal itu mendorong Pemkot menghentikan pembayaran angsuran.

Akibat penghentian tersebut, Pemkot Surabaya dinyatakan wanprestasi dan kalah dalam proses hukum hingga tingkat kasasi.

Kepala Bagian Hukum Pemkot Surabaya, Sidharta Praditya Revienda Putra, menyatakan bahwa putusan perkara tersebut telah berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Meski demikian, Pemkot Surabaya menyatakan akan mengupayakan penyelesaian yang adil bagi kedua belah pihak, mengingat kasus tersebut merupakan persoalan yang telah berlangsung lama. HUM/BOY

Baca Juga:  Ini Harapan Wakil Wali Kota Armuji pada HUT Kota Surabaya Ke-731
TAGGED: #armuji, Insinerator, Kecamatan Sukolilo, Keputih., PT Unicomindo Perdana, Wakil Wali Kota Surabaya
Redaktur Senin, 13 Apr 2026 Senin, 13 Apr 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni
DPRD Surabaya Minta Penertiban Gudang Buah Tanjungsari Ditunda, Hindari Gesekan Massa
Sabtu, 24 Okt 2026
Petugas memeriksa dokumen milik FD, WN asal Syuria yang diduga bermaslah dengan kegiatan yang tidak sesuai dengan izin tinggal.
Diduga Manipulasi Data ITAS Investor, WNA Suriah di Juanda Masuk Detensi
Sabtu, 24 Okt 2026
Pengunjung yang dinyatakan positif narkoba pasca razia gabungan dikumpulkan dekat pintu masuk THM.
Club Station Basra Disorot, 17 Pengunjungnya Positif Narkoba saat Razia Gabungan
Kamis, 22 Okt 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji di rumah dinas.
Armuji Sentil Orang Tua ABH Kasus Kematian ZAA, Jangan Cuma Datang Sekali
Rabu, 21 Okt 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin

Selasa, 6 Okt 2026
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

Sabtu, 3 Okt 2026
18 menteri, wakil menteri, serta pejabat strategis negara dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026
Pegawai Kementerian ATR/BPN mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hantaru 2026.

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Rabu, 30 Sep 2026

BERITA POPULER

477 Reklame Liar Ditertibkan, DPRD Surabaya Soroti Pengawasan dan Target Pajak

Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Gandeng BEM, Bahas Narkoba hingga Minuman Keras

Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH

Club Station Basra Disorot, 17 Pengunjungnya Positif Narkoba saat Razia Gabungan

Berita Menarik Lainnya:

Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni

DPRD Surabaya Minta Penertiban Gudang Buah Tanjungsari Ditunda, Hindari Gesekan Massa

Sabtu, 24 Okt 2026
Petugas memeriksa dokumen milik FD, WN asal Syuria yang diduga bermaslah dengan kegiatan yang tidak sesuai dengan izin tinggal.

Diduga Manipulasi Data ITAS Investor, WNA Suriah di Juanda Masuk Detensi

Sabtu, 24 Okt 2026
Pengunjung yang dinyatakan positif narkoba pasca razia gabungan dikumpulkan dekat pintu masuk THM.

Club Station Basra Disorot, 17 Pengunjungnya Positif Narkoba saat Razia Gabungan

Kamis, 22 Okt 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji di rumah dinas.

Armuji Sentil Orang Tua ABH Kasus Kematian ZAA, Jangan Cuma Datang Sekali

Rabu, 21 Okt 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?