By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: 2 Kali Narkoba Hendak Diselundupkan ke Rutan Medaeng, Modus Sabu Disisipkan dalam Makanan
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Pemasyarakatan

2 Kali Narkoba Hendak Diselundupkan ke Rutan Medaeng, Modus Sabu Disisipkan dalam Makanan

By Admin Kamis, 10 Sep 2026
Share
Kepala Rutan Kelas I Surabaya Tristiantoro Adi Wibowo
Kepala Rutan Kelas I Surabaya Tristiantoro Adi Wibowo

SURABAYA, Slentingan.com – Rutan Kelas I Surabaya atau Rutan Medaeng tak memberi ruang bagi narkoba untuk menembus tembok pengamanan. Sepanjang September 2026, petugas bahkan dua kali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika ke dalam lingkungan rutan.

Angka tersebut menjadi sinyal bahwa ancaman peredaran barang terlarang di balik tembok rutan masih nyata. Para penyelundup pun terus mencari celah dengan menggunakan berbagai modus untuk mengelabui petugas.

Namun, upaya itu tak selalu berakhir mulus. Salah satu kasus terbaru terungkap saat seorang perempuan berinisial SA, warga Sumenep, Madura, datang untuk membesuk suaminya yang menjalani masa pidana di Rutan Medaeng.

SA diduga mencoba membawa enam paket berisi sabu dengan cara menyamarkannya di dalam makanan. Paket tersebut diselipkan pada sejumlah makanan yang dibawanya, mulai dari masakan bumbu bali, tahu, telur hingga ikan tongkol.

Baca Juga:  Foto Ivan Sugiamto Keluyuran di Coffe Shop, Kasi Intelijen: Masih Kita Tahan di Rutan Medaeng

Modus tersebut nyaris menjadikan makanan sebagai jalur masuk narkoba ke dalam rutan. Beruntung, kejelian petugas di Pos Pintu Pengamanan Utama (P2U) berhasil membongkar upaya tersebut sebelum barang haram itu masuk lebih jauh.

Petugas berinisial RAP menjadi salah satu kunci terbongkarnya penyelundupan tersebut. Kecurigaan terhadap barang bawaan dan gerak-gerik pengunjung berujung pada pemeriksaan lebih lanjut hingga ditemukan paket yang diduga narkotika.

Kepala Rutan Kelas I Surabaya Tristiantoro Adi Wibowo menegaskan, pengamanan tidak boleh berhenti pada pemeriksaan administratif. Setiap barang dan pengunjung yang masuk menjadi bagian dari sistem pengawasan untuk memastikan tidak ada celah bagi narkotika maupun barang berbahaya lainnya.

Menurutnya, Rutan Medaeng telah memperkuat pemeriksaan dengan dukungan teknologi berupa X-Ray dan body scanner pada layanan kunjungan.

Baca Juga:  Imigrasi Semarang Sambut Rombongan Mudik Bersama Kemenimipas 2025

“Penggunaan alat tersebut bertujuan membantu petugas mendeteksi barang atau benda yang berpotensi membahayakan keamanan dan ketertiban,” ujar Tristiantoro.

Teknologi, lanjut dia, bukan satu-satunya benteng. Pemeriksaan manual tetap dilakukan sebagai bagian dari sistem pengamanan berlapis.

Langkah tersebut untuk mengantisipasi masuknya narkotika, alat komunikasi ilegal, senjata, benda tajam maupun berbagai barang lain yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban rutan.

Pengawasan juga tidak berhenti di pintu masuk. Petugas secara rutin maupun insidentil melakukan razia dan penggeledahan terhadap blok serta kamar hunian warga binaan.

Pola ini menjadi bagian dari deteksi dini untuk memutus potensi peredaran barang terlarang dari luar maupun yang sudah berada di dalam rutan.

Baca Juga:  Rutan Surabaya Teken Pakta Integritas, Bentuk Nyata Jalankan Tusi Berintegrasi Tinggi

Data yang ada menunjukkan, dua kali penggagalan penyelundupan narkotika sepanjang September 2026 membuat catatan Rutan Medaeng semakin mendekati jumlah penggagalan selama 2025 yang tercatat tiga kasus.

Kondisi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa upaya memasukkan narkotika ke dalam rutan bukan persoalan yang bisa dianggap sepele. Modus penyelundupan bahkan dapat menyasar barang-barang yang sekilas terlihat biasa, termasuk makanan untuk warga binaan.

Tristiantoro menegaskan, kewaspadaan petugas menjadi garis depan dalam menutup setiap kemungkinan celah penyelundupan.

“Upaya pencegahan dan deteksi dini terus dilakukan secara konsisten sebagai bagian dari komitmen mewujudkan pengamanan yang optimal, efektif, dan sesuai ketentuan,” pungkasnya. HUM/BAD

TAGGED: #Ditjen Pemasyarakatan, #Rutan Medaeng, Kemenimipas, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo
Admin Kamis, 10 Sep 2026 Kamis, 10 Sep 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni
DPRD Surabaya Minta Penertiban Gudang Buah Tanjungsari Ditunda, Hindari Gesekan Massa
Sabtu, 24 Okt 2026
Petugas memeriksa dokumen milik FD, WN asal Syuria yang diduga bermaslah dengan kegiatan yang tidak sesuai dengan izin tinggal.
Diduga Manipulasi Data ITAS Investor, WNA Suriah di Juanda Masuk Detensi
Sabtu, 24 Okt 2026
Pengunjung yang dinyatakan positif narkoba pasca razia gabungan dikumpulkan dekat pintu masuk THM.
Club Station Basra Disorot, 17 Pengunjungnya Positif Narkoba saat Razia Gabungan
Kamis, 22 Okt 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji di rumah dinas.
Armuji Sentil Orang Tua ABH Kasus Kematian ZAA, Jangan Cuma Datang Sekali
Rabu, 21 Okt 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin

Selasa, 6 Okt 2026
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

Sabtu, 3 Okt 2026
18 menteri, wakil menteri, serta pejabat strategis negara dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026
Pegawai Kementerian ATR/BPN mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hantaru 2026.

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Rabu, 30 Sep 2026

BERITA POPULER

Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Gandeng BEM, Bahas Narkoba hingga Minuman Keras

477 Reklame Liar Ditertibkan, DPRD Surabaya Soroti Pengawasan dan Target Pajak

Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH

Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa

Berita Menarik Lainnya:

Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni

DPRD Surabaya Minta Penertiban Gudang Buah Tanjungsari Ditunda, Hindari Gesekan Massa

Sabtu, 24 Okt 2026
Petugas memeriksa dokumen milik FD, WN asal Syuria yang diduga bermaslah dengan kegiatan yang tidak sesuai dengan izin tinggal.

Diduga Manipulasi Data ITAS Investor, WNA Suriah di Juanda Masuk Detensi

Sabtu, 24 Okt 2026
Pengunjung yang dinyatakan positif narkoba pasca razia gabungan dikumpulkan dekat pintu masuk THM.

Club Station Basra Disorot, 17 Pengunjungnya Positif Narkoba saat Razia Gabungan

Kamis, 22 Okt 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji di rumah dinas.

Armuji Sentil Orang Tua ABH Kasus Kematian ZAA, Jangan Cuma Datang Sekali

Rabu, 21 Okt 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?