By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: 13 Tahun Tak Berhenti di Laboratorium, Riset Farmasi UNAIR Menjelma Empat Kosmetik Berizin BPOM
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Pendidikan

13 Tahun Tak Berhenti di Laboratorium, Riset Farmasi UNAIR Menjelma Empat Kosmetik Berizin BPOM

By Admin Minggu, 20 Sep 2026
Share
Teks Foto: Dari kiri ke kanan Prof. Dr. apt. Tristiana Erawati Munandar, M.Si. - Ketua PUI-PT Kesehatan Kulit dan Teknologi Kosmetik (PUI-PT SCT) UNAIR, ditengah ada Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin. selaku Rektor UNAIR, serta Prof. apt. Dewi Melani Hariyadi, M.Phil., Ph.D. - Dekan FF UNAIR.
Dari kiri ke kanan Prof. Dr. apt. Tristiana Erawati Munandar, M.Si. - Ketua PUI-PT Kesehatan Kulit dan Teknologi Kosmetik (PUI-PT SCT) UNAIR, ditengah ada Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin. selaku Rektor UNAIR, serta Prof. apt. Dewi Melani Hariyadi, M.Phil., Ph.D. - Dekan FF UNAIR.

SURABAYA, Slentingan.com – Belasan tahun penelitian akhirnya menemukan bentuk nyata. Riset Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (UNAIR) yang dimulai sejak 2013 kini tidak lagi berhenti di laboratorium maupun jurnal ilmiah, tetapi telah menjelma menjadi empat produk kosmetik yang mengantongi izin edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Empat produk hasil hilirisasi riset PUI-PT Skin and Cosmetic Technology (PUI-PT SCT) tersebut diperkenalkan dalam puncak Dies Natalis ke-63 Fakultas Farmasi UNAIR di Pelataran Kantor Manajemen UNAIR Kampus C, Minggu (20/9/2026).

Keempatnya yakni NLC Astrabright Advanced Anti-Aging Serum, Sains4Skin Ultra Hydrating Body Soap, Sains4Skin Astrabright Facial Wash, dan Sains4Skin Q10 Radiant Sun Shield. Produk-produk tersebut disebut telah memenuhi aspek kehalalan dan siap dipasarkan kepada masyarakat.

Guru Besar Fakultas Farmasi UNAIR sekaligus Ketua PUI-PT SCT, Prof. Dr. Dra. apt. Tristiana Erawati Munandar, M.Si., menegaskan bahwa lahirnya empat produk tersebut merupakan hasil perjalanan panjang yang tidak bisa ditempuh secara instan.

Baca Juga:  Komisi D DPRD Surabaya Desak Pemkot Serius Awasi Kandungan Mihol Beredar di Pasaran

“Risetnya sudah lama sekali, sudah mulai tahun 2013, sampai sekarang masih terus digunakan,” kata Prof Erawati.

Salah satu inovasi yang dikembangkan berkaitan dengan teknologi bahan aktif untuk perawatan kulit. Peneliti menghadapi persoalan rendahnya tingkat kelarutan salah satu bahan aktif di dalam air yang berpengaruh terhadap kemampuan penetrasinya ke kulit.

Persoalan tersebut kemudian dijawab melalui pengembangan sistem nano berbasis lipid untuk membantu meningkatkan penetrasi bahan aktif.

“Jadi dibuat sistem nano yang berbasis lipid, sehingga dia bisa masuk ke dalam kulit,” jelasnya.

Teknologi tersebut kemudian dikembangkan menjadi sejumlah produk dengan fungsi berbeda, mulai dari perawatan anti-aging, perlindungan kulit dari paparan sinar matahari, pembersih wajah hingga sabun badan.

Namun, mengubah hasil penelitian menjadi produk komersial bukan perkara sederhana. Persoalan pendanaan, teknologi produksi hingga keterbatasan fasilitas produksi di kampus menjadi tantangan tersendiri.

Fakultas Farmasi UNAIR akhirnya menggandeng mitra industri kosmetika untuk membawa hasil riset tersebut menuju tahap produksi.

Baca Juga:  Bareskrim Polri Gerebek Pabrik Ekstasi Milik Fredy Pratama

“Kami belum bisa memproduksi di dalam kampus, jadi harus bekerja sama dengan industri kosmetika. Kami mencari mitra yang bisa diajak diskusi untuk bisa memproduksi, karena perlu metode tertentu,” ungkap Prof Erawati.

Setelah melewati proses pengembangan dan kemitraan industri, empat produk tersebut kini telah memiliki merek dan izin edar BPOM.

“Sudah bisa (dijual). Alhamdulillah semua produk ini halal,” tukasnya.

Riset Harus Keluar dari Jurnal

Rektor UNAIR Prof. Dr. Muhammad Madyan menilai lahirnya empat produk kosmetik tersebut menjadi bukti bahwa riset perguruan tinggi harus memiliki jalan menuju pemanfaatan yang lebih luas.

Menurutnya, penelitian tidak cukup hanya menghasilkan publikasi ilmiah. Hasil riset harus didorong menjadi inovasi yang dapat dikembangkan menjadi produk dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Ini merupakan hasil dari upaya-upaya PUI-PT Farmasi untuk menghilirisasi riset yang dikembangkan oleh dosen dan mahasiswa Farmasi Universitas Airlangga,” kata Prof Madyan.

UNAIR, lanjutnya, terus mendorong transformasi menuju world-class entrepreneurial university dengan memperkuat hubungan antara riset, inovasi, dan dunia industri.

Baca Juga:  BPOM Surabaya Gagalkan Peredaran 97 Ribu Pil Ilegal, 10 Ribu Pelajar Lolos dari Penyalahgunaan Obat

“Kita mengarahkan riset yang dihasilkan ini pada hasil, dalam hal ini adalah produk yang merupakan hasil inovasi dari riset yang dilakukan UNAIR,” ujarnya.

Madyan juga mendorong hubungan kampus dan industri tidak berjalan satu arah. Kebutuhan industri dapat menjadi pijakan bagi peneliti untuk mengembangkan solusi berbasis keilmuan, sementara temuan baru dari kampus dapat dikembangkan lebih jauh melalui dukungan industri.

“Industri butuh apa, riset apa dan sebagainya, kami yang bisa mengerjakan. Atau misalnya kami menemukan satu produk yang asli inovasi atau terbaru, mungkin industri bisa memproduksinya,” ucap Prof Madyan.

Empat produk kosmetik tersebut sekaligus menjadi bukti perjalanan panjang hilirisasi riset Farmasi UNAIR: dari penelitian yang dimulai pada 2013, pengembangan teknologi, pencarian mitra industri, hingga melewati proses perizinan.

Riset yang bertahun-tahun digarap akhirnya memiliki wujud yang lebih dekat dengan masyarakat, bukan sekadar tersimpan di laboratorium atau tercatat dalam jurnal. HUM/BOY

TAGGED: BPOM, BPOM Surabaya, Farmasi UNAIR, Kosmetik Berizin, laboratorium
Admin Minggu, 20 Sep 2026 Minggu, 20 Sep 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid itu ternyata telah meninggalkan struktur kepengurusan DPP Partai Golkar sejak lebih dari enam bulan lalu,
Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar Sejak Enam Bulan Lalu, Status Kader Tetap Melekat
Minggu, 20 Sep 2026
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jombang Wawas Setiawan, S.SiT., M.M. (dua dari kiri) menyaksikan penyerahan sertifikat.
Kantah Jombang Tegaskan Legalitas Fasum, Kakantah Wawas Dorong Tertib Aset Perumahan
Minggu, 20 Sep 2026
Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) Kementerian ATR/BPN, Lampri
Komisi Pemberantasan Korupsi Sasar Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, Jejak Aliran Uang HGB Diburu
Sabtu, 19 Sep 2026
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo
KPK Telusuri Dugaan Setoran Jabatan di ATR/BPN, Tiga Ruang Dirjen Digeledah
Jumat, 18 Sep 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

KPK Telusuri Dugaan Setoran Jabatan di ATR/BPN, Tiga Ruang Dirjen Digeledah

Jumat, 18 Sep 2026
Fahd A Rafiq dan Kakantah Kabupaten Bogor, Sontang Coin Manurung (kanan) ketika digelandang petugas KPK.

Nama Nusron Wahid Terseret, 20 Koper Uang Ratusan Miliar Gegerkan OTT KPK

Rabu, 16 Sep 2026

Dari Diklatda ke Panggung Internasional, Dua Kader AMPG Jatim Ikuti Konsolidasi dengan Pemuda UMNO Malaysia

Minggu, 13 Sep 2026
Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia dikawal petugas usai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang.

Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Bantah Terima Uang, Tapi Akui Utang Rp11,5 Miliar untuk Pilkada

Minggu, 13 Sep 2026

BERITA POPULER

Kakanwil Ditjenim Kepri Konsolidasikan Imigrasi Kepri-Riau, Pengawasan Orang Asing Diperketat

Sinyal Golkar untuk Arif Fathoni di Pilwali 2029, Konsolidasi dan Kursi Jadi Kunci

KDEI Taipei Jemput Bola ke Penghu, Perkuat Pelayanan dan Perlindungan WNI

Sambangi Jokowi, Berujung Dipecat: Achmad Hidayat Didepak PDIP

KPK Telusuri Dugaan Setoran Jabatan di ATR/BPN, Tiga Ruang Dirjen Digeledah

Berita Menarik Lainnya:

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid itu ternyata telah meninggalkan struktur kepengurusan DPP Partai Golkar sejak lebih dari enam bulan lalu,

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar Sejak Enam Bulan Lalu, Status Kader Tetap Melekat

Minggu, 20 Sep 2026
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jombang Wawas Setiawan, S.SiT., M.M. (dua dari kiri) menyaksikan penyerahan sertifikat.

Kantah Jombang Tegaskan Legalitas Fasum, Kakantah Wawas Dorong Tertib Aset Perumahan

Minggu, 20 Sep 2026
Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) Kementerian ATR/BPN, Lampri

Komisi Pemberantasan Korupsi Sasar Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, Jejak Aliran Uang HGB Diburu

Sabtu, 19 Sep 2026
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

KPK Telusuri Dugaan Setoran Jabatan di ATR/BPN, Tiga Ruang Dirjen Digeledah

Jumat, 18 Sep 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?