By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Prihatin Kota Surabaya Masih Ada Anak Putus Sekolah
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

Prihatin Kota Surabaya Masih Ada Anak Putus Sekolah

By Admin Rabu, 12 Jul 2023
Share
Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti.

Surabaya – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti, bertekad mengentaskan Kota Surabaya harus zero anak putus sekolah. Reni trenyuh jika melihat jika Surabaya masih saja ada anak yang putuh sekolah. Ia sangat berharap hal iotu tidak tyerjadi lagi di Kota Pahlawan ini.

Seperti kondisi yang dialami oleh seorang ibu warga miskin di Jalan Lontar, Kecamatan Sambikerep, yang menangis meratapi nasib anaknya tidak bisa sekolah lantaran terbentur biaya yang tinggi.

“Surabaya sebagai kota dunia yang maju, humanis, dan berkelanjutan ini seharusnya tidak ada lagi anak yang putus sekolah. Kami akan mendorong Surabaya zero anak putus sekolah,” ungkap Reni Astuti, Selasa (11/7).

Fenomena putus sekolah itu kerap ditemui Reni setiap tahun ajaran baru. Reni khawatir, di tempat lain masih ada anak-anak dengan nasib serupa. Sebab, daya tampung sekolah negeri tak cukup banyak. Misalnya, lulusan SD terdapat 40.000 siswa, sementara daya tampung SMP Negeri hanya 20.000.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Dorong Pembatasan Konsumsi Mihol Demi Menghindari Dampak Buruk

“Di Kota yang sebesar dan semaju ini, masih saja ada anak putus sekolah. Sesuai amanah konstitusi UUD 1945 bahwa fakir miskin dan anak telantar dipelihara negara,” ujar Reni.

Maka dari itu, alumnus Institut Teknologi Sepuluh November ini terus bergerilya turun ke masyarakat untuk menindaklanjuti laporan warga bahwa terdapat anak putus sekolah.

Salah satunya Reni langsung mendatangi ke rumah Khusnul Afwar di Jalan Lontar. Kedatangan Reni disambut haru oleh Khusnul Afwar, istri, dan anaknya. Anak Khusnul Afwar harusnya kini sudah naik kelas XII SMA. Namun, biaya dan kondisi ekonomi memaksanya putus sekolah sejak dua tahun lalu.

Rumah Khusnul Afwar begitu sederhana. Tak ada perabot bagus, elektronik mahal pun tak terlihat. Afwar hanya pekerja serabutan, sedangkan istrinya membuka toko jajanan kecil-kecilan yang modalnya didapat dari hasil meminjam bank keliling.

“Terpaksa putus sekolah karena kondisi ekonomi, Bu. Anak saya tidak diterima di SMA negeri. Untuk ke swasta, kami tak mampu. Kebutuhan sehari-hari saja kami tak selalu bisa mencukupi,” ungkap Afwar.

Baca Juga:  Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya: Mendukung Gibran sebagai Cawapres 2024 Adalah Kewajiban

Berbeda tempat namun kondisi yang sama. Reni juga sempat mendatangi warga Bulak Banteng pada 10 Juni.

Di sana, terdapat keluarga yang keempat anaknya terpaksa putus sekolah karena kemiskinan ekstrem. Di sana, Reni melihat kondisi rumah yang hanya 2 x 3 meter, hanya satu petak untuk ruang tamu, tempat tidur, dan dapur.

Reni melanjutkan, zero putus sekolah harus terwujud di Surabaya. Terlebih, Kota Surabaya memiliki visi besar. Yakni, Gotong Royong menuju Surabaya Kota Dunia yang Maju, Humanis, dan Berkelanjutan.

“Dengan visi besar itu, jika masih ada anak putus sekolah, maka sangat ironis. Itu tentu tidak humanis,” ungkapnya.

Soal pendidikan, sudah tercantum dalam Perda No 16 tahun 2012 tentang Penyelenggaran Pendidikan di Surabaya yang wajib belajar 12 tahun.

Lewat perda itu, Pemkot Surabaya memiliki kewajiban untuk memperhatikan pendidikan anak-anak. Meski tingkat SMA dan SMK dikelola Pemprov Jatim, namun Pemkot Surabaya masih punya tanggung jawab.

Baca Juga:  Renovasi Ribuan Balai RW, Komisi A DPRD Surabaya Tuding Pemkot Tak Transparan

Reni mengakui bahwa pemkot sudah menunjukkan atensinya pada anak tingkat SMA atau SMK. Mereka yang berasal dari keluarga miskin, diberikan bantuan beasiswa Pemuda Tangguh. Pemkot menyalurkan bantuan Rp 200 ribu per bulan serta seragam dan sepatu. Bantuan itu berasal dari APBD Kota Surabaya.

“Tapi kalau untuk sekolah swasta masih ada biaya lain yang tidak bisa tercukupi dengan bantuan Rp 200 ribu itu. Hal inilah yang menyulitkan warga miskin untuk bisa memberikan pendidikan berkualitas pada anak-anaknya,” ungkap Reni.

Reni mengatakan, ke depan ia tak ingin ada air mata ibu-ibu yang mengalir karena melihat anaknya tak mampu melanjutkan sekolah.

Reni ingin seluruh warga mendapatkan jaminan pendidikan. Dengan begitu, kehidupan mereka juga makin berkualitas. Visi Surabaya untuk menjadi kota dunia pun dapat terwujudkan. (nin/boy)

TAGGED: Anak Putus Sekolah, Diknas Surabaya, DPRD Kota Surabaya
Admin Rabu, 12 Jul 2023 Rabu, 12 Jul 2023
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Penampilan kreasi anak-anak dari warga Bulak Rukem Timur I-N, Surabaya.
Tirakatan Kemerdekaan di Bulak Rukem Timur: Dari Khidmat, Tawa, hingga Semarak Kembang Api
Minggu, 16 Agu 2026
Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Colombo Surabaya, Sabtu (15/8/2026), membuat suasana pelayanan terlihat berbeda dengan nuansa merah putih.
Semarak HUT Ke-81 RI, Satpas Colombo Surabaya Ubah Wajah Pelayanan dengan Nuansa Merah Putih
Sabtu, 15 Agu 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ikut bergotong royong bersih-bersih sampah di sungai saat momentum World Cleanup Day.
Jatim Bergerak Menuju “Merdeka Sampah”, DLH Dorong Warga Kurangi dan Pilah Sampah dari Rumah
Sabtu, 15 Agu 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama pimpinan DPRD Kota Surabaya menunjukkan nota kesepakatan yang sudah diteken dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Surabaya, Jumat (14/8/2026).
Rp1 Triliun Lebih Disiapkan untuk Berantas Genangan Surabaya, Eri: 200 Titik Jadi Sasaran
Jumat, 14 Agu 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Brigjen TNI Kohir, Danren 084/Bhaskara Jaya

Brigjen TNI Kohir, Danren 084/Bhaskara Jaya: INDONESIA HARUS BANGKIT

Minggu, 19 Jul 2026
Suasana rapat koordinasi bersama Direktorat Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Senin (15/6).

Selamatkan Aset Negara, Kakanwil BPN Jatim Hadiri Rapat Koordinasi di Jakarta

Selasa, 16 Jun 2026
Anggota DPR RI Dapil Surabaya–Sidoarjo, Adela Kanasya Adies, dengan menyalurkan 46 kambing dan 5 sapi kurban kepada warga.

Tegaskan Kepedulian Nyata, Adela Kanasya Adies Salurkan Kurban di Surabaya-Sidoarjo,

Jumat, 29 Mei 2026
Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Agus Winarto, memastikan pelayanan Makkah Route berjalan lancar tanpa hambatan.

Makkah Route Tanpa Hambatan, Imigrasi Surabaya Sekaligus Sikat 18 Calon Haji Ilegal Berbayar Ratusan Juta

Senin, 18 Mei 2026

BERITA POPULER

Viral Minta Pacar Aborsi, Eri Cahyadi Putus Kontrak MC Tio Ferdian: “Kami Pecat, Proses Hukum Jalan”

Overstay Lebih 60 Hari, WN Timor Leste Dideportasi dari Indonesia

Runner-up Raka Jatim 2026 Viral Diduga Minta Pacar Aborsi, Gelar Terancam Dicabut

Dari Dolly ke Pasar Dunia, Risma dan Andreas Dorong UMKM Putat Jaya Tembus Ekspor

Soal Dugaan Minta Pacar Aborsi, Belum Ada Laporan Polisi, Korban Diminta Melapor

Berita Menarik Lainnya:

Penampilan kreasi anak-anak dari warga Bulak Rukem Timur I-N, Surabaya.

Tirakatan Kemerdekaan di Bulak Rukem Timur: Dari Khidmat, Tawa, hingga Semarak Kembang Api

Minggu, 16 Agu 2026
Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Colombo Surabaya, Sabtu (15/8/2026), membuat suasana pelayanan terlihat berbeda dengan nuansa merah putih.

Semarak HUT Ke-81 RI, Satpas Colombo Surabaya Ubah Wajah Pelayanan dengan Nuansa Merah Putih

Sabtu, 15 Agu 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ikut bergotong royong bersih-bersih sampah di sungai saat momentum World Cleanup Day.

Jatim Bergerak Menuju “Merdeka Sampah”, DLH Dorong Warga Kurangi dan Pilah Sampah dari Rumah

Sabtu, 15 Agu 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama pimpinan DPRD Kota Surabaya menunjukkan nota kesepakatan yang sudah diteken dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Surabaya, Jumat (14/8/2026).

Rp1 Triliun Lebih Disiapkan untuk Berantas Genangan Surabaya, Eri: 200 Titik Jadi Sasaran

Jumat, 14 Agu 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?