By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: 505 WNA Disisr di Kawasan Industri Kendal, 2 Orang Terindikasi Langgar Izin Tinggal
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

505 WNA Disisr di Kawasan Industri Kendal, 2 Orang Terindikasi Langgar Izin Tinggal

By Admin Rabu, 9 Sep 2026
Share
Petugas Timpora Imigrasi Semarang memeriksa dokumen milik WNA yang bekerja di salah satu perusahaan setempat.
Petugas Timpora Imigrasi Semarang memeriksa dokumen milik WNA yang bekerja di salah satu perusahaan setempat.

KENDAL, Slentingan.com – Keberadaan ratusan warga negara asing (WNA) di Kawasan Industri Kendal kembali menjadi perhatian jajaran Imigrasi.

Sebanyak 505 WNA diperiksa dalam Operasi Gabungan Pengawasan Orang Asing yang digelar Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang bersama Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Kendal, Kamis (3/9/2026).

Operasi ini bukan sekadar pemeriksaan administratif. Petugas menyisir keberadaan WNA untuk memastikan setiap orang asing yang tinggal dan beraktivitas di kawasan industri tersebut benar-benar menggunakan izin tinggal sesuai peruntukannya.

Hasil pemeriksaan menemukan adanya indikasi persoalan pada dua WNA pemegang Izin Tinggal Kunjungan (ITK) D2. Keduanya kini harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut karena terdapat dugaan ketidaksesuaian antara izin tinggal yang digunakan dengan aktivitas yang dilakukan.

Temuan tersebut menjadi sinyal bahwa pengawasan terhadap WNA di kawasan industri tidak bisa dilakukan secara seremonial. Tingginya mobilitas tenaga kerja asing dan aktivitas ekonomi di kawasan industri menuntut pengawasan yang lebih ketat agar fasilitas izin tinggal tidak disalahgunakan.

Baca Juga:  Pasporia Kanim Tanjung Perak Jemput Bola, Warga Gresik Tak Perlu ke Surabaya

Sebelum turun ke lapangan, petugas Imigrasi bersama anggota Timpora Kendal terlebih dahulu melakukan koordinasi untuk menentukan sasaran serta teknis pemeriksaan. Tim kemudian bergerak ke lokasi pertama dan mendapati 477 WNA, terdiri atas 475 pemegang ITAS dan dua pemegang ITK D2.

Dua pemegang ITK D2 itulah yang kemudian menjadi perhatian petugas. Indikasi pelanggaran belum serta-merta menjadi kesimpulan akhir. Imigrasi melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan fakta serta menentukan apakah aktivitas kedua WNA tersebut memang bertentangan dengan izin tinggal yang dimiliki.

Pengawasan dilanjutkan ke lokasi kedua. Sebanyak 28 WNA kembali diperiksa. Seluruhnya tercatat sebagai pemegang ITAS dan dari pemeriksaan tidak ditemukan pelanggaran izin tinggal.

Dengan demikian, total 505 WNA menjadi sasaran pengawasan dalam operasi tersebut, terdiri dari 503 pemegang ITAS dan dua pemegang ITK D2. Kegiatan berakhir sekitar pukul 15.30 WIB dalam kondisi tertib dan lancar.

Baca Juga:  PSK Vietnam Bertarif Rp 5,6 Juta Sekali Kencan Jaringan Internasional Digerebek, Nyamar Jadi LC

Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang, Haryono Susilo, menegaskan bahwa pengawasan dilakukan untuk memastikan keberadaan maupun aktivitas WNA tidak keluar dari koridor izin yang diberikan negara.

“Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan orang asing yang berada dan berkegiatan di wilayah kerja kami menggunakan izin tinggal sesuai dengan peruntukannya. Terhadap dua WNA yang terindikasi melakukan pelanggaran, akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan tindak lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Pesannya jelas: izin tinggal bukan sekadar dokumen untuk masuk dan menetap di Indonesia. Setiap jenis izin memiliki peruntukan dan batas aktivitas yang harus dipatuhi. Ketika ditemukan ketidaksesuaian, Imigrasi memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaan dan mengambil tindakan sesuai aturan.

Baca Juga:  Menteri Imigrasi Agus Andrianto Inginkan Paspor Baru RI Menguat di Internasional

Operasi di Kawasan Industri Kendal ini sekaligus menunjukkan bahwa pengawasan WNA tidak berhenti pada pemeriksaan dokumen di pintu masuk negara. Aktivitas WNA di lapangan juga menjadi bagian penting dari pengawasan keimigrasian

Terlebih kawasan industri merupakan salah satu pusat investasi dan aktivitas ekonomi yang melibatkan mobilitas tenaga kerja asing. Karena itu, pengawasan harus memastikan kehadiran WNA memberikan kontribusi sesuai ketentuan, bukan justru membuka celah penyalahgunaan izin tinggal.

Dua WNA yang terindikasi melanggar kini menjadi objek pemeriksaan lanjutan. Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar bagi Imigrasi untuk menentukan langkah berikutnya.

Operasi gabungan ini pun menjadi penegasan bahwa semakin tinggi mobilitas orang asing di kawasan industri, semakin penting pula pengawasan yang konsisten, terukur, dan tidak pandang bulu. HUM/BOY

TAGGED: #Imigrasi Semarang, #timpora, #Warga Negara Asing, Ditjen Imigrasi, Izin Tinggal, Kawasan Industri Kendal, Kemenimipas, WNA
Admin Rabu, 9 Sep 2026 Rabu, 9 Sep 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni
DPRD Surabaya Minta Penertiban Gudang Buah Tanjungsari Ditunda, Hindari Gesekan Massa
Sabtu, 24 Okt 2026
Petugas memeriksa dokumen milik FD, WN asal Syuria yang diduga bermaslah dengan kegiatan yang tidak sesuai dengan izin tinggal.
Diduga Manipulasi Data ITAS Investor, WNA Suriah di Juanda Masuk Detensi
Sabtu, 24 Okt 2026
Pengunjung yang dinyatakan positif narkoba pasca razia gabungan dikumpulkan dekat pintu masuk THM.
Club Station Basra Disorot, 17 Pengunjungnya Positif Narkoba saat Razia Gabungan
Kamis, 22 Okt 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji di rumah dinas.
Armuji Sentil Orang Tua ABH Kasus Kematian ZAA, Jangan Cuma Datang Sekali
Rabu, 21 Okt 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin

Selasa, 6 Okt 2026
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

Sabtu, 3 Okt 2026
18 menteri, wakil menteri, serta pejabat strategis negara dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026
Pegawai Kementerian ATR/BPN mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hantaru 2026.

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Rabu, 30 Sep 2026

BERITA POPULER

Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Gandeng BEM, Bahas Narkoba hingga Minuman Keras

477 Reklame Liar Ditertibkan, DPRD Surabaya Soroti Pengawasan dan Target Pajak

Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH

Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa

Berita Menarik Lainnya:

Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni

DPRD Surabaya Minta Penertiban Gudang Buah Tanjungsari Ditunda, Hindari Gesekan Massa

Sabtu, 24 Okt 2026
Petugas memeriksa dokumen milik FD, WN asal Syuria yang diduga bermaslah dengan kegiatan yang tidak sesuai dengan izin tinggal.

Diduga Manipulasi Data ITAS Investor, WNA Suriah di Juanda Masuk Detensi

Sabtu, 24 Okt 2026
Pengunjung yang dinyatakan positif narkoba pasca razia gabungan dikumpulkan dekat pintu masuk THM.

Club Station Basra Disorot, 17 Pengunjungnya Positif Narkoba saat Razia Gabungan

Kamis, 22 Okt 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji di rumah dinas.

Armuji Sentil Orang Tua ABH Kasus Kematian ZAA, Jangan Cuma Datang Sekali

Rabu, 21 Okt 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?