GRESIK, Slentingan.com – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak turun langsung mendekatkan layanan ke masyarakat Gresik melalui Paspor Ceria (Pasporia) di tengah gelaran Car Free Day (CFD), Minggu (20/9/2026).
Bertempat di halaman Kantor Kementerian Agama dan Kementerian Haji Kabupaten Gresik, Jalan Jaksa Agung Suprapto No. 39, layanan dibuka sejak pukul 06.00 WIB. Sebanyak 100 pemohon mendapat pelayanan pembuatan maupun penggantian paspor.
Tak sekadar membuka loket pelayanan, Pasporia dikemas lebih interaktif. Warga yang datang ke CFD bisa mengurus paspor sekaligus mengikuti senam bersama, games, mendapatkan suvenir hingga menikmati photobooth.
Langkah ini menjadi bentuk pelayanan jemput bola, terutama bagi masyarakat yang terkendala waktu pada hari kerja.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak, Henry Wibowo, mengatakan pemilihan momentum CFD sengaja dilakukan agar pelayanan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
“Layanan Pasporia ini hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang terkendala waktu pada hari kerja. Kami memanfaatkan momentum hari Minggu di area CFD agar pemohon dapat mengurus pembuatan paspor di waktu libur tanpa mengganggu rutinitas kerja mereka,” tutur Henry.
Menurutnya, pelayanan tidak berhenti pada proses pengurusan dokumen. Petugas juga memberikan informasi secara langsung mengenai prosedur dan persyaratan keimigrasian, sehingga masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik sebelum melakukan perjalanan ke luar negeri.
Dukungan terhadap layanan tersebut datang dari Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Gresik, H. Lulus, S.E., M.A. Pihaknya menyediakan sarana dan prasarana untuk mendukung pelaksanaan Pasporia di tengah CFD.
“Sinergi ini merupakan langkah nyata pelayanan yang memudahkan masyarakat. Kami memfasilitasi halaman kantor agar bisa dimanfaatkan secara optimal pada momentum CFD hari Minggu ini, sehingga warga Gresik dapat mengurus paspor dengan lebih leluasa di luar hari kerja,” jelas Lulus.
Kemudahan tersebut dirasakan langsung masyarakat. Salah satunya M. Elvi Wahyudi, yang memanfaatkan Pasporia untuk mengganti paspor biasa menjadi paspor elektronik karena berencana bepergian ke Jepang.
“Sangat lancar dan tertib. Program ini memberikan kemudahan nyata karena bisa diakses di luar hari kerja tanpa mengganggu rutinitas bekerja,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan salah seorang calon jemaah umrah. Ia mengaku terbantu karena tidak perlu lagi bepergian jauh ke Surabaya hanya untuk mengurus paspor.
“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat Gresik. Kami tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Surabaya. Pelayanannya ramah dan cepat,” tuturnya.
Antusiasme warga terlihat sejak layanan dibuka. Kehadiran petugas Imigrasi di tengah keramaian CFD sekaligus menjadi ruang edukasi bagi masyarakat mengenai tata cara pengurusan paspor, persyaratan dokumen perjalanan, hingga pentingnya mempersiapkan administrasi sebelum bepergian ke luar negeri.
Melalui Pasporia, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak menunjukkan bahwa pelayanan publik tak harus menunggu masyarakat datang ke kantor. Layanan yang dibutuhkan warga justru didekatkan ke tempat mereka beraktivitas.
Semangat tersebut menjadi bagian dari komitmen “Imigrasi untuk Rakyat”, dengan menghadirkan layanan keimigrasian yang lebih mudah dijangkau, informatif, komunikatif, dan nyata manfaatnya bagi masyarakat. HUM/BOY
