By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Wali Kota Eri Beri Penghargaan Pada PT Susanti Megah Jasa Orang Tua Asuh Anak Stunting Surabaya
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

Wali Kota Eri Beri Penghargaan Pada PT Susanti Megah Jasa Orang Tua Asuh Anak Stunting Surabaya

By Admin Jumat, 17 Feb 2023
Share
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Direktur Utama PT Susanti Megah Hermawan Santoso.

SURABAYA, Slentingan.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan penghargaan kepada Direktur Utama PT Susanti Megah Hermawan Santoso atas jasanya menjadi pelopor orang tua asuh bagi anak-anak stunting yang ada di wilayah Kecamatan Asemrowo, Surabaya.

Prosesi penyerahan penghargaan itu diberikan langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan diterima langsung oleh Hermawan di kantornya, Jalan Dupak Rukun, Kecamatan Asemrowo, Surabaya, Jumat (17/2/2023).

Pada kesempatan itu, Wali Kota Eri mengaku sangat bangga dan bahagia tinggal di Kota Surabaya, karena Surabaya ini menjalankan ajaran-ajaran dan nilai-nilai Pancasila yang sudah dibuat dan dipikirkan oleh Presiden Pertama Indonesia, Soekarno atau Bung Karno.

Bahkan, salah satu tujuan dari pemerintah seperti yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo bagaimana bisa menggerakkan gotong royong untuk menyelesaikan masalah di negara ini yang salah satu masalah utamanya adalah stunting juga bisa diatasi dengan perlahan di Surabaya.

“Kenapa stunting, kerena kita harus menyiapkan kader-kader bangsa ini, kader kota ini menjadi kader yang sehat, sehingga sejak dini harus disiapkan kemampuan lahiriyah maupun batiniyahnya, dan ternyata di Surabaya ini sungguh sangat luar biasa,” kata Wali Kota Eri.

Salah satu buktinya adalah warga Surabaya yang mampu membantu yang tidak mampu dan yang kuat membantu yang lemah. Ia juga mengakui bahwa Pemkot Surabaya tidak bisa bekerja sendirian, namun butuh dukungan dan bantuan dari seluruh warga Kota Surabaya.

Baca Juga:  Pelayanan Dalam Satu Genggaman, PDAM Luncurkan Aplikasi CIS

“Bahkan, saya sudah sampaikan kepada teman-teman pemkot, kekuatan apapun pemerintahannya, tidak akan mampu menyelesaikan sebuah masalah tanpa adanya kerjasama dengan semua pihak yang ada di Surabaya, karena alasan itulah akhirnya muncul orang tua asuh,” kata dia.

Di samping itu, Wali Kota Eri memastikan bahwa setiap agama, terutama agama islam ada kewajiban untuk mengeluarkan zakat 2,5 persen ketika memiliki harta. Bahkan, selaku makhluk beragama, pasti akan terketuk hatinya untuk membantu apabila di sekitarnya melihat masih ada orang yang kesusahan.

“Nah, pemerintah tugasnya memastikan zakat yang diberikan oleh orang yang mampu itu tepat sasaran, dan salah satunya menjadi orang tua asuh. Hal itulah yang saat ini dicontohkan dan dilakukan oleh PT Susanti Megah yang membantu anak stunting di wilayah Kecamatan Asemrowo,” katanya.

Selain itu, Wali Kota Eri juga menjelaskan bahwa ingin membangun Surabaya ini dengan berlandaskan pancasila. Kalau sila ke-1 sampai ke-5 diperas, maka sebenarnya arti dari pancasila itu adalah gotong royong dan guyub rukun.

Karenanya, ajaran itu harus terus ditanamkan di dalam hati warga Surabaya, sehingga di Surabaya ini tidak hanya lisannya saja yang digerakkan untuk mengucapkan pancasila, namun juga kehidupannya harus juga bernafaskan pancasila.

Baca Juga:  Sangkal Kenaikan Covid-19, Pemkot Surabaya Upayakan Vaksin Booster Jadi Proteksi Bagi Warga

“Sekali lagi hari ini kita diberikan contoh oleh PT Susanti Megah bahwa kehidupan pancasila dengan gotong royongnya ditunjukkan dengan membantu antar sesama. Saya berharap perusahaan yang lain juga bisa mencontoh PT Susanti Megah ini, kalau semua perusahaan di Surabaya bisa seperti mereka ini, maka saya yakin Surabaya ini akan sejahtera,” tegasnya.

Karena kebaikan itulah, akhirnya Wali Kota Eri memohon izin untuk memberikan sebuah penghargaan kepada Hermawan dan PT Susanti Megah. Meskipun sebenarnya, penghargaan yang hanya berupa selembar kertas itu diakuinya tidak ada artinya jika dibandingkan dengan kebaikan PT Susanti Megah dalam membantu warga Surabaya.

“Dengan kerendahan hati, saya ingin memberikan penghargaan ini kepada njenengan (Anda). Saya akan menjadi saksi sampai kapan pun untuk mewakili seluruh warga Surabaya bahwa Pak Hermawan dengan PT Susanti Megah sudah membangun Surabaya dengan hati, sudah membantu warga Surabaya dengan hati. Semoga perusahaan lainnya juga terbuka hatinya setelah melihat kebaikan Pak Hermawan ini,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Susanti Megah Hermawan Santoso mengatakan bahwa sebetulnya program anak asuh itu sudah dimulainya sejak tahun lalu.

Baca Juga:  Stadion GBT Belum Siap Pakai, Pemkot dan Kabid Disbudporapar Minta Maaf Pada Manajemen Persebaya

Kala itu, Ketua TP PKK Surabaya yang sekaligus Bunda PAUD Surabaya Rini Indriyani Eri Cahyadi datang ke tempat tersebut untuk menyerahkan bantuan kepada anak-anak stunting juga.

“Waktu itu saya bilang, kalau kita bisa berbuat baik, kenapa harus ditunda-tunda dan ditunggu-tunggu, ya sudah jalan saja,” katanya.

Selanjutnya, pada akhir tahun lalu, Camat Asemrowo menyampaikan bahwa di wilayahnya masih ada 19 anak stunting dan menawarkan kepada dirinya untuk menjadi orang tua asuh. Setelah dilihat ternyata sudah tersisa 19 anak, padahal awalnya ada 50 anak dan terus turun menjadi 30 anak.

“Saat itu saya berpikir, ini sudah turun menjadi 19 anak, kalau dibantu semuanya berarti Asemrowo ini akan bebas dari stunting. Akhirnya saya bilang kepada Pak Camat, saya borong semuanya saja Pak Camat,” katanya sambil disambut tepuk tangan oleh Wali Kota Eri dan hadirin.

Oleh karena itu, pada saat menyanggupi tawaran itu, ia mengaku tidak pernah berpikir nanti bakal mendapatkan penghargaan sebagai pelopor orang tua asuh dan sebagainya. Ia hanya berpikir ingin saling membantu, karena lebih baik membantu daripada bermusuhan.

“Mudah-mudahan dengan bantuan ini bisa terangkat semuanya, sehingga Asemrowo ini bisa terbebas dan tidak ada lagi anak-anak stunting,” pungkasnya. (GIT/NIK)

TAGGED: #pemkotsurabaya, #PTSusantiMegah, #StuntingAnakSurabaya, #WALIKOTASURABAYA
Admin Jumat, 17 Feb 2023 Jumat, 17 Feb 2023
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama perwakilan BEM se-Jawa Timur
Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Gandeng BEM, Bahas Narkoba hingga Minuman Keras
Selasa, 20 Okt 2026
Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Enny Minarsih.
477 Reklame Liar Ditertibkan, DPRD Surabaya Soroti Pengawasan dan Target Pajak
Selasa, 20 Okt 2026
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi prihatin dengan kejadian perundungan pada anak berujung kematian.
Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban
Senin, 19 Okt 2026
Kapolrestabes Surabaya memberikan keterangan terkait kasus dugaan bullying yang menyebabkan anak penyandang Down Syndrome meninggal
Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH
Senin, 19 Okt 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin

Selasa, 6 Okt 2026
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

Sabtu, 3 Okt 2026
18 menteri, wakil menteri, serta pejabat strategis negara dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026
Pegawai Kementerian ATR/BPN mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hantaru 2026.

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Rabu, 30 Sep 2026

BERITA POPULER

Aksara Jawa Terancam Dilupakan, Paguyuban Dorong Masuk Kurikulum Sekolah

Tiba di Indonesia, Penumpang Asing Bisa Akses Tiket Whoosh dari All Indonesia

17.597 Penindakan hingga September, Imigrasi Perketat Pengawasan Digital

Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa

Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH

Berita Menarik Lainnya:

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama perwakilan BEM se-Jawa Timur

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Gandeng BEM, Bahas Narkoba hingga Minuman Keras

Selasa, 20 Okt 2026
Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Enny Minarsih.

477 Reklame Liar Ditertibkan, DPRD Surabaya Soroti Pengawasan dan Target Pajak

Selasa, 20 Okt 2026
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi prihatin dengan kejadian perundungan pada anak berujung kematian.

Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban

Senin, 19 Okt 2026
Kapolrestabes Surabaya memberikan keterangan terkait kasus dugaan bullying yang menyebabkan anak penyandang Down Syndrome meninggal

Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH

Senin, 19 Okt 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?