By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Sidang Syarat dan Batas Usia Capres dan Cawapres: Aliansi 98 Pengacara Menuntut 2 Hal Ini ke MK
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

Sidang Syarat dan Batas Usia Capres dan Cawapres: Aliansi 98 Pengacara Menuntut 2 Hal Ini ke MK

By Admin Rabu, 20 Sep 2023
Share
Rio Saputro SH dan Anang Suindro SH dan pengacara Aliansi 98 hadir dalam sidang di MK.
Rio Saputro SH dan Anang Suindro SH dan pengacara Aliansi 98 hadir dalam sidang di MK.

JAKARTA, Slentingan.com – Sidang uji materiil (judicial review) mengenai syarat Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) kembali digelar di Mahkamah Konstitusi (MK)

Uji materiil ini terfokus pada pasal 169 huruf (d) dan pasal 169 huruf (q) Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) kemarin seperti dikutip, Rabu, 20 September 2023.

Undang-undang ini telah mengalami perubahan melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), yang berkaitan dengan Undang Undang Dasar (UUD) 1945.

Dalam sidang ini, MK melakukan pemeriksaan pendahuluan atas perkara Nomor 102/PUU-XXI/2023 yang diajukan oleh Aliansi 98 Pengacara Pengawal Demokrasi dan HAM, yaitu Rio Saputro SH dan Anang Suindro SH.

“Barusan kita dengar bersama dan sudah kita sampaikan kepada yang mulia Hakim Mahkamah Konstitusi bahwa di dalam pokok permohonan kami terdapat dua substansi yang kami mohonkan,” ujar Rio Saputro SH kepada wartawan pada Selasa, 19 September 2023.

Substansi pertama, jelas Rio, berkaitan dengan isi norma pada Pasal 169 huruf (d). Terkait hal ini, pihaknya meminta MK untuk menambahkan klausul “Tidak pernah mengkhianati negara, tidak pernah melakukan tindak pidana korupsi, tidak memiliki rekam jejak melakukan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat.

Baca Juga:  Segini Pajak 2 Ferrari-1 Mercy Harvey Moeis yang Disita Kejagung

Selain itu, bukan orang yang terlibat dan/atau menjadi bagian dari peristiwa penculikan aktivis pada tahun 1998, bukan orang yang terlibat dan/atau pelaku penghilangan orang secara paksa, tidak pernah melakukan tindak pidana genosida, bukan orang yang terlibat dan/atau pelaku kejahatan terhadap kemanusiaan dan tindakan yang anti demokrasi serta tindak pidana berat lainnya.

“Landasan filosofis dan yuridis bagi kami adalah bahwa Presiden telah mengeluarkan Inpres Nomor 2 Tahun 2023 kepada 19 menteri dan pejabat setingkat menteri untuk mengambil langkah-langkah secara terkoordinasi dan terintegritas guna melaksanakan rekomendasi penyelesaian non-yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia Berat di masa lalu,” papar Rio.

Kepada MK, Rio meminta untuk memperjelas tafsir kata dan norma yang terdapat dalam Pasal 169 huruf (d) UU Pemilu. Sebab, Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan telah mengakui adanya 12 kasus pelanggaran HAM berat masa lalu.

“Presiden juga berjanji akan menyelesaikan serta mengusut dalang di balik pelanggaran HAM berat tersebut, sehingga Indonesia sebagai negara hukum dapat diwujudkan dalam bentuk menegakkan supremasi hukum di Indonesia,” tandas Rio.

Baca Juga:  Advokat Pengawal Konstitusi: MKMK Tidak Memiliki Wewenang untuk Membatalkan Putusan MK

Mengingat hal tersebut, lanjut Rio, Presiden dan Wakil Presiden sebagai panglima tertinggi memegang peran penting dalam menegakkan supremasi hukum di Indonesia.

“Untuk memastikan Presiden dan Wakil Presiden dapat secara serius menegakkan supremasi hukum tersebut, maka sudah seharusnya presiden dan Wakil Presiden harus orang yang tidak pernah terlibat dan/atau menjadi bagian dari pelaku pelanggaran HAM berat tersebut,” tandas Rio.

Soal Batas Tertinggi Usia Capres dan Cawapres

Sedangkan substansi kedua dalam uji materiil ini, Rio menerangkan, berkaitan dengan batas paling tinggi usia Capres dan Cawapres yang bisa diterapkan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Dijelaskan, bunyi kata dan norma pada Pasal 169 huruf (q), pihaknya meminta kepada MK untuk menambahkan klausul “Batas usia paling tinggi Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden adalah 70 Tahun.”

Adapun landasan filosofis dan yuridis, masih kata Rio, pihaknya meminta kepada MK untuk memperjelas tafsir kata dan norma yang terdapat dalam Pasal 169 huruf (d) UU Pemilu.

Menurut Rio, Indonesia sebagai negara yang luas dan besar yang terbentang mulai dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote dan memiliki jumlah penduduk sebesar 278,69 juta jiwa.

Baca Juga:  Kapolri Tanggapi Klaim TPN Terhadap Kapolda Saksi di MK: Boleh, Ada Syarat Bukti

“Sehingga untuk menunjang mobilitas yang sangat tinggi tersebut dibutuhkan Presiden dan Wakil Presiden yang memiliki kesehatan rohaniah dan jasmani yang baik,” jelas Rio.

Batas tertinggi usia Capres dan Cawapres 70 tahun itu, dia bandingkan dengan sejumlah pimpinan Lembaga Tinggi Negara di Indonesia yang memiliki batas usia maksimal:

– Batas usia maksimal Hakim Mahkamah Konstitusi 70 (tujuh puluh) tahun.
– Batas usia maksimal Ketua, Wakil Ketua, Ketua Muda Mahkamah Agung, dan Hakim Agung 70 (tujuh puluh) tahun.
– Batas usia maksimal Anggota Komisi Yudisial 68 (enam puluh delapan) tahun.
– Batas usia maksimal Ketua, Wakil Ketua, dan/atau Anggota BPK 67 (enam puluh tujuh) tahun.

“Berdasarkan landasan filosofis dan yuridis ini, kami meminta kepada MK untuk menambahkan klausul kata dan norma dalam Pasal 169 huruf (q) Undang-Undang Pemilihan Umum yaitu Batas usia paling tinggi Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden adalah 70 Tahun,” pungkas Rio. (hum/cak)

TAGGED: #Korupsi, Aliansi 98, Batas usia 70 tahun, mahkamah konstitusi, Uji materiil syarat capres dan cawapres
Admin Rabu, 20 Sep 2023 Rabu, 20 Sep 2023
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Akmarawita Kadir.
Ketua Komisi D DPRD Surabaya Pasang ‘Garis Keras’: MPLS 2026 Larang Perpeloncoan dan Bullying!
Selasa, 14 Jul 2026
Penandatanganan Kesepahaman Bersama oleh Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi dan Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna di Bandung, Jawa Barat.
Kemnaker dan Bank BJB Jalin Kerja Sama Pengembangan Kompetensi SDM dan Layanan Perbankan
Sabtu, 11 Jul 2026
Imigrasi Tanjung Perak Sikat Pengawasan WNA di Gresik, Gandeng Desa Yosowilangun
Sabtu, 11 Jul 2026
Anggota DPRD Surabaya, Anas Karno turun ke lapangan mendorong memastikan penggunaan layanan parkair nontunai.
Sikat Parkir Liar di Trotoar, DPRD Surabaya Turun Gunung Dorong Sistem Non-Tunai
Sabtu, 11 Jul 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Suasana rapat koordinasi bersama Direktorat Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Senin (15/6).

Selamatkan Aset Negara, Kakanwil BPN Jatim Hadiri Rapat Koordinasi di Jakarta

Selasa, 16 Jun 2026
Anggota DPR RI Dapil Surabaya–Sidoarjo, Adela Kanasya Adies, dengan menyalurkan 46 kambing dan 5 sapi kurban kepada warga.

Tegaskan Kepedulian Nyata, Adela Kanasya Adies Salurkan Kurban di Surabaya-Sidoarjo,

Jumat, 29 Mei 2026
Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Agus Winarto, memastikan pelayanan Makkah Route berjalan lancar tanpa hambatan.

Makkah Route Tanpa Hambatan, Imigrasi Surabaya Sekaligus Sikat 18 Calon Haji Ilegal Berbayar Ratusan Juta

Senin, 18 Mei 2026
Icha Yang saat meladeni wawancara oleh media setempat di stasiun televisi Hunan, Tiongkok, melalui program Qing Chun Chuang Ge.

Icha Yang Tembus TV Hunian Internasional China: Penyanyi Asal Jember, Jawa Timur Ini Makin Mendunia

Minggu, 19 Apr 2026

BERITA POPULER

Rotasi 32 ASN Surabaya Diwarnai Kontroversi, Sanksi Pungli Ikut Disikat

DPRD Surabaya Sorot Pencopotan Lurah Tambak Wedi: Tegas Boleh, Jangan Abaikan Etika Birokrasi

Lurah Tambak Wedi Dicopot, Turun Jadi Kasi: Eri Cahyadi “Semprot” Kelalaian Buntut Dugaan Pungli SWK

Sikat Parkir Liar di Trotoar, DPRD Surabaya Turun Gunung Dorong Sistem Non-Tunai

Dugaan Pungli SWK Tambak Wedi Mecuat, Walikota Eri Cahyadi Marah Besar

Berita Menarik Lainnya:

Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Akmarawita Kadir.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya Pasang ‘Garis Keras’: MPLS 2026 Larang Perpeloncoan dan Bullying!

Selasa, 14 Jul 2026
Penandatanganan Kesepahaman Bersama oleh Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi dan Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna di Bandung, Jawa Barat.

Kemnaker dan Bank BJB Jalin Kerja Sama Pengembangan Kompetensi SDM dan Layanan Perbankan

Sabtu, 11 Jul 2026

Imigrasi Tanjung Perak Sikat Pengawasan WNA di Gresik, Gandeng Desa Yosowilangun

Sabtu, 11 Jul 2026
Anggota DPRD Surabaya, Anas Karno turun ke lapangan mendorong memastikan penggunaan layanan parkair nontunai.

Sikat Parkir Liar di Trotoar, DPRD Surabaya Turun Gunung Dorong Sistem Non-Tunai

Sabtu, 11 Jul 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?