By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Runner-up Raka Jatim 2026 Viral Diduga Minta Pacar Aborsi, Gelar Terancam Dicabut
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

Runner-up Raka Jatim 2026 Viral Diduga Minta Pacar Aborsi, Gelar Terancam Dicabut

By Admin Rabu, 12 Agu 2026
Share
Tio Ferdian Rahmana, runner-up Raka Jawa Timur 2026,
Tio Ferdian Rahmana, runner-up Raka Jawa Timur 2026.

SURABAYA, Slentingan.com – Nama Tio Ferdian Rahmana, runner-up Raka Jawa Timur 2026, tengah berada dalam sorotan tajam. Sosok yang menyandang predikat representatif generasi muda Jawa Timur itu kini diperiksa setelah viral dugaan permintaan kepada pacarnya untuk menggugurkan kandungan.

Polemik tersebut mencuat setelah beredar tangkapan layar percakapan WhatsApp di media sosial yang diduga melibatkan Tio dengan seorang perempuan yang mengaku sebagai pacarnya.

Dalam percakapan yang beredar, terdapat pembahasan mengenai kehamilan, dugaan upaya menggugurkan kandungan, hingga rencana membawa perempuan tersebut ke Singapura.

Tak sekadar menjadi gaduh di dunia maya, persoalan ini kini masuk ke ranah pemeriksaan resmi. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur bersama Ikatan Raka Raki Jatim dan dewan juri tengah melakukan konfirmasi, verifikasi, serta klarifikasi untuk mengungkap fakta sebenarnya.

Baca Juga:  Dispendik Surabaya Cegah Bullying Melalui Pendidikan Karakter di Sekolah

Kepala Disbudpar Jatim Evy Afianasari menegaskan, pihaknya tidak akan mengambil keputusan hanya berdasarkan informasi yang beredar di media sosial.

“Disbudpar, para dewan juri, Ikatan Raka Raki, dan dinas kota atau pemerintah kota yang bersangkutan, kami sedang melakukan konfirmasi, verifikasi, dan klarifikasi lapangan,” kata Evy, Senin (10/8).

Evy menyebut Tio telah dipanggil untuk memberikan klarifikasi. Pemeriksaan dilakukan secara bertahap setelah isu tersebut mencuat.

“Sudah (dipanggil), sudah beberapa tahapan kita lakukan. Pada saat setelah ada isu itu mencuat, langsung teman-teman Ikatan Raka Raki yang bergerak dulu, dan kemudian teman-teman juga sudah melakukan verifikasi ke dinas yang bersangkutan,” ujarnya.

Saat ini, pemeriksaan terhadap Tio masih berlangsung di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya. Disbudpar Jatim menunggu hasil pemeriksaan tersebut sebelum menentukan langkah berikutnya.

Baca Juga:  Wali Kota Surabaya Berikan Pendampingan Hukum bagi Korban Penahanan Ijazah

“Yang bersangkutan masih dalam tahap pemeriksaan oleh Dinas Kota Surabaya. Kalau sudah ada hasil, baru akan diproses di kami,” tegas Evy.

GELAR TERANCAM DICOPOT

Jika hasil investigasi nantinya menemukan pelanggaran yang terbukti berdasarkan bukti dan pemeriksaan, sanksi tegas telah disiapkan.

Disbudpar Jatim, Ikatan Raka Raki, dan dewan juri akan menggelar sidang setelah hasil investigasi dari Pemerintah Kota Surabaya diterima. Sanksi paling berat yang bisa dijatuhkan adalah pencabutan gelar sekaligus pengeluaran dari Ikatan Raka Raki Jawa Timur.

“Pasti akan ada sanksi. Yang terberat adalah pencabutan dan pengeluaran dari Ikatan Raka Raki,” tegas Evy.

Namun, kapan sidang digelar belum dapat dipastikan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur masih menunggu hasil investigasi dari Surabaya.

Baca Juga:  Mengenang Momen Hari Pahlawan, Pimpinan Dewan Surabaya Tabur Bunga di TMP

“Sidang akan dilakukan setelah Dinas Kota Surabaya memberikan hasil investigasinya. Jadi saya tidak bisa sampaikan waktu tepatnya, semakin cepat semakin baik,” katanya.

Kasus ini menjadi serius karena posisi Raka Raki bukan sekadar gelar prestise. Para penyandangnya diposisikan sebagai representasi generasi muda sekaligus wajah promosi pariwisata Jawa Timur. HUM/BOY

TAGGED: Disbudpar Jatim, Evy Afianasari, Minta Pacar Aborsi, PEMKOT SURABAYA, Runner Up Raka Jatim 2026, Tio Ferdian Rahmana
Admin Rabu, 12 Agu 2026 Rabu, 12 Agu 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan keterangan berkaitan dengan perkara tenaga kontrak Pemkot Surabaya meminta seorang wanita untuk aborsi.
Viral Dugaan Minta Pacar Aborsi, Eri Cahyadi Putus Kontrak MC Tio Ferdian: “Kami Pecat, Proses Hukum Jalan”
Rabu, 12 Agu 2026
Kasatres PPA-PPO Polrestabes Surabaya AKBP Melatisari
Soal Dugaan Minta Pacar Aborsi, Belum Ada Laporan Polisi, Korban Diminta Melapor
Rabu, 12 Agu 2026
Mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) dan Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo (Andreas) memberi semangat pada ratusan pelaku UMKM dan Warga setempat melalui Klinik UMKM Gotong Royong di kawasan Putat Jaya yang dulu dikenal sebagai Lokalisasi Dolly.
Dari Dolly ke Pasar Dunia, Risma dan Andreas Dorong UMKM Putat Jaya Tembus Ekspor
Selasa, 11 Agu 2026
Overstay Lebih 60 Hari, WN Timor Leste Dideportasi dari Indonesia
Selasa, 11 Agu 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Brigjen TNI Kohir, Danren 084/Bhaskara Jaya

Brigjen TNI Kohir, Danren 084/Bhaskara Jaya: INDONESIA HARUS BANGKIT

Minggu, 19 Jul 2026
Suasana rapat koordinasi bersama Direktorat Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Senin (15/6).

Selamatkan Aset Negara, Kakanwil BPN Jatim Hadiri Rapat Koordinasi di Jakarta

Selasa, 16 Jun 2026
Anggota DPR RI Dapil Surabaya–Sidoarjo, Adela Kanasya Adies, dengan menyalurkan 46 kambing dan 5 sapi kurban kepada warga.

Tegaskan Kepedulian Nyata, Adela Kanasya Adies Salurkan Kurban di Surabaya-Sidoarjo,

Jumat, 29 Mei 2026
Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Agus Winarto, memastikan pelayanan Makkah Route berjalan lancar tanpa hambatan.

Makkah Route Tanpa Hambatan, Imigrasi Surabaya Sekaligus Sikat 18 Calon Haji Ilegal Berbayar Ratusan Juta

Senin, 18 Mei 2026

BERITA POPULER

DPRD Surabaya Kritik Persiapan Porprov 2027, Desak Pemkot Hadirkan Sportainment Berkelas Dunia

BPOM Surabaya Gagalkan Peredaran 97 Ribu Pil Ilegal, 10 Ribu Pelajar Lolos dari Penyalahgunaan Obat

Imigrasi Kediri Bentengi Pelajar Jombang dari TPPO, Kenalkan Jalur Pengabdian Lewat POLTEKIMIPAS

DPRD Surabaya Rem Penertiban Aset PT KAI, Tak Digusur Sebelum Status Lahan Terang

Suasana Sunset BBQ dan Panorama 360 Derajat Surabaya Bisa Dinikmati dari Rooftop EXCOTEL

Berita Menarik Lainnya:

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan keterangan berkaitan dengan perkara tenaga kontrak Pemkot Surabaya meminta seorang wanita untuk aborsi.

Viral Dugaan Minta Pacar Aborsi, Eri Cahyadi Putus Kontrak MC Tio Ferdian: “Kami Pecat, Proses Hukum Jalan”

Rabu, 12 Agu 2026
Kasatres PPA-PPO Polrestabes Surabaya AKBP Melatisari

Soal Dugaan Minta Pacar Aborsi, Belum Ada Laporan Polisi, Korban Diminta Melapor

Rabu, 12 Agu 2026
Mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) dan Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo (Andreas) memberi semangat pada ratusan pelaku UMKM dan Warga setempat melalui Klinik UMKM Gotong Royong di kawasan Putat Jaya yang dulu dikenal sebagai Lokalisasi Dolly.

Dari Dolly ke Pasar Dunia, Risma dan Andreas Dorong UMKM Putat Jaya Tembus Ekspor

Selasa, 11 Agu 2026

Overstay Lebih 60 Hari, WN Timor Leste Dideportasi dari Indonesia

Selasa, 11 Agu 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?