By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Ribuan Jukir Kepung Balai Kota Surabaya, Tuntut 70 Persen Bagi Hasil dan Setoran Ganda Dihapus
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Pemerintahan

Ribuan Jukir Kepung Balai Kota Surabaya, Tuntut 70 Persen Bagi Hasil dan Setoran Ganda Dihapus

By Admin Senin, 31 Agu 2026
Share
Para juru parkir (jukir) menggelar demo dengan mengepung Balai Kota Surabaya.
Para juru parkir (jukir) menggelar demo dengan mengepung Balai Kota Surabaya.

SURABAYA, Slentingan.com – Ribuan juru parkir (jukir) yang tergabung dalam Paguyuban Juru Parkir Surabaya (PJS) mengepung Balai Kota Surabaya, Senin (31/8/2026).

Mereka datang bukan sekadar menyampaikan keluhan, tetapi menuntut perombakan sistem pengelolaan parkir yang dinilai belum berpihak kepada jukir.

Sejak sekitar pukul 09.00 WIB, massa memadati gerbang timur Balai Kota. Spanduk, bendera, dan mobil orasi dikerahkan untuk menyuarakan tuntutan kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Ada sejumlah persoalan yang dibawa PJS. Mulai bagi hasil pendapatan parkir, setoran ganda, penerapan pembayaran non-tunai, hingga perlindungan jukir terhadap risiko kehilangan kendaraan.

Ketua PJS Izul Fikri menyebut sekitar 1.000 jukir ikut dalam aksi tersebut. Bahkan, sekitar 90 persen jukir yang bertugas di Tempat Parkir Tepi Jalan Umum (TJU) disebut turut turun ke Balai Kota.

Baca Juga:  Kota Surabaya dan Prancis Sepakat Jalin Sister City di Bidang Pendidikan

“Sekitar seribu jukir yang ikut. Kurang lebih 90 persen TJU ikut dalam aksi hari ini,” ujar Izul.

Tuntutan paling mencolok adalah soal bagi hasil 70 persen untuk jukir. PJS meminta Pemkot Surabaya mengubah skema pembagian pendapatan sehingga porsi yang diterima jukir lebih besar.

Tak kalah krusial, PJS mendesak setoran ganda dihentikan. Para jukir mempertanyakan sistem yang mengharuskan mereka menerima pembayaran non-tunai dari masyarakat, tetapi tetap diwajibkan menyerahkan setoran dalam bentuk uang tunai dengan sistem target.

Menurut mereka, skema tersebut membuat jukir berada dalam posisi sulit. Transaksi masyarakat tercatat secara non-tunai, tetapi kewajiban setoran tetap harus dipenuhi menggunakan uang tunai. Padahal, pendapatan parkir setiap hari tidak selalu sama.

Baca Juga:  Solusi Atasi Banjir Rob, DPRD Surabaya Usulkan Pembangunan Tanggul Laut Romokalisari-Gunung Anyar

“Intinya tuntutan kami, bagi hasil 70 persen untuk juru parkir, tidak ada setoran ganda. Jukir dituntut menerima non-tunai, tetapi sore hari tetap diwajibkan membayar tunai dengan sistem target,” tegas Izul.

PJS menilai digitalisasi parkir jangan hanya dibebankan kepada jukir dan pengguna jasa. Sistem pembayaran non-tunai harus diikuti mekanisme setoran yang transparan, terukur, dan tidak menempatkan jukir sebagai pihak yang harus menutup kekurangan target dari kantong sendiri.

Tuntutan mereka juga menyentuh persoalan perlindungan kendaraan. PJS meminta Pemkot Surabaya memberikan kejelasan mengenai tanggung jawab atas risiko kehilangan kendaraan di lokasi parkir, termasuk kemungkinan penerapan skema asuransi atau bentuk perlindungan lainnya.

Hingga sekitar pukul 12.00 WIB, perwakilan PJS yang telah berada di lingkungan Balai Kota belum bertemu langsung dengan Wali Kota Eri Cahyadi. Massa pun memilih bertahan.

Baca Juga:  Festival Ludruk Surabaya 2026 Dorong Regenerasi Seniman dan Pelestarian Budaya

Mereka menegaskan tidak ingin sekadar ditemui perwakilan. PJS meminta tuntutan mereka didengar langsung oleh wali kota. Bahkan, massa mengancam memperpanjang aksi jika Eri tak kunjung menemui mereka.

“Kalau tidak ditemui, kita bermalam di sini. Kalau tidak ditemui (Eri Cahyadi), kita datangi rumah wali kota,” ujar salah satu orator.

Hingga siang, massa masih bertahan di sekitar Balai Kota. Aksi ini menjadi sinyal keras bahwa persoalan parkir Surabaya bukan lagi sekadar urusan pungutan di pinggir jalan.

Tetapi telah bergeser menjadi tuntutan transparansi, keadilan pembagian pendapatan, dan kepastian perlindungan bagi ribuan jukir. HUM/BOY

TAGGED: #Eri Cahyadi, #surabaya, Balai Kota Surabaya, Dishub Surabaya, Jukir, Paguyuban Juru Parkir Surabaya
Admin Senin, 31 Agu 2026 Senin, 31 Agu 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Imigrasi mencapai Rp 8,68 triliun atau 101,88 persen dari target pemerintah sepanjang 2026.
Baru Pertengahan Oktober, PNBP Imigrasi Tembus Rp 8,68 Triliun! Target 2026 Terlampaui, 5.310 WNA Dideportasi
Rabu, 14 Okt 2026
Achmad Hidayat dan sejumlah kader PDI-P Surabaya menunjukkan KTA Partai Solidaritas Indonesia.
Usai Dipecat PDI-P, Achmad Hidayat Sebut Pengurus DPC Ikut Gabung PSI
Senin, 12 Okt 2026
Penampilan ludruk modern versi Komunitas Tombo Ati, Jombang.
Festival Ludruk Surabaya 2026 Dorong Regenerasi Seniman dan Pelestarian Budaya
Minggu, 11 Okt 2026
Mourin Chienci Lintong saat hadir dalam kegiatan hearing oleh Komisi B DPRD Surabaya pada bulan Juli lalu.
Arisan Meow Rugikan Korban Rp 3,5 Miliar, Mourin Dilaporkan ke Polda Jatim, Transfer Rp 2,725 Miliar Disorot
Sabtu, 10 Okt 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin

Selasa, 6 Okt 2026
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

Sabtu, 3 Okt 2026
18 menteri, wakil menteri, serta pejabat strategis negara dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026
Pegawai Kementerian ATR/BPN mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hantaru 2026.

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Rabu, 30 Sep 2026

BERITA POPULER

BPN Jatim dan Pemkot Surabaya Perkuat Pengamanan Aset, Konsinyasi Pagesangan Dibahas

Festival Ludruk Surabaya 2026 Dorong Regenerasi Seniman dan Pelestarian Budaya

Arisan Meow Rugikan Korban Rp 3,5 Miliar, Mourin Dilaporkan ke Polda Jatim, Transfer Rp 2,725 Miliar Disorot

Usai Dipecat PDI-P, Achmad Hidayat Sebut Pengurus DPC Ikut Gabung PSI

Baru Pertengahan Oktober, PNBP Imigrasi Tembus Rp 8,68 Triliun! Target 2026 Terlampaui, 5.310 WNA Dideportasi

Berita Menarik Lainnya:

Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Imigrasi mencapai Rp 8,68 triliun atau 101,88 persen dari target pemerintah sepanjang 2026.

Baru Pertengahan Oktober, PNBP Imigrasi Tembus Rp 8,68 Triliun! Target 2026 Terlampaui, 5.310 WNA Dideportasi

Rabu, 14 Okt 2026
Achmad Hidayat dan sejumlah kader PDI-P Surabaya menunjukkan KTA Partai Solidaritas Indonesia.

Usai Dipecat PDI-P, Achmad Hidayat Sebut Pengurus DPC Ikut Gabung PSI

Senin, 12 Okt 2026
Penampilan ludruk modern versi Komunitas Tombo Ati, Jombang.

Festival Ludruk Surabaya 2026 Dorong Regenerasi Seniman dan Pelestarian Budaya

Minggu, 11 Okt 2026
Mourin Chienci Lintong saat hadir dalam kegiatan hearing oleh Komisi B DPRD Surabaya pada bulan Juli lalu.

Arisan Meow Rugikan Korban Rp 3,5 Miliar, Mourin Dilaporkan ke Polda Jatim, Transfer Rp 2,725 Miliar Disorot

Sabtu, 10 Okt 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?