SURABAYA, Slentingan.com– Kaderisasi politik tak boleh berhenti di ruang pelatihan. Dua peserta terbaik Diklatda I PD AMPG Jatim, Ahmad Navis El Zuhdi dan Nova Estrina Rachmadani, langsung mendapat kesempatan menguji wawasan di panggung politik Malaysia.
Bersama Ketua PP AMPG Said Aldi Al Idrus, keduanya mengikuti konsolidasi dengan Pemuda UMNO Malaysia dan menghadiri Perhimpunan Agung Pergerakan Pemuda UMNO. Dari forum tersebut, mereka melihat langsung bagaimana kader muda membangun gagasan, komunikasi politik, hingga jejaring lintas negara.

Ketua AMPG Jatim Adiel Muhammad Kanantha menyebut kesempatan itu menjadi bukti bahwa kader muda harus disiapkan untuk memiliki wawasan jauh melampaui lingkup daerah.
“Kami bangga kader terbaik Diklatda I mendapat pengalaman di forum politik internasional. Harapannya, mereka mampu membangun komunikasi politik dari tingkat regional, nasional hingga internasional,” ujar Adiel.
Bagi Nova, pengalaman tersebut bukan sekadar kunjungan organisasi. Ia justru membawa pulang pelajaran tentang cara menyampaikan gagasan secara kuat dan terarah.
“Saya banyak belajar dari cara mereka menyampaikan gagasan dan pidato yang mampu membangun semangat kader. Pengalaman ini membuka perspektif baru bagi saya sebagai kader muda,” kata Nova.
Nova juga turut dalam pemberian bantuan kepada warga Palestina di Malaysia. Baginya, pengalaman itu mempertegas bahwa politik tidak semestinya hanya bicara kekuasaan.
“Aktivitas politik dan kepemudaan juga harus berbicara tentang kepedulian, kemanusiaan dan keberpihakan terhadap persoalan yang lebih luas,” tegasnya.
Wawasan Nova dan Ahmad Navis semakin bertambah setelah berkesempatan bertemu Tun Seri Setia Dr. Haji Mohd Ali bin Mohd Rustam, Yang di-Pertua Negeri Melaka ke-7.
Bagi AMPG Jatim, pengalaman tersebut diharapkan menjadi modal nyata bagi kader untuk membawa pulang wawasan global, jejaring baru, dan gagasan yang bisa diterapkan di Jawa Timur. HUM/BOY
